Perang Dunia Mengancam Indonesia? DPR dan BIN Gelar Rapat Tertutup Bahas Skenario Terburuk

Bangun Santoso Suara.Com
Rabu, 02 Juli 2025 | 14:14 WIB
Perang Dunia Mengancam Indonesia? DPR dan BIN Gelar Rapat Tertutup Bahas Skenario Terburuk
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Kekhawatiran bahwa percikan api dari berbagai perang global dapat menyambar dan membakar stabilitas nasional Indonesia kini menjadi agenda darurat di Senayan. Komisi I DPR RI menggelar rapat tertutup di balik pintu Senayan dengan Badan Intelijen Negara (BIN).

Rapat tertutup ini disebut untuk membedah skenario terburuk dan langkah-langkah antisipasi terhadap gejolak dunia yang semakin tak menentu.

Dalam rapat tersebut, intelijen negara memaparkan analisis mendalam mengenai potensi dampak dari serangkaian konflik panas yang terjadi serentak di berbagai belahan dunia.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mengonfirmasi bahwa pembahasan mencakup semua titik api utama saat ini. Mulai dari perang Israel-Hamas, eskalasi Israel-Iran, perang yang tak kunjung usai antara Rusia dan Ukraina, hingga ketegangan yang terus memanas di Laut China Selatan antara China dan Taiwan.

Menurut Dave, dampak dari konflik-konflik tersebut bukan lagi sekadar isu luar negeri, melainkan ancaman nyata yang bisa merembet ke dalam negeri, baik secara ekonomi maupun politik.

"Itu semua akan berpotensi secara ekonomi ataupun juga secara politik. Nah inilah yang harus dilakukan, langkah-langkah di situ," kata Dave di kompleks parlemen, Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (2/7/2025).

Salah satu kekhawatiran terbesar yang dibahas adalah potensi bangkitnya kembali gerakan-gerakan radikal di dalam negeri, yang bisa memanfaatkan instabilitas global sebagai momentum.

BIN dituntut untuk tidak hanya memantau, tetapi juga melakukan langkah-langkah pencegahan yang efektif.

"Potensi itu selalu ada mengingat perkembangan situasi global. Namun, sekarang bagaimana BIN ini melakukan langkah-langkah antisipatif terhadap hal tersebut," tegasnya.

Baca Juga: 3 Jemaah Haji Hilang di Arab Saudi, Anggota DPR Desak Evaluasi Sistem Manajemen Haji

Karena sifatnya yang sangat sensitif dan menyangkut keamanan negara, Dave mengaku tidak bisa membeberkan lebih banyak detail dari isi rapat tersebut. Namun, ia memastikan bahwa BIN telah mengidentifikasi semua potensi ancaman dan kini sedang merumuskan strategi mitigasinya.

Rapat ini hanyalah awal dari serangkaian pembahasan maraton. Komisi I DPR juga menjadwalkan rapat lanjutan dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai kesiapan Indonesia dari berbagai lini pertahanan.

"Cuma beda perspektif ya, satu dari sisi intelijen ya, satu dari sisi bagaimana persiapan kita menghadapi ancaman tersebut," kata Dave, menjelaskan bahwa jika BIN bertugas mengidentifikasi ancaman, maka Kemenhan dan TNI bertugas menyiapkan benteng pertahanan untuk menghadapinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI