Batal Nyalon Jadi Ketum PSI, Jokowi Sakit Apa?

Bernadette Sariyem

Selasa, 24 Juni 2025 | 20:44 WIB
Batal Nyalon Jadi Ketum PSI, Jokowi Sakit Apa?
Mantan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi batal ikut berlaga menjadi Ketua Umum PSI. Ada isu dirinya batal mencalonkan diri karena faktor kesehatan, benarkah? [Suara.com]

"Mas Kaesang sempat ditanya dan menjawab bahwa Beliau sudah selama seminggu terakhir berhubung sama Pak Jokowi meyakinkan, dan kemudian minta atau kurang lebih bilang bahwa ya kasih kesempatan anak-anak muda," kata Andy.

Narasi ini diperkuat oleh Kaesang dalam kesempatan terpisah.

Ia mengaku telah melakukan komunikasi intensif selama seminggu penuh dengan ayahnya di Solo.

Hasilnya? Sebuah kesepakatan bahwa tak akan ada kompetisi di antara mereka.

"Mengenai beliau akan menjadi ketua umum atau tidak, itu sudah kami obrolkan di seminggu terakhir ini. Kan ndak mungkin juga anak sama bapak saingan," kata Kaesang di Basecamp DPP PSI, Sabtu, 21 Juni 2025.

Kaesang mengklaim dirinya berhasil meyakinkan Jokowi untuk memberikan kesempatan kepada generasi yang lebih muda untuk memimpin.

"Saya yakinkan kepada beliau adalah satu, berilah kesempatan kepada anak muda. Anak muda itu bukan pemimpin masa depan, anak muda itu pemimpin masa kini," ujarnya.

Namun, benarkah publik bisa langsung percaya pada narasi "memberi jalan pada yang muda" ini?

Terlebih ketika manuver politik keluarga Jokowi selama ini kerap dinilai penuh strategi berlapis.

baca juga

Pembatalan yang terjadi begitu dekat dengan isu kesehatan Jokowi membuat banyak pihak sulit untuk tidak menghubungkan keduanya.

Apakah narasi "anak-bapak" ini adalah sebuah alasan yang elegan untuk menutupi kondisi fisik Jokowi yang mungkin tidak lagi prima untuk memimpin sebuah partai secara langsung?

Atau, mungkinkah ini adalah strategi untuk menjaga citra Jokowi sebagai "negarawan" yang berada di atas politik praktis, sementara kendali tetap berada dalam genggaman keluarga melalui Kaesang?

Dengan mundurnya Jokowi, Kaesang pun kembali melenggang sebagai calon tunggal untuk melanjutkan kepemimpinannya, dengan alasan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

"Saya rasa, saya harus selesaikan itu semua dan membawa PSI lebih baik di 2029," tuturnya.

Misteri Ruam di Wajah Usai

Penampilan Jokowi belakangan ini sukses mencuri perhatian publik. Bukan karena kebijakan baru atau blusukan mendadak, melainkan kondisi kesehatannya yang tampak berbeda.

Pertanyaan "Jokowi sakit apa?" pun ramai dibahas di media sosial, terutama setelah kemunculannya di perayaan ulang tahun ke-64 di Solo pada 21 Juni 2025.

Terlihat ruam kemerahan dan sedikit bengkak di wajahnya, sontak memicu berbagai spekulasi di kalangan netizen.

Kondisi ini pertama kali terlihat setelah kepulangan Jokowi dari kunjungannya ke Vatikan.

Perubahan yang cukup signifikan ini membuat banyak orang khawatir dan bertanya-tanya mengenai penyakit yang diderita oleh mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Klarifikasi dari Orang Dekat

Di tengah derasnya spekulasi yang beredar, pihak terdekat Presiden akhirnya angkat bicara. Ajudan pribadi Jokowi, Komisaris Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah, memberikan penjelasan untuk meredam kekhawatiran publik.

Menurut Syarif, kondisi yang dialami atasannya adalah efek dari alergi kulit.

“Dan kalau memang secara visual memang bisa kita lihat ya, kulit Bapak memang agak berubah. Tapi secara fisik oke, beliau tidak ada masalah. Beliau sangat-sangat sehat wal afiat,” ujar Syarif kepada wartawan di Solo, Ahad, 22 Juni 2025.

Syarif menegaskan bahwa Jokowi saat ini dalam kondisi fisik yang prima dan sedang dalam proses pemulihan dari alergi tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa alergi itu yang menyebabkan peradangan pada kulit wajah Jokowi.

