Paket atas Namanya Tiba, Namun Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan Telah Berpulang

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 09 Juli 2025 | 18:41 WIB
Paket atas Namanya Tiba, Namun Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan Telah Berpulang
Staf Kemlu Arya Daru Pangayunan meninggal dunia di kamar indekos yang berada di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat. (Suara.com/Kolase)

Suara.com - Penyebab meninggalnya staf atau diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan sampai saat ini masih belum menemukan titik terang.

Arya sebelumnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan kepala hingga wajah terlilit lakban di atas tempat tidur di kamar indekos yang berada di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat. Jenazahnya ditemukan pada Selasa pagi, 8 Juli 2025.

Di depan pintu kamarnya garis polisi melintang silang masih terpasang. Selain itu di sebuah keranjang bertuliskan "Paket Taruh Disini" terdapat sebuah paket yang ditujukan kepada Arya.

Keranjang tersebut berada di luar area kosan, tepatnya di beranda yang menjadi akeses masuk ke dalam area kosan.

Paket tersebut berbentuk persegi panjang dibalut plastik ungu.

Informasi yang dihimpun Suara.com, paket itu tiba sekitar pukul 14.00 WIB pada Rabu 9 Juli. Hingga pukul 18.00 WIB paket itu masih berada di dalam keranjang. Di paket tertera tulisan "Foxton Dasi Neck Tie Slim Navy."

Suara.com belum dapat memastikan apakah paket tersebut dipesan langsung oleh Arya. Namun masih dari informasi yang dihimpun paket itu dipesan pada tanggal 7 Juli, atau sehari sebelum Arya ditemukan meninggal dunia.

Di sisi lain penyebab kematiannya Arya masih dalam proses penyelidikan kepolisan. Terbaru Polres Metro Jakarta Pusat melibatkan Tim Pusat Identifikasi (Pusident) Bareskrim Polri.

Wakasatreskrim Polres Jakarta Pusat Kompol Sigit Karyono menyebut pihaknya melibatkan Tim Pusident guna membantu menemukan titik terang penyebab pastinya meninggalnya Arya.

baca juga
Keranjang bertuliskan "Paket Taruh Disini" terdapat sebuah paket yang ditujukan kepada Arya. (Suara.com/Yaumal)
Keranjang bertuliskan "Paket Taruh Disini" terdapat sebuah paket yang ditujukan kepada Arya. (Suara.com/Yaumal)

"Untuk membantu kita membuat lebih terang. Apakah korban ini benar-benar meninggal karena apa gitu kan, sementara prosesnya masih dalam proses penyelidikan," kata kata Sigit kepada wartawan di lokasi, Rabu (9/7/2025).

Dalam penyelidikan yang dilakukan Tim Pusident di lokasi melakukan pemeriksaan di kamar korban. Kemudian menyita dua kamera pengawas atau CCTV.

Secara bersamaan Polres Jakarta Pusat juga telah memeriksa lima orang saksi yang terdiri dari istri korban, pemilik kosan, penjaga kosan, tetangga kosan korban dan rekan korban.

Selain itu, Sigit mengungkap bahwa pihaknya akan melibatkan ahli forensik dan digital. Pelibatan ahli itu juga bagian dari tindak lanjut rangkaian penyelidikan yang dilakukan pihaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Tewasnya Arya Daru dan Tugas Berisiko Diplomat, AS Pernah Lakukan Pengusiran Massal

Misteri Tewasnya Arya Daru dan Tugas Berisiko Diplomat, AS Pernah Lakukan Pengusiran Massal

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 18:37 WIB

6 Kunci 'Misteri Pembunuhan Ruang Tertutup' Diplomat Arya Daru Pangayunan

6 Kunci 'Misteri Pembunuhan Ruang Tertutup' Diplomat Arya Daru Pangayunan

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 18:20 WIB

Misteri Kematian Diplomat Arya Belum Terpecahkan, Polisi Libatkan Ahli Digital dan Forensik

Misteri Kematian Diplomat Arya Belum Terpecahkan, Polisi Libatkan Ahli Digital dan Forensik

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 18:02 WIB

Diplomat Muda Tewas dengan Lakban di Wajah: Misteri di Balik Mimpi ke Finlandia

Diplomat Muda Tewas dengan Lakban di Wajah: Misteri di Balik Mimpi ke Finlandia

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 17:56 WIB

Suami Tewas Dilakban, Curhat Pita Suka Duka Jadi Istri Diplomat: Penuh Perjuangan

Suami Tewas Dilakban, Curhat Pita Suka Duka Jadi Istri Diplomat: Penuh Perjuangan

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 17:44 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×