Tangisan Warga Israel Ratapi Rumah Hancur, Minta Iran Hentikan Serangan Rudal

Ferry Noviandi

Kamis, 19 Juni 2025 | 20:59 WIB
Tangisan Warga Israel Ratapi Rumah Hancur, Minta Iran Hentikan Serangan Rudal
Tangisan warga Israel ratapi rumah hancur, minta Iran hentikan serangan rudal. [Twitter]

Suara.com - Konflik bersenjata antara Israel dan Iran yang berlangsung selama beberapa hari terakhir memakan korban dari warga sipil.

Iran menghujani sejumlah wilayah Israel dengan rudal, menciptakan penderitaan warga sipil di negeri tersebut.

Salah satu video yang viral menampilkan seorang wanita Israel menangisi puing-puing rumahnya yang hancur akibat serangan rudal Iran.

Dengan suara gemetar, dia memohon agar Iran menghentikan serangan dan meminta maaf atas tindakan pemerintah negaranya.

"Maaf, kami tidak pernah menginginkan ini. Tolong, Iran, berhenti," ujar wanita tersebut dalam video yang dibagikan oleh akun @erlanishere di X.

"Maafkan kami. Maafkan pemimpin kami. Aku kehilangan segalanya," kata wanita tersebut lebih lanjut.

Banyak warga sipil Israel yang menjadi korban sejak Iran mulai melancarkan serangan balasan pada pertengahan Juni 2025.

Menurut laporan dari Asosiasi Pusat Trauma Israel, terdapat lonjakan lebih dari 100 persen dalam jumlah warga yang mengakses layanan psikologis sejak serangan dimulai.

Gejala yang dialami mulai dari serangan panik, kecemasan ekstrem, hingga detak jantung tak beraturan.

baca juga

Banyak warga kini tinggal di bunker atau ruang bawah tanah demi keselamatan.

Sejumlah warga Israel diduga kabur dan memilih pergi ke Prancis. [Instagram ctd.insider]
Sejumlah warga Israel diduga kabur dan memilih pergi ke Prancis. [Instagram ctd.insider]

Namun, rasa aman tetap sulit diraih meskipun Iron Dome, sistem pertahanan udara Israel, masih aktif.

Ketakutan menyelimuti warga di kota-kota besar seperti Tel Aviv dan Yerusalem.

Beberapa dari mereka mengaku sulit tidur dan terus-menerus terjaga oleh suara ledakan dan sirene.

Meski banyak warga Israel yang menderita, publik internasional sama sekali tidak menaruh rasa simpati.

Warganet justru merespons kesedihan warga Israel dengan sindiran pedas, menyebut penderitaan mereka tidak sebandingkan dengan warga Gaza, Palestina.

"Ini yang dirasakan warga Palestina bertahun-tahun. Belum seberapa, ya, Zionis," tulis seorang pengguna media sosial.

"Yang kalian rasakan sekarang hanyalah sebagian kecil dari penderitaan warga Gaza dan Tepi Barat. Selamat datang di kenyataan yang selama ini kalian abaikan," kata warganet lainnya.

Konflik antara dua negara Timur Tengah ini merupakan eskalasi dari ketegangan panjang antara Israel dan Iran.

Ketegangan meningkat drastis sejak awal 2024 dan mencapai puncaknya pada pertengahan Juni 2025.

Pada 13 Juni 2025, Israel meluncurkan serangan udara ke Iran dalam operasi militer yang diberi nama Operation Rising Lion.

Sejumlah warga Israel diduga kabur dan memilih pergi ke Prancis. [Instagram ctd.insider]
Sejumlah warga Israel diduga kabur dan memilih pergi ke Prancis. [Instagram ctd.insider]

Target serangan mencakup beberapa fasilitas penting di Teheran, termasuk lokasi yang dicurigai sebagai fasilitas nuklir dan militer.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan ratusan rudal dan drone ke wilayah Israel pada 13 dan 14 Juni.

Serangan rudal menghantam berbagai kota besar dan menyebabkan kerusakan infrastruktur serta korban jiwa di kedua belah pihak.

Tidak berhenti di situ, konflik berlanjut hingga 19 Juni, dengan Israel meluncurkan serangan udara ke fasilitas nuklir Arak di Iran.

Iran merespons dengan meluncurkan rudal balistik yang menghantam gedung bursa efek di Tel Aviv.

Ilustrasi Perang Iran vs Israel [Foto Dok X @VividProwess]
Ilustrasi Perang Iran vs Israel [Foto Dok X @VividProwess]

Disebutkan bahwa rumah sakit di Israel bagian selatan juga terkan rudal, menambah panjang daftar korban dan kerusakan.

Reaksi dunia terhadap konflik bersenjata antara Iran dan Israel pun sangat beragam.

Dari Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan kekhawatiran yang mendalam mengenai eskalasi konflik antara dua negara tersebut.

Presiden ke-6 Republik Indonesia itu menegaskan bahwa situasi di Timur Tengah saat ini semakin berbahaya.

SBY memperingatkan bahwa jika perang Iran-Israel menjadi tidak terkendali, dunia benar-benar berada di ambang malapetaka.

Dia lantas menyebutkan bahwa masa depan dunia akan ditentukan oleh lima "orang kuat" atau pemimpin dunia.

Lima orang yang dimaksud adalah Benjamin Netanyahu (Perdana Menteri Israel), Ali Khamenei (Pemimpin Tertinggi Iran), Donald Trump (Presiden Amerika Serikat), Vladimir Putin (Presiden Rusia) dan Xi Jinping (Presiden Tiongkok).

SBY berharap kelima pemimpin ini diberikan kearifan jiwa dan kejernihan pikiran dalam mengambil keputusan dan tindakan.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia: Israel Harus Hentikan Serangan ke Situs Nuklir Iran

Rusia: Israel Harus Hentikan Serangan ke Situs Nuklir Iran

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 20:43 WIB

Perang Iran-Israel Bikin Emas Jadi Primadona? Ini Kata Ahli dan Pilihan Investasi Lainnya

Perang Iran-Israel Bikin Emas Jadi Primadona? Ini Kata Ahli dan Pilihan Investasi Lainnya

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 17:29 WIB

Rudal Iran Hantam Kelab Khusus Gay di Tel Aviv, Sisakan Bendera Pelangi

Rudal Iran Hantam Kelab Khusus Gay di Tel Aviv, Sisakan Bendera Pelangi

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 17:21 WIB

Siap-siap Harga BBM-Sembako Melonjak, Ini Dampak Ngeri Perang Iran-Israel ke Indonesia

Siap-siap Harga BBM-Sembako Melonjak, Ini Dampak Ngeri Perang Iran-Israel ke Indonesia

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 16:24 WIB

10 Negara Adidaya Militer: Siapa Saja Penguasa Langit, Darat dan Laut Selain Iran dan Israel?

10 Negara Adidaya Militer: Siapa Saja Penguasa Langit, Darat dan Laut Selain Iran dan Israel?

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 15:28 WIB

Adu Kuat di Langit dan Darat, Siapa Paling Perkasa Jika Perang Total Iran vs Israel Terjadi?

Adu Kuat di Langit dan Darat, Siapa Paling Perkasa Jika Perang Total Iran vs Israel Terjadi?

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 14:30 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB