Prabowo Ogah Reshuffle Kabinet: Pengamat Ungkap 3 Alasan di Baliknya

Dythia Novianty, Lilis Varwati

Jum'at, 13 Juni 2025 | 10:43 WIB
Prabowo Ogah Reshuffle Kabinet: Pengamat Ungkap 3 Alasan di Baliknya
Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, beberapa waktu lalu. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto telah mengonfirmasi bahwa tidak akan ada perombakan kabinet atau reshuffle dalam waktu dekat.

Kendati Prabowo mengklaim kalau kinerja para menterinya masih cukup bagus, pengamat politik Agung Baskoro menilai bahwa sebenarnya ada beberapa faktor yang jadi pertimbangan presiden belum mau lakukan reshuffle jelang delapan bulan masa jabatannya.

Agung menjelaskan, setidaknya ada tiga alasan utama yang lazim menjadi landasan presiden melakukan reshuffle.

Pertama, soal momentum politik. Ia menyinggung posisi PDI Perjuangan yang hingga kini belum secara tegas menyatakan akan menjadi bagian dari pemerintahan atau tetap berada di luar sebagai mitra kritis.

"Misalkan PDIP jadi masuk dan keputusan itu kan mau gak mau setelah kongres akan diberikan secara definitif, apakah PDIP sebagai mitra strategis full 100 persen atau tetap memisahkan mitra kritis," ungkap Agung kepada suara.com, dihubungi pada Jumat 13 Juni 2025.

Menurutnya, hal ini jadi momentum politis itu dan dikira sangat penting dan krusial menentukan bagaimana porsi dan proporsi setiap anggota koalisi Indonesia Maju Plus ketika nanti PDIP jadi masuk ataupun tidak.

Alasan kedua, adanya aspek teknokratis yang berkaitan dengan evaluasi kinerja para menteri.

Agung menilai, pernyataan Prabowo bahwa tidak ada reshuffle kemungkinan didasari pada penilaian sementara bahwa menterinya masih menunjukkan kinerja yang cukup baik.

Agung juga menyinggung peristiwa saat reshuffle pertama terjadi, di mana ketika itu Menteri Diktisaintek yang semula dipimpin Satryo Soemantri Brodjonegoro kemudian diganti oleh Brian Yuliarto.

baca juga

"Dan itu juga bisa dilihat beliau sedang mengevaluasi betul para menteri yang ada di kabinetnya. Apakah benar-benar sudah perform tidak slip of tongue lagi, misalkan membuat kegaduhan dan tidak ada yang memang membuat semacam keriuhan yang tidak perlu di dalam kementerian mereka," tuturnya.

Sementara alasan ketiga adalah faktor juridis. Menurut Agung, reshuffle juga bisa terjadi bila ada menteri yang tersangkut kasus hukum. Sehingga secara otomatis menciptakan kebutuhan untuk penggantian posisi.

Namun, bila ketiga faktor tersebut belum muncul ke permukaan, Agung menyebut tekanan publik bisa menjadi pemicu tambahan agar reshuffle tetap dilakukan.

"Dimensi-dimensi publik yang memang hari ini menguat perlu adanya reshuffle. Karena melihat beberapa menteri 'membuat kegaduhan', kemudian memberikan semacam kinerja yang 'kurang optimal', terus juga ada sa'wah sangka yang mengungkap antara menteri," jelasnya.

"Jika tekanan publik terus menguat, pemerintah berpotensi menjadi lebih sensitif dan responsif dalam merespons tuntutan tersebut," tutupnya.

Sebelumya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa tidak ada niatan dari diirnya untuk melakukan perombakan kabinet atau reshuffle.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Kesejahteraan, Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Hakim Capai 280 Persen, Tertinggi Golongan Junior

Demi Kesejahteraan, Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Hakim Capai 280 Persen, Tertinggi Golongan Junior

News | Kamis, 12 Juni 2025 | 12:06 WIB

Petuah Wakil Ketua Komisi X DPR Usai Timnas Indonesia Dibantai Jepang: Ambil Hikmahnya

Petuah Wakil Ketua Komisi X DPR Usai Timnas Indonesia Dibantai Jepang: Ambil Hikmahnya

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 18:20 WIB

Kuliti Program MBG Prabowo, ICW Curigai Penunjukan Langsung Vendor di Lingkaran Rezim

Kuliti Program MBG Prabowo, ICW Curigai Penunjukan Langsung Vendor di Lingkaran Rezim

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 17:30 WIB

Ramaikan Pameran Alutsista, Hariff Defense Siap Perkuat BMC Kirpi dengan BMS CY-16H

Ramaikan Pameran Alutsista, Hariff Defense Siap Perkuat BMC Kirpi dengan BMS CY-16H

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:53 WIB

Bansos Penebalan Tambahan Rp400 Ribu per Orang dari Kemensos Cair Juni, Ini Kriteria yang Berhak

Bansos Penebalan Tambahan Rp400 Ribu per Orang dari Kemensos Cair Juni, Ini Kriteria yang Berhak

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 14:23 WIB

Meski Baru 4 Izin Dicabut, Susi Pudjiastuti Masih Percaya Prabowo Akan Selamatkan Raja Ampat

Meski Baru 4 Izin Dicabut, Susi Pudjiastuti Masih Percaya Prabowo Akan Selamatkan Raja Ampat

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 12:57 WIB

Terkini

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

×