Persib Bandung Gagal Melaju ke Final, Dedi Mulyadi Sebut Jabar Tetap Dapat Kehormatan Karena..

Hairul Alwan | Suara.com

Sabtu, 12 Juli 2025 | 08:50 WIB
Persib Bandung Gagal Melaju ke Final, Dedi Mulyadi Sebut Jabar Tetap Dapat Kehormatan Karena..
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Kanan) dan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025 Maruarar Sirait memberikan keterangan di Gedung Sate Bandung, Jumat 11 Juli 2025. [ANTARA/Ricky Prayoga]

Suara.com - Di tengah kesedihan atas kegagalan Persib Bandung di Piala Presiden 2025, Gubernur Dedi Mulyadi membalikkan narasi dengan menonjolkan kemenangan Jawa Barat sebagai tuan rumah yang sukses, ramah, dan sportif.

Dedi Mulyadi mengubah narasi kekalahan Persib Bandung dalam laga Piala Presiden 2025 menjadi kemenangan dalam penyelenggaraan.

Persib Bandung boleh jadi gagal melaju ke final Piala Presiden 2025 dan meninggalkan kesedihan bagi warga Jawa Barat. Namun, Gubernur Dedi Mulyadi dengan cerdik menggunakan humor untuk membingkai ulang kegagalan tersebut.

Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan kekalahan tim kesayangannya adalah bentuk "penghormatan" tertinggi tuan rumah kepada tamunya, sembari menyoroti kesuksesan Jabar yang sesungguhnya sebagai penyelenggara event internasional.

Menanggapi hasil kurang memuaskan yang diraih Persib setelah kalah 0-2 dari Port FC Thailand dan imbang 1-1 lawan Dewa United, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memilih untuk tidak meratapi.

Ia justru menyampaikannya dengan kelakar, menyebut kegagalan Persib bukan karena kurangnya kemampuan, melainkan sebagai cerminan sikap tuan rumah yang baik.

"Jabar mendapat kehormatan menjadi tuan rumah kejuaraan bergengsi walau saya bersedih karena Persib tak masuk final," kata Dedi Mulyadi dilansir dari ANTARA, Sabtu 12 Juli 2025.

"Ini bukan karena Persib tak hebat tapi Persib sangat menghormati tamu. Jangankan juara 1, juara 3 aja tidak diambil. Karena tuan rumah yang baik adalah yang menghormati tamunya," imbuhnya.

Dedi menekankan bahwa di balik kekalahan Persib Bandung di lapangan hijau, Jawa Barat justru memanen "hadiah" yang lebih besar.

Ia menunjuk pada kebahagiaan anak-anak yang mendapatkan tontonan sepak bola berkualitas, serta terjalinnya persaudaraan baru tidak hanya dengan klub dari Malang dan Tangerang, tetapi juga hingga Inggris dan Thailand.

"Tentu ini adalah cermin bahwa Jabar provinsi terbuka bagi siapa pun, orang Sunda mah menerima ke siapa saja, Someah. Dan tentu hadiah lainnya adalah kita berhasil menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik, aman, dan penuh sportivitas, belum lagi dampak ekonomi yang didapat dari ajang ini," papar Dedi.

Apresiasi terhadap peran Jawa Barat sebagai tuan rumah juga datang dari Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait.

Ia memuji kesiapan dan keramahan Jabar, sekaligus menyoroti bahwa turnamen ini berjalan sukses tanpa menggunakan uang negara, berkat dukungan sponsor senilai Rp68 miliar.

"Dalam ajang ini juga Presiden menekankan fair play, tidak ada pengaturan skor, sogok menyogok atau lainnya. Dan hadirnya tim dari Oxford dan Thailand ini baru pertama kali, semoga ke depan lebih banyak klub hebat dunia tampil di Piala Presiden. Terima kasih Pak Gubernur, Jawa Barat telah jadi tuan rumah yang baik," kata Maruarar Sirait.

Pada akhirnya, panggung final Piala Presiden 2025 yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat pada Minggu, 13 Juli 2025 akan menjadi milik para "tamu", yaitu Oxford United dari Inggris dan Port FC dari Thailand, sejalan dengan kelakar sang gubernur. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ole Romeny Bisa Main di Final Piala Presiden 2025 usai Kena Tekel Horor Paulinho Arema?

Ole Romeny Bisa Main di Final Piala Presiden 2025 usai Kena Tekel Horor Paulinho Arema?

Bola | Sabtu, 12 Juli 2025 | 08:30 WIB

Viral, Netizen Tantang Dedi Mulyadi Usut Limbah B3 di Kali Cilemahabang, Ini Jawabannya

Viral, Netizen Tantang Dedi Mulyadi Usut Limbah B3 di Kali Cilemahabang, Ini Jawabannya

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 08:00 WIB

Skandal Paulinho Tukang Jagal Ole Romeny! Dicap Bodoh oleh Suporter Brasil

Skandal Paulinho Tukang Jagal Ole Romeny! Dicap Bodoh oleh Suporter Brasil

Bola | Sabtu, 12 Juli 2025 | 06:05 WIB

Piala Presiden 2025: Turnamen yang Kompetitif dan Bikin Nasi Kotak Indonesia Mendunia

Piala Presiden 2025: Turnamen yang Kompetitif dan Bikin Nasi Kotak Indonesia Mendunia

Bola | Sabtu, 12 Juli 2025 | 06:05 WIB

Dedi Mulyadi Atur Jam Masuk MPLS Lebih Pagi dan Libatkan TNI/Polri, DPR Wanti-wanti Hal Ini

Dedi Mulyadi Atur Jam Masuk MPLS Lebih Pagi dan Libatkan TNI/Polri, DPR Wanti-wanti Hal Ini

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 19:48 WIB

Kebijakan Dedi Mulyadi Jelang MPLS di Jabar, Libatkan TNI/Polri, Siswa Masuk 6.30 WIB

Kebijakan Dedi Mulyadi Jelang MPLS di Jabar, Libatkan TNI/Polri, Siswa Masuk 6.30 WIB

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 19:11 WIB

Terkini

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB