2 Pulau di Indonesia Dijual di Situs Asing, Publik Ngamuk: Kayak Jualan Kacang

Lintang Siltya Utami

Selasa, 17 Juni 2025 | 14:23 WIB
2 Pulau di Indonesia Dijual di Situs Asing, Publik Ngamuk: Kayak Jualan Kacang
Potret pulau di Indonesia yang dijual di situs asing. [privateislandsonline.com]

Suara.com - Publik baru-baru ini menduga terdapat pulau di Indonesia yang dijual di situs asing secara online. Dugaan ini mencuat setelah akun X @txtdrjkt membagikan gambar tangkapan layar sepasang pulau di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, dijual melalui situs privateislandsonline.com.

Saat ditelusuri melalui situs tersebut, rupanya tidak hanya ada satu pulau di Indonesia yang dijual secara online, melainkan dua pulau, di mana salah satunya berada di Anambas.

Keterangan dalam situs menunjukkan bahwa sepasang pulau tersebut dijual sebagai pulau pribadi dengan luas total 159 acre.

"Dengan lokasi yang fantastis hanya 200 mil dari Singapura, Pulau Pair di Kabupaten Kepulauan Anambas di Kepulauan Riau ini ditempatkan dengan sempurna dan sangat cocok untuk resor ekologi yang indah," bunyi keterangan dalam situs tersebut.

Pulau yang lebih besar disebut memiliki luas 141 acre dengan tanaman hijau tropis yang rimbun, laguna, dan pantai alami. Sedangkan pulau lainnya yang lebh kecil hanya seluas 18 acre, jaraknya cukup dekat untuk dihubungkan oleh jalur dek kayu di atas tiang.

Situs juga memberikan informasi bahwa Kepulauan Anambas terkenal akan kekayaan flora dan fauna, dan program konservasi penyu laut yang sukses berlokasi di Pulau Durai yang berdekatan.

Lebih lanjut, situs tersebut juga menambahkan keterangan perihal kepemilikan pulau.

"Mengikuti standar Indonesia, pasangan pulau ini ditawarkan dalam bentuk saham, dengan dua perusahaan pemilik saat ini sedang dalam proses peningkatan status menjadi PT PMA, yang memungkinkan investasi asing. Berdasarkan hukum investasi asing Indonesia, investor internasional dipersilakan untuk menyewa tanah di Indonesia secara langsung atas nama mereka sendiri, atau atas nama entitas internasional mereka. Perlu dicatat bahwa saat menyewa tanah tepi pantai di Indonesia, semua pantai, terumbu karang, dan ombak selancar di sekitar tanah tersebut dianggap sebagai area publik," bunyi informasi tersebut.

Penampakan situs yang menjual pulau di Indonesia. [privateislandsonline.com]
Penampakan situs yang menjual pulau di Indonesia. [privateislandsonline.com]

Tak hanya itu, disebutkan pula bahwa pemilik pulau saat ini sedang merancang rencana tata letak awal untuk digunakan dalam mengajukan izin bangunan dan dapat membantu pemilik baru dalam proses mendapatkan izin itu sendiri.

baca juga

Untuk mencapai pulau ini, bisa menggunakan pesawat amfibi yang sudah memiliki hak pendaratan. Penerbangan juga beroperasi dari Batam dan Tanjung Pinang ke Bandara Letung milik Kepulauan Anambas.

Kepulauan Anambas juga memiliki layanan feri berkecepatan tinggi, dan terletak di koridor kapal pesiar regional yang menghubungkan Singapura, Filipina, dan Hong Kong.

Selain sepasang pulau, situs tersebut juga memuat iklan Pulau Panjang yang terletak di Nusa Tenggara Barat. Menurut keterangan, pulau tersebut dekat dengan resor Amanwana di Pulau Moyo. Keadaan Pulau Panjang saat ini belum dikembangkan dan masih dalam keadaan alami.

Sedangkan alamat situs tersebut tertera di 80 Simcoe Street, Suite 102A, Collingwood, Ontario, L9Y 1H8 Kanada.

Melihat situs tersebut, mayoritas publik mengamuk dan mempertanyakan kinerja pemerintah karena dianggap abai. Unggahan yang disukai sebanyak lebih dari 10.000 kali oleh sesama pengguna X itu menuai beragam tanggapan. Sejumlah warganet menyamakannya seperti berjualan kacang, lantaran mudahnya menjual pulau.

"Mindset pejabat Indonesia: 1) Negara kepulauan, pulaunya dijual. 2) Negara kaya SDA, SDAnya dieksploitasi tanpa pembaharuan. 3) Negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, rakyatnya dibodohi. 5) Negara muslim terbesar, agamanya dijual. Ada tambahan?" tulis akun @sien******

"Kalau nggak salah waktu itu juga di Karimun pernah ada pulau yang dijual, iklannya muncul di akun diaspora Indonesia soalnya tinggal di luar, sedangkan orang sini sendiri nggak tahu," komentar @mie******

"Kalau Galaksi Bima Sakti bisa dijual, bakalan dijual juga pastinya sama pejabat Indonesia," tambah @yuda***

"Jual pulau udah kayak jualan kacang, nggak ada harganya. Ini pemerintahnya kerja nggak sih?" cuit @rost*****

"Pasti kalau kata pemerintah itu bukan dijual, tapi buat investor," timpal @alad********

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Nama Depan Jaka, Pemain Berbandrol Rp415 M Ini Keturunan Indonesia?

Punya Nama Depan Jaka, Pemain Berbandrol Rp415 M Ini Keturunan Indonesia?

Bola | Selasa, 17 Juni 2025 | 14:11 WIB

Perkiraan Gaji yang Harus Dibayar Persija Jakarta untuk Rekrut Jordi Amat, Bisa Bikin Gulung Tikar?

Perkiraan Gaji yang Harus Dibayar Persija Jakarta untuk Rekrut Jordi Amat, Bisa Bikin Gulung Tikar?

Bola | Selasa, 17 Juni 2025 | 14:03 WIB

Dear Pak Prabowo! Ekonomi RI Tak Menggembirakan, Rakyat Tak Pegang Duit

Dear Pak Prabowo! Ekonomi RI Tak Menggembirakan, Rakyat Tak Pegang Duit

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 13:50 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×