Harga Baterai Turun, Transisi Kendaraan Listrik Semakin Dekat

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 06 Juni 2025 | 21:39 WIB
Harga Baterai Turun, Transisi Kendaraan Listrik Semakin Dekat
Ilustrasi baterai motor elektrik. (rideapart.com)

Suara.com - Turunnya harga baterai global memberi angin segar bagi percepatan adopsi kendaraan listrik penuh (Battery Electric Vehicle/BEV) di Indonesia. Tren ini dinilai dapat mendorong percepatan peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan ramah lingkungan.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengatakan bahwa penurunan harga baterai, komponen utama dalam kendaraan listrik, menjadi faktor penting dalam menurunkan harga jual kendaraan listrik secara keseluruhan.

“Secara teoritis, penurunan harga baterai LFP global, dari 149 dolar AS/kWh pada 2023 menjadi sekitar 99 dolar AS/kWh serta baterai NMC yang turun 20 persen pada 2024, diprediksi akan turun lagi sekitar 3 persen pada 2025 jelas berpotensi menurunkan harga BEV di pasar Indonesia,” ujar Yannes kepada ANTARA, Rabu.

Jika harga kendaraan listrik bisa mendekati bahkan setara dengan kendaraan konvensional, Yannes memperkirakan konsumen otomotif akan beralih dengan sendirinya.

Harga yang lebih terjangkau bukan hanya menguntungkan konsumen, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam mencapai target emisi nol bersih atau Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Target ini telah dituangkan dalam dokumen kebijakan jangka panjang seperti LTS-LCCR 2050 dan Enhanced NDC 2022.

Ilustrasi beda baterai LFP dan nikel (unsplash)
Ilustrasi beda baterai LFP dan nikel (unsplash)

“Secara teoritis, ini berpotensi mempercepat pencapaian target emisi nol bersih 2060 dengan meningkatkan pangsa pasar BEV, hal ini juga akan mengurangi emisi transportasi, dan mendorong produksi lokal,” kata Yannes.

Namun, ia mengingatkan bahwa penurunan harga tidak serta-merta langsung berdampak. Beberapa Agen Pemegang Merek (APM) bisa saja memanfaatkan momentum ini untuk mengambil margin keuntungan, mengingat volume penjualan yang masih relatif kecil.

“Karena volume salesnya yang masih kecil, bisa jadi ini momen yang dipakai oleh beberapa APM untuk menarik margin profit. Jadi, kuncinya ada pada kebijakan produsen. Akan tetapi, pada intinya, tren penurunan ini secara waktu diprediksi akan membuat harga EV bisa mencapai level yang setara dengan mobil ICE lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya,” jelasnya.

Menurut data Gaikindo, penjualan kendaraan listrik (EV) pada kuartal pertama 2024 mencapai 16.459 unit, melampaui penjualan mobil hybrid yang tercatat sekitar 15.000 unit. Ini menunjukkan sinyal awal dari pergeseran preferensi konsumen, meski skalanya masih kecil.

baca juga

Agar tren ini terus berlanjut dan berdampak sistemik, Yannes menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung, seperti ketersediaan sumber energi bersih, stasiun pengisian daya yang merata, serta percepatan transisi dari pembangkit listrik berbasis batu bara.

“Jika semua upaya dijalankan konsisten sesuai program yang sudah digariskan, tentunya akan memperkuat fondasi menuju net-zero emissions kita pada 2060,” tutur dia.

Secara global, laporan terbaru International Energy Agency (IEA) mencatat bahwa harga baterai lithium-ion turun 20 persen pada 2024—penurunan terbesar sejak 2017. Penurunan ini dipicu oleh surplus pasokan dan rendahnya harga mineral kritis seperti lithium dan nikel. Meski menguntungkan saat ini, kondisi ini bisa memicu tantangan baru ke depan, seperti potensi kekurangan pasokan akibat minimnya investasi baru.

Di tengah tren penurunan harga dan peningkatan produksi global, negara berkembang seperti Indonesia memiliki peluang untuk mengejar ketertinggalan dalam adopsi kendaraan listrik. Meski permintaan di kawasan Asia Tenggara masih sekitar 5 persen dari pasar global, angka ini telah meningkat dua kali lipat sejak 2022. Optimisme tetap terbuka.

Dengan sinyal pasar yang menguat, dukungan kebijakan yang konsisten, dan kolaborasi lintas sektor, transisi menuju transportasi rendah emisi bukan lagi sekadar wacana. Ini adalah momentum yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia dan Finlandia Perkuat Kolaborasi Transisi Energi, Apa Saja Tantangannya?

Indonesia dan Finlandia Perkuat Kolaborasi Transisi Energi, Apa Saja Tantangannya?

News | Jum'at, 06 Juni 2025 | 11:01 WIB

Angggota DPR Gandung Pardiman: Proyek Baterai EV Harus Libatkan UMKM, Bukan Cuma Korporasi

Angggota DPR Gandung Pardiman: Proyek Baterai EV Harus Libatkan UMKM, Bukan Cuma Korporasi

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 15:35 WIB

IESR Sebut Transisi Energi ASEAN Masih Terbatas, Perlu Langkah Kolektif dan Terobosan

IESR Sebut Transisi Energi ASEAN Masih Terbatas, Perlu Langkah Kolektif dan Terobosan

News | Senin, 02 Juni 2025 | 14:40 WIB

Terkini

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

×