Satu Keluarga Kompak Aniaya Pacar Kurir ShopeeFood di Godean Sleman, Ancaman 5 Tahun Penjara Menanti

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Senin, 07 Juli 2025 | 17:30 WIB
Satu Keluarga Kompak Aniaya Pacar Kurir ShopeeFood di Godean Sleman, Ancaman 5 Tahun Penjara Menanti
Pelaku penganiayaan terhadap driver dan pacar ShopeeFood dijatuhi ancaman 5 tahun penjara atas insiden yang terjadi di Godean, Sleman. [Hiskia/Suara.com]

Suara.com - Polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap seorang pacar driver ShopeeFood di wilayah Bantulan, Sidoarum Godean, Sleman, Senin (7/7/2025).

Ketiganya merupakan satu keluarga, terdiri dari ayah dan dua anak kandung.

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Wahyu Agha Ari Septyan mengatakan para tersangka adalah Takbirdha Tsalasiwi Wartyana (TTW), RTW (58) yang merupakan ayah kandung TTW, dan RHW (32), kakak kandungnya.

Ketiganya disebut secara aktif melakukan kekerasan fisik terhadap korban dalam insiden yang sempat viral di media sosial itu. Penganiayaan mereka itu terekam dalam video kamera CCTV di sekitar lokasi.

TTW disebut sebagai pemicu awal keributan. Ia menarik baju korban sambil melontarkan kata-kata kasar.

"TTW menarik baju korban, meneriakkan kata-kata kasar tertuju pada korban, lalu berusaha mendekat ke korban, namun dihalangi oleh kerabat maupun tetangganya," kata Agha saat rilis di Mapolresta Sleman, Senin (7/7/2025).

Sementara RHW, kakak kandung TTW, berperan dalam tindakan fisik yang menyebabkan korban terjatuh.

"Untuk peran RHW sendiri yaitu menarik baju dan mendorong korban hingga sempat terjatuh beberapa kali," imbuhnya.

Kemudian sang ayah, RTW, yang meskipun baru pulang dari ibadah haji beberapa hari sebelumnya ikut melakukan kekerasan langsung.

"Pelaku yang ketiga, RTW, menarik rambut korban, menarik tangan korban, dan menyebabkan korban hingga terjatuh," tambahnya.

Ketiga tersangka resmi ditahan di Mapolresta Sleman sejak Minggu, 6 Juli 2025.

Polisi juga menyita barang bukti berupa pakaian yang digunakan para pelaku saat kejadian.

Korban sendiri diungkapkan Agha, merupakan seorang perempuan berinisial AML (22), warga Telukan, Grobogan, Sukoharjo. Ia mengalami sejumlah luka akibat penganiayaan itu.

"Atas kejadian tersebut pelapor mengalami luka lecet-lecet dan perih di bagian tangan kanan, muka dan nyeri di kepala," kata dia.

Mengenai status korban, Agha meluruskan informasi yang beredar. Ia mengatakan AML bukanlah driver ShopeeFood seperti yang sempat disebutkan. Melainkan rekan dari driver yang menerima orderan ganda secara otomatis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Ojol Resmi! Terungkap Identitas Perusak Mobil Polisi di Sleman

Bukan Ojol Resmi! Terungkap Identitas Perusak Mobil Polisi di Sleman

Video | Senin, 07 Juli 2025 | 15:00 WIB

Eks Pegawai KPK Ungkap Kejanggalan Tuntutan 7 Tahun Penjara Tom Lembong, Apa?

Eks Pegawai KPK Ungkap Kejanggalan Tuntutan 7 Tahun Penjara Tom Lembong, Apa?

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 21:11 WIB

Dirusak Massa saat Keributan Driver Ojol, Begini Kondisi Mobil Polisi di Sleman

Dirusak Massa saat Keributan Driver Ojol, Begini Kondisi Mobil Polisi di Sleman

Video | Sabtu, 05 Juli 2025 | 16:00 WIB

Terkini

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:43 WIB

Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak

Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:34 WIB

Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku

Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:32 WIB