“Disampaikan oleh dokter, alergi beliau (Jokowi) menyebabkan peradangan. makanya, secara visual kulit Bapak (Jokowi) agak berubah," ungkap Syarif.

Ia kembali meyakinkan, "Saat ini dalam proses pemulihan dan sudah mulai membaik, sangat membaik.”

Bantahan Keras Soal Penyakit Serius

Salah satu spekulasi yang paling santer dibicarakan di media sosial adalah kemungkinan Jokowi menderita Stevens-Johnson Syndrome (SJS), penyakit langka dan serius yang menyerang kulit dan selaput lendir.

Kabar ini menyebar cepat, didorong oleh analisis-analisis yang tidak terverifikasi.

Menanggapi isu ini, Syarif dengan tegas membantahnya. “Wah, hoaks itu enggak benar itu,” kata Syarif di Kota Solo pada Kamis (5/6/2025) lalu.

Penegasan ini penting untuk meluruskan informasi simpang siur yang bisa menimbulkan kepanikan.

Meskipun demikian, beberapa pihak, termasuk seorang dokter bernama Tifa, sempat menyuarakan kekhawatirannya melalui media sosial dan menyarankan agar Jokowi mendapatkan perawatan medis yang serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSI Beberkan Kondisi Kesehatan Jokowi Usai Batal Maju Ketum: Lagi Masa Recovery Kok

PSI Beberkan Kondisi Kesehatan Jokowi Usai Batal Maju Ketum: Lagi Masa Recovery Kok

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 20:16 WIB

Tidak Jadi Maju Calon Ketua Umum, Jokowi Mantap Gabung PSI?

Tidak Jadi Maju Calon Ketua Umum, Jokowi Mantap Gabung PSI?

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 19:13 WIB

PSI Umumkan 3 Calon Ketum untuk Pemilu Raya, Nama Jokowi Menghilang

PSI Umumkan 3 Calon Ketum untuk Pemilu Raya, Nama Jokowi Menghilang

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 16:05 WIB

Soal Jokowi Daftar atau Tidaknya Jadi Caketum PSI, Ternyata Ada 'Kode' Posisi

Soal Jokowi Daftar atau Tidaknya Jadi Caketum PSI, Ternyata Ada 'Kode' Posisi

News | Senin, 23 Juni 2025 | 20:46 WIB

Jubir PSI Daftar Calon Ketum, Ngaku Tak Cuma Sekedar Bawa Embel-embel Nama Mulyono

Jubir PSI Daftar Calon Ketum, Ngaku Tak Cuma Sekedar Bawa Embel-embel Nama Mulyono

News | Senin, 23 Juni 2025 | 19:56 WIB

Menerka Langkah Politik Jokowi Usai Batal Maju Ketum PSI

Menerka Langkah Politik Jokowi Usai Batal Maju Ketum PSI

Liks | Senin, 23 Juni 2025 | 19:47 WIB

Baru Daftar Caketum di Last Minute, Jubir PSI Cerita Takut Kualat Lawan Guru Jokowi

Baru Daftar Caketum di Last Minute, Jubir PSI Cerita Takut Kualat Lawan Guru Jokowi

News | Senin, 23 Juni 2025 | 17:29 WIB

Terkini

Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif

Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:20 WIB

Di Tengah Heboh Lapas Cibinong, Napi Narkoba Pekanbaru Kabur Belum Ditangkap

Di Tengah Heboh Lapas Cibinong, Napi Narkoba Pekanbaru Kabur Belum Ditangkap

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

PDIP: Guruh Soekarnoputra Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

PDIP: Guruh Soekarnoputra Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:17 WIB

Promo Belanja di SOGO dari BRI Khusus Oktober 2026

Promo Belanja di SOGO dari BRI Khusus Oktober 2026

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 08:16 WIB

Promo Akhir Bulan: Diskon 50% Ban Ban Tea Pakai BRImo

Promo Akhir Bulan: Diskon 50% Ban Ban Tea Pakai BRImo

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 08:12 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Guruh Soekarnoputra Berpulang, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:10 WIB

Cara Dapat Diskon Hotel 8% Pakai Kartu Virtual BRI

Cara Dapat Diskon Hotel 8% Pakai Kartu Virtual BRI

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 08:00 WIB

Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif

Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 08:00 WIB

Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi

Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 07:56 WIB

Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya

Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 07:49 WIB

×