Seragam Sekolah Gratis Dari Sumatera hingga Papua

Muhammad Yunus

Selasa, 08 Juli 2025 | 12:45 WIB
Seragam Sekolah Gratis Dari Sumatera hingga Papua
Wali Kota Sorong Septinus Lobat bersama siswa SMP di Kota Sorong pada agenda inspeksi di awal tahun ajaran baru, Senin (7/7/2025) [Suara.com/ANTARA/HO-Humas Kominfo Kota Sorong]

Suara.com - Memasuki tahun ajaran baru seringkali menjadi momen yang penuh tekanan bagi banyak orang tua, terutama terkait biaya membeli seragam sekolah.

Namun, angin segar datang dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah pemerintah daerah (pemda) meluncurkan program seragam sekolah gratis.

Sebuah langkah konkret untuk memastikan tidak ada anak yang terkendala pendidikannya hanya karena urusan pakaian.

Dari Pasaman di Sumatera Barat hingga Sorong di Papua Barat Daya, program ini menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap pendidikan inklusif.

Inisiatif ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga. Tetapi juga menjadi investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) masa depan.

Sinergi Pemda dan Baznas di Pasaman

Di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, sebanyak 5.400 siswa tingkat SD dan SMP kini bisa tersenyum lega.

Pemerintah kabupaten, bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), menyalurkan bantuan seragam gratis dengan total anggaran mencapai Rp1,25 miliar.

Ilustrasi seragam sekolah. [Suara.com/Alfat Handri]
Ilustrasi seragam sekolah. [Suara.com/Alfat Handri]

Bupati Pasaman, Welly Suhery, menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata komitmen pemerintahannya di bidang pendidikan.

baca juga

"Program seragam gratis ini bukan sekadar seremonial. Ini merupakan langkah awal yang terus kita kawal pelaksanaannya. Kita pastikan bersama bahwa program ini benar-benar terealisasi dan dirasakan oleh masyarakat," ujar Bupati Welly Suhery saat peluncuran program.

Ia juga menekankan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran, memastikan bantuan diterima oleh keluarga yang benar-benar membutuhkan.

"Kita tidak ingin mendengar adanya penyalahan sasaran bantuan. Berikan pada yang berhak menerima. Amanah ini akan kita pertanggungjawabkan ke hadapan Allah SWT," tegasnya.

Ketua Baznas Pasaman, Asnil, menambahkan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari misi Baznas untuk mengentaskan kemiskinan melalui pilar pendidikan.

Rinciannya, bantuan disalurkan kepada 3.700 siswa SD (Rp740 juta) dan 1.700 siswa SMP (Rp510 juta).

Tanah Papua Prioritas untuk Siswa Kurang Mampu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan Tanpa Etika: Ketika PPDB Jadi Ajang Suap dan Jalur Belakang

Pendidikan Tanpa Etika: Ketika PPDB Jadi Ajang Suap dan Jalur Belakang

Your Say | Selasa, 08 Juli 2025 | 12:39 WIB

Tanggal Berapa Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2025/2026? Ini Jadwal MPLS & Hari Terakhir Libur

Tanggal Berapa Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2025/2026? Ini Jadwal MPLS & Hari Terakhir Libur

Lifestyle | Selasa, 08 Juli 2025 | 10:50 WIB

Serunya Liburan Ala Jepang di Jakarta: "Nihon No Matsuri" Tawarkan Workshop Sushi hingga Cosplay

Serunya Liburan Ala Jepang di Jakarta: "Nihon No Matsuri" Tawarkan Workshop Sushi hingga Cosplay

Lifestyle | Selasa, 08 Juli 2025 | 06:51 WIB

Terkini

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

×