Unggahan Terakhir Diplomat Kemlu Arya Daru Sebelum Ditemukan Tewas dengan Kepala Dilakban

Yohanes Endra

Rabu, 09 Juli 2025 | 19:36 WIB
Unggahan Terakhir Diplomat Kemlu Arya Daru Sebelum Ditemukan Tewas dengan Kepala Dilakban
Unggahan Terakhir Diplomat Kemlu Sebelum Ditemukan Tewas dengan Kepala Dilakban. [Instagram]

Suara.com - Kabar meninggalnya Fungsional Diplomat Ahli Muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia, Arya Daru Pangayunan, pada Selasa, 8 Juli 2025, menggemparkan publik.

Arya ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dengan kepala tertutup lakban dan tubuh terbungkus selimut.

Hanya sebulan sebelum ditemukan tak bernyawa, Arya sempat mengunggah postingan yang kini disebut sebagai "unggahan terakhir" di media sosial.

Dalam unggahan bertanggal 5 Juni 2025 tersebut, Arya memasarkan mobil pribadinya, Suzuki All New Ertiga tahun 2019, lengkap dengan detail spesifikasi, upgrade interior, hingga bonus dashcam.

Unggahan tersebut kini dibanjiri komentar netizen yang merasa prihatin sekaligus curiga dengan kejanggalan kematian Arya.

"Saya tidak mengenal Anda, tapi saya mampir mengucapkan doa dan belasungkawa. Tidak tahu penyebabnya apa, tapi saya merasa ini sangat miris," tulis salah satu netizen.

"Pintu kamar kos digrendel dari dalam, tapi masnya meninggal dengan kepala dilakban. Agak janggal kalau bunuh diri," komentar lainnya.

Ada di Kawasan Elit, Berapa Harga Kos-Kosan Arya Daru, Diplomat yang Tewas Mengenaskan [Instagram]
Ada di Kawasan Elit, Berapa Harga Kos-Kosan Arya Daru, Diplomat yang Tewas Mengenaskan [Instagram]

Bahkan ada yang menyerukan keadilan lewat tagar #JusticeForDaru, mengungkapkan keprihatinan karena teman-teman seprofesi Arya belum ada yang menyuarakan kejanggalan tersebut secara terbuka.

Kronologi Penemuan Jenazah Arya

baca juga

Arya ditemukan oleh penjaga kos sekitar pukul 08.00 WIB. Sang istri, yang berada di Yogyakarta, menghubungi pihak kos setelah Arya tak bisa dihubungi sejak subuh.

Saat ditemukan, kamar dalam keadaan terkunci dari dalam, tidak ada tanda perusakan, dan tidak ada barang yang hilang.

Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan bekas kekerasan pada tubuh Arya. Namun kondisi kepala yang terbungkus lakban berwarna kuning menjadi tanda tanya besar.

Polisi telah membawa jenazah Arya ke RSCM untuk diautopsi. Sejumlah saksi dan rekaman CCTV telah diperiksa.

Salah satu petunjuk penting adalah ditemukannya sidik jari Arya di lakban yang menutup wajahnya, yang masih ditelusuri kaitannya dengan kemungkinan bunuh diri atau pembunuhan.

Respons dari Kementerian dan Pihak Terkait

Dirjen Perlindungan WNI, Judha Nugraha, mewakili Kemlu, menyampaikan duka cita mendalam dan menyerahkan penyelidikan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, pihak Universitas Gadjah Mada (UGM), almamater Arya, menyatakan keprihatinan mendalam.

Wakil Rektor UGM, Arie Sujito, meminta agar kasus ini diusut tuntas, mengingat kematian Arya dinilai tidak wajar dan penuh tanda tanya.

Pihak keluarga pun sangat terpukul. Arya dikenal sebagai pribadi yang hangat, cerdas, dan penuh semangat. Dia seharusnya bertugas ke Finlandia pada akhir Juli 2025.

Jenazah dimakamkan di Pemakaman Sunthen, Jomblangan, Yogyakarta, sekitar pukul 15.30 WIB, diiringi kesedihan keluarga dan rekan-rekan sejawat.

Unggahan Terakhir Diplomat Kemlu Arya Daru Sebelum Ditemukan Tewas dengan Kepala Dilakban. [Instagram]
Unggahan Terakhir Diplomat Kemlu Arya Daru Sebelum Ditemukan Tewas dengan Kepala Dilakban. [Instagram]

Profil Singkat Arya Daru Pangayunan

Arya Daru Pangayunan merupakan seorang diplomat muda yang dikenal cerdas dan berdedikasi tinggi.

Dia lahir pada 15 Juli 1986 di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan wafat dalam usia 39 tahun.

Arya merupakan lulusan Ilmu Hubungan Internasional dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), angkatan 2005.

Dalam kariernya di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Arya menjabat sebagai Diplomat Ahli Muda di Direktorat Perlindungan WNI.

Dia memiliki tanggung jawab penting dalam menangani berbagai isu perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri.

Di luar profesionalismenya sebagai diplomat, Arya juga dikenal sebagai pribadi yang santun dan hangat, baik di lingkungan kerja maupun di kehidupan pribadi.

Arya menjalani kehidupan rumah tangga bersama istrinya, Meta Ayu Puspitantri, dan dikaruniai dua orang anak.

Kehidupan keluarganya selama ini dikenal harmonis dan penuh dukungan, terutama dalam menunjang kiprahnya sebagai abdi negara.

Arya dikenal sebagai diplomat muda berbakat yang telah menulis buku dan aktif di dunia perlindungan WNI.

Kepergiannya yang mendadak dan misterius meninggalkan luka mendalam di tengah keluarga dan kolega.

Hingga kini, penyebab pasti kematiannya masih dalam proses penyelidikan intensif oleh kepolisian.

Publik pun terus memantau perkembangan kasus ini dengan harapan keadilan bisa ditegakkan dan misteri kematian seorang aparatur negara terpecahkan sepenuhnya.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jatuh Bangun Tembus Benteng Kemlu: Kisah Perjuangan Arya Daru Pangayunan Jadi Diplomat

Jatuh Bangun Tembus Benteng Kemlu: Kisah Perjuangan Arya Daru Pangayunan Jadi Diplomat

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 19:21 WIB

Kepala Diplomat Kemlu Arya Daru Dilakban Rapi Seperti Mumi, Isi CCTV Bagaimana?

Kepala Diplomat Kemlu Arya Daru Dilakban Rapi Seperti Mumi, Isi CCTV Bagaimana?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 19:17 WIB

Curhatan Istri Diplomat Arya Daru Pangayunan

Curhatan Istri Diplomat Arya Daru Pangayunan

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 19:06 WIB

Kepala Diplomat Arya Dilakban, Tapi Polisi Ungkap Riwayat Gerd dan Kolesterol, Apa Hubungannya?

Kepala Diplomat Arya Dilakban, Tapi Polisi Ungkap Riwayat Gerd dan Kolesterol, Apa Hubungannya?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 19:05 WIB

Selalu di Garda Depan Bela WNI, Kematian Diplomat Arya Terkait Kasus yang Ditanganinya?

Selalu di Garda Depan Bela WNI, Kematian Diplomat Arya Terkait Kasus yang Ditanganinya?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 18:54 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×