Tragedi Longsor Gunung Kuda Cirebon: 4 Penambang Tewas, Dump Truck dan Eskavator Terkubur

Bangun Santoso, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 30 Mei 2025 | 17:22 WIB
Tragedi Longsor Gunung Kuda Cirebon: 4 Penambang Tewas, Dump Truck dan Eskavator Terkubur
Ilustrasi garis polisi. (Pixabay)

Suara.com - Musibah longsor terjadi di Galian C, Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat (30/5/2025). Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, sejauh ini pihaknya telah mengevakuasi para penambang yang menjadi korban.

Sejauh ini, sudah ada empat orang korban jiwa yang dapat dievakuasi oleh petugas.

“Berdasarkan laporan sementara, terdata sebanyak empat korban jiwa yang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia,” katanya, saat dikonfirmasi, Jumat (30/5/2025).

Selain para pekerja tambang, tanah longsor juga menyebabkan tujuh unit mobil dump truck dan tiga unit alat berat jenis eskavator terkubur material longsoran.

“Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan kerja dan penerapan prosedur keamanan yang ketat di seluruh kegiatan pertambangan guna mencegah jatuhnya korban jiwa,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Hendra, ada sekitar 9 orang pekerja yang selamat dalam evakuasi ini. Mereka saat ini sedang dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Sumber Urip.

"Kami menghaturkan doa terbaik bagi para korban dan keluaraga yang ditiinggalkan serta apresiasi setinggi-tingginya bagi seluruh petugas yang terlibat dalam proses penyelamatan," tandas Hendra.

Berikut empat korban jiwa dalam musibah longsornya Galian C, Gunung Kuda, Cirebon.

1. Sanuri (47), Warga Blok Dukumulya, Desa Semplo, Kecamatan Palimanan;

baca juga

2. Andri (40), warga Kelurahan padabenghar, Kecamatan Pesawahan Kuningan:

3. Sukadi (48), warga Buntet Pesantren, Astana Japura;

4. Kendra alis Bureng, Wwarga Blok Wawngunwangi, Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang.

Sementara korban selamat yang masih dalam perawatan medis di RS Sumber Urip yakni:

1. Rion Firmansyah, warga Gunung Santri, Kepuh, Palimanan;

2. Rio, warga Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang;

3. Rino, wargaCikalahang, Kecamatan Dukupuntang;

4. Siswanto, warga Leumunding, Majalengka;

5. Suwadi, warga Girinata, Kecamtan Dukupuntang;

6. Ervan Hardiansyah, warga Blok Siliasih, Kecamatan pabedilan;

7. Aji, warga Desa Beberan, Kecamatan Palimanan;

8. Safitri, warga Kertajati, Majalengka;

9. Abdul Rohim, warga Kertajati, Majalengka.

Longsor di Samarinda

Dalam peristiwa lain, Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan dari berbagai unsur di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) hingga kini masih mencari satu korban dalam reruntuhan, setelah beberapa jam sebelumnya berhasil menyelamatkan lima korban dalam kejadian yang sama.

Bencana tanah longsor tersebut terjadi di Jalan Gerilya, Gang Keluarga, Kota Samarinda, menimpa beberapa rumah warga di kaki bukit dan mengakibatkan enam orang tertimbun puing-puing bangunan.

"Begitu menerima laporan pukul 13.45 WITA, kami langsung gerakkan tim rescue dari Pos SAR Samarinda menuju lokasi kejadian," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Endrow Sasmita dalam pernyataan resminya di Samarinda, Selasa (27/5).

Begitu tim tiba di lokasi, lanjutnya, langsung melakukan operasi pencarian dan pertolongan bersama berbagai unsur di lokasi, terutama warga setempat yang lebih dulu membantu di tempat kejadian.

Empat orang korban berhasil diselamatkan lebih awal oleh warga dan tim gabungan. Kemudian, satu korban atas nama Ayu (22 tahun) berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat pada pukul 15.20 Wita oleh tim SAR gabungan.

"Sementara satu orang korban lainnya, yakni Sutiah (40 tahun), hingga saat ini masih dalam proses pencarian. Kami terus berupaya agar korban segera ditemukan," katanya.

Ia menjelaskan bahwa akses ke lokasi cukup sulit karena banjir dan kondisi cuaca yang masih hujan. Sedangkan hujan yang mengguyur Kota Samarinda mulai pukul 05.00 Wita hingga sekitar pukul 14.00 Wita.

