Perang Rating Rinjani vs Amazon Memanas, Kemenpar: Jangan Balas!

Bangun Santoso Suara.Com
Kamis, 03 Juli 2025 | 15:44 WIB
Perang Rating Rinjani vs Amazon Memanas, Kemenpar: Jangan Balas!
Ilustrasi Gunung Rinjani. (Foto: Wikipedia)

Suara.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) turun tangan untuk mendinginkan "perang rating" yang memanas antara netizen Indonesia dan Brazil di platform ulasan Google. Kemenpar mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak terpancing membalas ulasan buruk yang diberikan untuk destinasi wisata di Brasil.

Serangan rating ini merupakan buntut dari musibah yang menimpa pendaki asal Brasil, Juliana Marins, yang tewas di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada akhir Juni lalu.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, meminta netizen Indonesia menahan diri.

“Review bintang satu dari Warga Brasil tentu saja tidak kita harapkan, namun kita juga mengerti atas kekecewaan mereka. Untuk rating balasan dari warga Indonesia, sebaiknya kita tidak terpancing melakukan balasan review bintang satu,” kata Hariyanto sebagaimana diwartakan Antara, Kamis (3/7/2025).

Sebelumnya, ulasan untuk Gunung Rinjani di Google dibanjiri rating bintang satu dari warga Brasil. Netizen Indonesia kemudian merespons dengan melakukan hal serupa pada destinasi Hutan Amazon, dengan ulasan-ulasan sarkastis seperti sulit menemukan bubur ayam.

Alih-alih membalas, Hariyanto menyarankan agar masyarakat Indonesia justru melawan dengan memberikan informasi yang benar untuk meng-counter disinformasi yang beredar di Brazil, seperti tuduhan lambatnya penanganan tim penyelamat hingga korban yang ditelantarkan pemandu.

“Kita harus berusaha untuk menumbuhkan kembali rasa percaya wisatawan Brazil untuk mau berwisata ke Indonesia,” ucap dia.

Terkait keamanan pendakian, Hariyanto menegaskan bahwa Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk Gunung Rinjani sudah ada dan diatur secara resmi. Namun, ia mengakui perlu adanya pengawasan yang lebih ketat. Diskusi untuk perbaikan SOP juga tengah dilakukan bersama Kementerian Kehutanan, Basarnas, dan pemerintah daerah.

Ia juga berpesan agar wisatawan yang hendak menjajal wisata ekstrem untuk proaktif mencari informasi dan tidak memaksakan diri jika standar keselamatan tidak terpenuhi.

Baca Juga: Bakal Terima Donasi Rp1,5 Miliar, Agam Rinjani Blak-blakan Pernah Jadi Orang Kaya karena Jadi Porter

“Jika standar yang diharuskan tidak dapat terpenuhi, untuk tidak memaksakan tetap mengunjungi tempat tersebut,” ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI