Pengajaran Disiplin Oleh TNI/Polri di Sekolah Rakyat Dikritik: Bisa Picu Trauma Psikologis

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 12 Juni 2025 | 17:17 WIB
Pengajaran Disiplin Oleh TNI/Polri di Sekolah Rakyat Dikritik: Bisa Picu Trauma Psikologis
ilustrasi sekolah rakyat. (Ist)

Suara.com - Rencana pemerintah melibatkan aparat TNI/Polri dalam pengajaran kedisiplinan di Sekolah Rakyat menimbulkan kekhawatiran.

Koordinator nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matardji mengkritisi kalau rencana tersebut berpotensi timbulkan masalah baru.

"Pelatihan kedisiplinan ala militer, seperti baris-berbaris, dalam konteks pendidikan umum, terutama bagi anak-anak dari keluarga miskin, adalah pendekatan yang tidak inklusif dan berpotensi sangat negatif," kata Ubaid kepada Suara.com, dihubungi Kamis (12/6/2025).

Menurut Ubaid, pelatihan kedisiplinan ala militer, seperti baris-berbaris, tidak cocok diterapkan di lingkungan pendidikan umum.

Ia menilai pendekatan itu juga cenderung bersifat eksklusif dan tidak peka terhadap kebutuhan peserta didik dari latar belakang kurang mampu.

Dia juga menekankan bahwa pendidikan seharusnya menjadi ruang yang memupuk pemikiran kritis, kreativitas, dan kemandirian, bukan sekadar kepatuhan tanpa nalar.

"Anak-anak, khususnya yang berasal dari latar belakang kurang mampu, memerlukan lingkungan yang mendukung perkembangan holistik mereka, bukan indoktrinasi yang berbau militeristik. Pendekatan ini berisiko mengebiri potensi anak untuk berinovasi dan beradaptasi secara fleksibel dengan tantangan zaman," kritiknya.

JPPI juga menyoroti sejumlah potensi dampak negatif dari kebijakan tersebut. Di antaranya adalah pembatasan kreativitas, terciptanya suasana belajar yang menakutkan, hingga potensi trauma psikologis bagi anak-anak yang sudah rentan secara emosional.

"Anak-anak dari keluarga miskin mungkin sudah rentan secara emosional. Pendekatan yang kaku dan berorientasi komando bisa memperparah kondisi psikologis mereka, alih-alih memberdayakan," katanya.

baca juga

Ia juga mempertanyakan efektivitas pendekatan militeristik untuk membentuk karakter tersebut.

Ubaid juga menganggap kalau rencana tersebut sebagai bentuk salah alokasi sumber daya.

Menurutnya anggaran yang digunakan untuk melibatkan TNI/Polri sebaiknya dialihkan untuk peningkatan kualitas guru, fasilitas belajar, serta dukungan psikologis dan gizi bagi siswa miskin.

"Sumber daya yang dialokasikan untuk melibatkan TNI/Polri seharusnya lebih diutamakan untuk meningkatkan kualitas guru, fasilitas belajar, dan dukungan psikologis serta gizi bagi anak-anak kurang mampu," tegasnya.

Lebih jauh, JPPI mengingatkan bahwa kebijakan ini berpotensi mendorong militerisasi pendidikan.

Ilustrasi sekolah rakyat. [Dok. Suara.com]
Ilustrasi sekolah rakyat. [Dok. Suara.com]

"Langkah ini berpotensi mengikis nilai-nilai sipil dan demokratis dalam pendidikan, menggantinya dengan hierarki dan ketaatan buta," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI/Polri Dilibatkan dalam Pendidikan di Sekolah Rakyat, M Nuh: Yang Kita Ambil Kedisiplinan

TNI/Polri Dilibatkan dalam Pendidikan di Sekolah Rakyat, M Nuh: Yang Kita Ambil Kedisiplinan

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 17:41 WIB

Akan Launching Juli 2025, Wamensos Agus Jabo Sebut Bangunan Sekolah Rakyat Tahap 1 Belum Permanen

Akan Launching Juli 2025, Wamensos Agus Jabo Sebut Bangunan Sekolah Rakyat Tahap 1 Belum Permanen

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 10:52 WIB

Resmi Dibuka Lowongan Guru PPPK untuk Sekolah Rakyat, Ini Syaratnya

Resmi Dibuka Lowongan Guru PPPK untuk Sekolah Rakyat, Ini Syaratnya

News | Selasa, 10 Juni 2025 | 20:18 WIB

Di Tengah Putusan MK Gratiskan SD-SMP, Keluarga Miskin Lebih Pilih Sekolah Rakyat Prabowo, Mengapa?

Di Tengah Putusan MK Gratiskan SD-SMP, Keluarga Miskin Lebih Pilih Sekolah Rakyat Prabowo, Mengapa?

News | Kamis, 29 Mei 2025 | 19:30 WIB

Gus Ipul Tetap Pede Sekolah Rakyat Bakal Banyak Peminat Meski MK Gratiskan SD-SMP

Gus Ipul Tetap Pede Sekolah Rakyat Bakal Banyak Peminat Meski MK Gratiskan SD-SMP

Video | Kamis, 29 Mei 2025 | 21:44 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×