"Meski demikian, kami tetap berkomitmen untuk melakukan upaya maksimal agar seluruh korban bisa ditemukan secepatnya dan dalam kondisi selamat," katanya.

Operasi SAR dilakukan dengan menggunakan sejumlah peralatan, perlengkapan ekstrikasi, komunikasi, serta dukungan medis. Proses evakuasi terkendala oleh banjir yang menghambat akses menuju lokasi kejadian.

"Kami mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan longsor untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras dan segera melaporkan jika terjadi situasi darurat," kata Endrow.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Sukses Mitigasi Bencana: Sistem Peringatan Dini di Alpen Selamatkan Ratusan Nyawa

Kisah Sukses Mitigasi Bencana: Sistem Peringatan Dini di Alpen Selamatkan Ratusan Nyawa

News | Jum'at, 30 Mei 2025 | 12:17 WIB

Geger! Guru SD di Cirebon Diculik dari Sekolah, Motifnya Bikin Merinding

Geger! Guru SD di Cirebon Diculik dari Sekolah, Motifnya Bikin Merinding

News | Kamis, 29 Mei 2025 | 18:56 WIB

Tak Ditahan usai Diperiksa Tersangka, Kenapa KPK Lepas Herry Jung?

Tak Ditahan usai Diperiksa Tersangka, Kenapa KPK Lepas Herry Jung?

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 15:12 WIB

Jalan Poros Samarinda-Balikpapan Amblas, Puluhan Rumah Warga Terdampak

Jalan Poros Samarinda-Balikpapan Amblas, Puluhan Rumah Warga Terdampak

Foto | Senin, 26 Mei 2025 | 04:21 WIB

Bencana Hidrometeorologi Mengintai: Ini 4 Ancaman yang Wajib Anda Ketahui dan Cara Menghadapinya

Bencana Hidrometeorologi Mengintai: Ini 4 Ancaman yang Wajib Anda Ketahui dan Cara Menghadapinya

News | Jum'at, 23 Mei 2025 | 18:16 WIB

Bencana Longsor di Nagreg, Kantor Desa dan Rumah Warga Rusak Berat

Bencana Longsor di Nagreg, Kantor Desa dan Rumah Warga Rusak Berat

Foto | Selasa, 20 Mei 2025 | 07:54 WIB

KPK Panggil Eks Direktur PT Cirebon Energi Prasarana untuk Usut Kasus Suap Proyek PLTU 2 Cirebon

KPK Panggil Eks Direktur PT Cirebon Energi Prasarana untuk Usut Kasus Suap Proyek PLTU 2 Cirebon

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 12:29 WIB

Terkini

Penanaman di Lahan Bekas Karhutla, Bupati Siak Kasih Nama Pohon 'Jenderal Herry'

Penanaman di Lahan Bekas Karhutla, Bupati Siak Kasih Nama Pohon 'Jenderal Herry'

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Rocky Gerung Santai Cibiran Usai Masuk Istana: Mantan Masih Mantau

Rocky Gerung Santai Cibiran Usai Masuk Istana: Mantan Masih Mantau

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:54 WIB

700 Personel Gerebek Kampung Ambon dan Boncos: 24 Orang Diamankan, Sabu hingga Senjata Disita

700 Personel Gerebek Kampung Ambon dan Boncos: 24 Orang Diamankan, Sabu hingga Senjata Disita

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

7 Cara Mencuci Hijab Paris agar Tidak Berbulu, Tetap Halus seperti Baru

7 Cara Mencuci Hijab Paris agar Tidak Berbulu, Tetap Halus seperti Baru

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Perbedaan Shio Kuda Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air: Siapa Karakternya Paling Kuat?

Perbedaan Shio Kuda Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air: Siapa Karakternya Paling Kuat?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Dulu Kapolres Malang saat Tragedi Kanjuruhan, Sekarang Apa Jabatan Kombes Ferli Hidayat?

Dulu Kapolres Malang saat Tragedi Kanjuruhan, Sekarang Apa Jabatan Kombes Ferli Hidayat?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'

Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Misi Cetak Bintang Timnas Indonesia, HSL 2026/2027 Resmi Berlakukan Sistem Transfer

Misi Cetak Bintang Timnas Indonesia, HSL 2026/2027 Resmi Berlakukan Sistem Transfer

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:45 WIB

×