Anggota Ormas Grib Jaya Kembali Ditangkap Polisi, Kali Ini Gegara Edarkan Sabu di Cimahi dan Bandung

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Sabtu, 31 Mei 2025 | 12:50 WIB
Anggota Ormas Grib Jaya Kembali Ditangkap Polisi, Kali Ini Gegara Edarkan Sabu di Cimahi dan Bandung
Anggota Ormas Grib Jaya Kembali Ditangkap Polisi, Kali Ini Gegara Edarkan Sabu di Cimahi hingga Bandung Barat. (Foto dok, Polisi)

Suara.com - Polisi menangkap anggota Ormas Grib Jaya berinisial AG, terkait kasus pengedaran narkotika di Cimahi, Jawa Barat. Sabu seberat 106,71 gram disita sebagai barang bukti.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan menyebut AG ditangkap di kontrakannya di Kampung Kancah, Desa Cihideung, Parongpong, Bandung Barat pada Selasa, 13 Mei 2025.

Selain sabu sebesar 106,71 gram yang disimpan dalam 29 paket, penyidik turut menyita barang bukti lainnya berupa timbangan digital hingga handphone atau ponsel.

"Dari ponselnya, terdapat grup WhatsApp Grib Jaya PAC Parongpong. AG pun mengakui bagian dari anggota ormas tersebut," kata Hendra kepada wartawan, Sabtu (31/5/2025).

Dari hasil pemeriksaan, kata Hendra, AG mengaku mendapat narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang berinisial Baron. Kekinian penyidik sedang berupaya melakukan pengejaran terhadap yag bersangkutan.

Selain itu dari hasil pemeriksaan juga diketahui bahwa AG selama ini berperan sebagai pengedar di wilayah Kota Cimahi dan Bandung Barat. Modus yang digunakan, yakni sistem tempel.

"Pengakuannya, bila berhasil menjual atau mengedarkan seluruh narkotika jenis sabu mendapat keuntungan Rp5 juta," imbuh Hendra.

Kekinian AG telah ditahan di Polres Cimahi. Ia dijerat Pasal 114 Ayat 2, Pasal 112 Ayat 2, Pasal 113 Ayat 1 dan Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Kuasai Lahan BMKG

baca juga

Kasus tindak pidana yang melibatkan anggota Ormas Grib Jaya bukan kali ini saja terjadi. Pada 15 Mei 2025 lalu, 17 anggota Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu alias GRIB Jaya juga ditangkap lantaran menduduki lahan milik Badan Metorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Tangerang Selatan, Banten.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi menyebut, dari 17 orang yang telah ditangkap, enam di antaranya mengaku dari ahli waris lahan BMKG.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi didampingi oleh Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang (kiri) saat pembongkaran terhadap bangunan diduga milik organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya di lahan milik BMKG di Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Sabtu (24/5/2025). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi didampingi oleh Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang (kiri) saat pembongkaran terhadap bangunan diduga milik organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya di lahan milik BMKG di Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Sabtu (24/5/2025). (Foto dok. Humas Polda Metro Jaya)

"Sebelas diantaranya adalah oknum dari ormas GRIB Jaya, salah satunya adalah berinisial Y, yang merupakan Ketua DPC ormas GRIB Jaya Tangsel, kemudian enam orang lainnya yang mengaku sebagai ahli waris di tanah ini," kata Ade Ary dilansir dari ANTARA, Minggu 15 Mei 2025.

Dalam perkara ini, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti dari para pelaku. Seperti senjata tajam hingga karcis parkir yang digunakan ormas tersebut untuk mendapat keuntungan.

"Tadi ada beberapa atribut, ada rekapan parkir, karcis parkir dari ormas GRIB Jaya, kemudian ada atribut dan bendera ormas itu," jelas Ade Ary.

"Ada juga ditemukan senjata tajam. Ada bukti transfer juga ya, dari kedua penyewa kepada Y," Ade Ary menambahkan.

Polda Metro Jaya hingga kini masih melakukan pendalaman terkait kasus belasan anggota GRIB Jaya Tangsel yang menduduki lahan BMKG itu untuk mengungkap dalang-dalang lainnya yang terlibat.

"Nanti tim yang akan mempertimbangkan ya, semua akan dikembangkan," ucap Ade Ary menyebut kemungkinan kasus tersebut terus dilakukan pegembangan.

Sementara itu, Sekretaris Utama BMKG, Guswanto mengungkapkan, keberadaan oknum ormas GRIB Jaya di lahan milik BMKG itu sudah terjadi lama. Mereka telah menduduki lahan BMKG dalam jangka waktu lama, namun untuk penggunaan secara masih masih di bawah lima tahun.

"Menguasai di sini sebenarnya sudah lama ya, tapi untuk kegiatan masifnya itu ada 2-3 tahunan. Namun untuk yang ahli waris itu sudah cukup lama," paparnya memberi gambaran atas lahan BMKG yang diduduki Ormas GRIB Jaya Tangsel itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Premanisme Berkedok Ormas: GRIB Jaya Caplok Lahan BMKG

Premanisme Berkedok Ormas: GRIB Jaya Caplok Lahan BMKG

Video | Kamis, 29 Mei 2025 | 16:12 WIB

Hercules Minta Maaf Cium Tangan Sutiyoso, Dudung Abdurachman 'Girang': Alhamdulillah

Hercules Minta Maaf Cium Tangan Sutiyoso, Dudung Abdurachman 'Girang': Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Mei 2025 | 14:41 WIB

Cium Tangan dan Kepala Menunduk, Ketum GRIB Jaya Hercules Minta Maaf ke Sutiyoso: Kami Anak Bapak

Cium Tangan dan Kepala Menunduk, Ketum GRIB Jaya Hercules Minta Maaf ke Sutiyoso: Kami Anak Bapak

News | Rabu, 28 Mei 2025 | 21:29 WIB

Lahan BMKG Dikuasai Anak Buah Hercules, Komisi III DPR: Pengurusnya Harus Ditangkap dan Dipidana

Lahan BMKG Dikuasai Anak Buah Hercules, Komisi III DPR: Pengurusnya Harus Ditangkap dan Dipidana

News | Senin, 26 Mei 2025 | 15:40 WIB

Terkini

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 18:39 WIB

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:34 WIB

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:31 WIB

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:27 WIB

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:25 WIB

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:23 WIB

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 18:17 WIB

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:15 WIB

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:11 WIB

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 18:10 WIB

×