Curhat Haru Ibu yang Anaknya Dikirim ke Barak Militer, Terharu Bisa Menyetrika Baju Sendiri

Lintang Siltya Utami

Kamis, 05 Juni 2025 | 13:05 WIB
Curhat Haru Ibu yang Anaknya Dikirim ke Barak Militer, Terharu Bisa Menyetrika Baju Sendiri
Dedi Mulyadi. [Ist]

Suara.com - Perubahan dalam diri seorang anak adalah dambaan setiap orang tua, terutama ketika perubahan itu mengarah pada kedewasaan, tanggung jawab, dan kemandirian. Sebuah curahan hati (curhat) mengharukan datang dari seorang ibu saat menyaksikan anak laki-lakinya pulang dari program pendidikan karakter berbasis barak militer yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Program ini merupakan sebuah pendekatan pendidikan semi-militer yang menekankan pada pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian bagi para remaja. Program barak militer ini ditujukan bagi siswa yang dianggap bermasalah, misalnya terlibat dalam pelanggaran seperti tawuran, bolos sekolah, atau kecanduan game. 

Salah satu peserta program tersebut adalah anak dari ibu yang curhatannya kini viral di media sosial. Dengan penuh rasa haru, sang ibu mengungkapkan perasaannya setelah melihat perubahan nyata pada diri anaknya. Hal ini terlihat dalam unggahan yang dibagikan ulang oleh akun Instagram @nyinyir_update_official.

"Anakku sepulang dari barak alhamdulillah Pak Dedi, dia mau berangkat sekolah menyiapkan seragamnya sendiri. Segini saja saya sebagai ibu sudah terharu, anakku berubah. Nuhun, Pak Dedi," bunyi keterangan pada video tersebut.

Rekaman itu sendiri memperlihatkan seorang anak laki-laki yang sedang menyetrika baju seragam sekolahnya. Ia terlihat berjongkok dengan raut wajah yang cukup serius.

Curahan hati yang sederhana namun penuh makna ini menggambarkan betapa dalamnya kebahagiaan seorang ibu ketika melihat anaknya tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. 

Program Barak Militer yang dipimpin langsung oleh Dedi Mulyadi ini memang bertujuan membentuk generasi muda yang tangguh secara mental dan emosional. Dalam program ini, para peserta yang sebagian besar remaja laki-laki dan perempuan yang dianggap memerlukan pembinaan karakter dikirim ke lokasi barak untuk mengikuti serangkaian kegiatan. Mereka diajarkan untuk bangun pagi, membersihkan lingkungan, menyetrika pakaian, menjaga kebersihan diri, mengikuti baris-berbaris, hingga melakukan kegiatan kerohanian secara teratur.

Program ini tidak hanya berfokus pada kedisiplinan fisik, tetapi juga penanaman nilai moral, empati, dan sikap hormat kepada orang tua serta sesama. Dedi Mulyadi sendiri mengatakan bahwa pendidikan karakter seperti ini sangat penting di tengah arus zaman yang cenderung membuat anak-anak kehilangan arah dan kurang empati terhadap orang tua maupun masyarakat.

Program ini juga mendapat dukungan luas dari para orang tua, terutama mereka yang merasa kesulitan membina anak-anak remajanya di rumah. Banyak testimoni serupa yang mengalir dari para ibu yang merasa bersyukur setelah anak-anak mereka mengikuti program ini. 

baca juga

Meski begitu, program barak militer ini juga sempat mendapat kritik dari berbagai pihak, seperti Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan beberapa anggota DPR RI.

Anggota Komisi bidang Hak Asasi Manusia DPR juga menyebut keputusan Dedi Mulyadi mengirim siswa yang dicap bermasalah ke barak itu bertentangan dengan Konvensi Hak Anak dan prinsip pendidikan yang humanis. Pengkritik menilai jika anak-anak seharusnya tumbuh dalam lingkungan yang mendukung perkembangan mental dan fisik secara utuh.

Unggahan tersebut kini menuai beragam tanggapan. Tak sedikit warganet yang menilai jika kemandirian anak dalam video tersebut adalah pencapaian bagi seorang ibu yang menginginkan anaknya untuk mandiri.

"Pencapaian terbaik seorang ibu ketika anak-anak mandiri sedari dini," tulis akun @odon*******

"Apa kabarnya orang-orang di luar sana yang memandang negatif program Kang Dedi Mulyadi. Begitu nyata hasilnya, seorang ibu yang bangga terhadap perubahan positif anak-anaknya," komentar @fann*.***********

"Alhamdulillah, ikut senang. Anak soleh adalah dambaan semua orang tua. Salah satu program Kang Dedi Mulyadi udah menampakkan hasil," tambah @dani***********

"Padahal orang tuanya pada bangga karena banyak yang berubah dari anaknya. Tapi pejabat-pejabat pada tantrum," sambung @oney*******

"KPAI tolong lihat ini, jangan cuma bisa kritik aja padahal kerja aja nggak," timpal @eka*****_*******

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Jam Malam Pelajar di Bandung Mulai Diberlakukan

Aturan Jam Malam Pelajar di Bandung Mulai Diberlakukan

Foto | Kamis, 05 Juni 2025 | 07:00 WIB

Denny Cagur Ikut Kritik Pendidikan Barak Militer, Dedi Mulyadi: Jangan Sibuk Urusi Saya

Denny Cagur Ikut Kritik Pendidikan Barak Militer, Dedi Mulyadi: Jangan Sibuk Urusi Saya

Entertainment | Rabu, 04 Juni 2025 | 18:45 WIB

Tak Hanya Masuk Sekolah Jam 6 Pagi, Dedi Mulyadi Juga Minta PR untuk Siswa Dihapus

Tak Hanya Masuk Sekolah Jam 6 Pagi, Dedi Mulyadi Juga Minta PR untuk Siswa Dihapus

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 11:58 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×