Riza Chalid Tersangka, Sudirman Said Sentil Nyali Penegak Hukum: Ini Soal Kemauan!

Budi Arista Romadhoni

Senin, 14 Juli 2025 | 13:13 WIB
Riza Chalid Tersangka, Sudirman Said Sentil Nyali Penegak Hukum: Ini Soal Kemauan!
Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Penetapan pengusaha Riza Chalid sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus korupsi pengadaan BTS 4G menjadi sorotan tajam.

Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said, menyebut langkah ini sebagai ujian nyali sesungguhnya bagi penegakan hukum di Indonesia, menantang apakah negara memiliki kemauan politik untuk menuntaskan kasus yang melibatkan 'orang kuat' ini hingga ke akar-akarnya.

Berbicara dalam podcast "Hersubeno Point," yang ditayangkan di YouTube, Sudirman Said mengurai kasus ini sebagai pertarungan antara harapan akan keadilan dan realita pahit jaringan kekuasaan yang kerap sulit ditembus.

Pernyataannya menjadi relevan mengingat ia adalah salah satu tokoh yang pernah berhadapan langsung dengan manuver bisnis yang terkait dengan nama Riza Chalid di masa lalu.

Harapan di Ujung Penantian Panjang

Sosok Riza Chalid. (Ist)
Sosok Riza Chalid. (Ist)

Status tersangka yang kini disandang Riza Chalid memang memantik kembali optimisme publik yang telah lama menanti kejelasan hukum. Sudirman Said mengakui bahwa perkembangan ini adalah sinyal positif, namun ia mengingatkan agar tidak terlalu dini berpuas diri.

"Saya memiliki harapan bahwa jika penegakan hukum terus beroperasi seperti ini, ada peluang untuk keadilan," ungkap Sudirman Said.

Namun, ia segera memberikan catatan kritis yang menggarisbawahi pentingnya proses hukum yang utuh dan tidak berhenti di tengah jalan. Menurutnya, penetapan tersangka hanyalah gerbang awal dari sebuah perjuangan panjang.

"Meskipun kita perlu melihat apakah penetapan tersangka ini akan mengarah pada persidangan dan keputusan yang adil," tambahnya, menyiratkan keraguan apakah proses ini akan berjalan mulus hingga vonis akhir.

baca juga

Ujian Nyali Memulangkan 'Orang Kuat' dari Luar Negeri

Tantangan terbesar yang kini dihadapi Kejaksaan Agung adalah posisi Riza Chalid yang diketahui berada di luar negeri. Sudirman Said secara lugas mempertanyakan apakah aparat memiliki 'gigi' untuk membawa pulang sosok yang selama ini seolah tak tersentuh.

"Apakah Riza Chalid, yang diketahui berada di luar Indonesia, bisa dibawa kembali?" tanyanya.

Namun, ia menegaskan bahwa persoalan ini bukanlah soal teknis atau kemampuan semata. Dengan merujuk pada keberhasilan pemerintah memulangkan buronan kelas kakap seperti Nazaruddin dari Kolombia, Sudirman Said menekankan bahwa kuncinya ada pada kemauan politik.

"Ini adalah masalah kemauan daripada kemampuan," tegasnya. Pernyataan ini menjadi sentilan keras, bahwa jika negara benar-benar serius, tidak ada buronan yang tidak bisa dijangkau.

Pertaruhan Kepastian Hukum dan Ekonomi Bangsa

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (SDM), Sudirman Said. (Suara.com/Dea)
Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (SDM), Sudirman Said. (Suara.com/Dea)

Lebih dari sekadar kasus korupsi individu, Sudirman Said mengaitkan saga Riza Chalid dengan isu yang lebih fundamental: kepastian hukum sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, Indonesia memiliki semua modal untuk menjadi negara maju, mulai dari sumber daya alam hingga sumber daya manusia. Namun, satu hal yang masih menjadi penyakit kronis adalah inkonsistensi penegakan hukum.

"Indonesia memiliki sumber daya yang baik, infrastruktur, dan modal manusia, tetapi kurang dalam penegakan hukum yang konsisten dan kepastian," jelasnya.

Ia berargumen bahwa tanpa kepastian hukum yang kokoh, kepercayaan investor akan selalu rapuh. Kasus-kasus besar yang mandek atau ditangani setengah hati mengirimkan sinyal negatif ke pasar, menghambat potensi ekonomi yang seharusnya bisa dimaksimalkan.

Oleh karena itu, penuntasan kasus Riza Khalid bukan hanya soal memenjarakan koruptor, tetapi juga soal memulihkan kepercayaan pada sistem hukum Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tom Lembong Akan Berikan Perlawanan Terakhir dalam Sidang Korupsi Importasi Gula Hari Ini

Tom Lembong Akan Berikan Perlawanan Terakhir dalam Sidang Korupsi Importasi Gula Hari Ini

News | Senin, 14 Juli 2025 | 10:28 WIB

Jadi Buron Korupsi Pertamina, Seberapa Kuat Cengkeraman Riza Chalid Hingga Negara Rugi Triliunan?

Jadi Buron Korupsi Pertamina, Seberapa Kuat Cengkeraman Riza Chalid Hingga Negara Rugi Triliunan?

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 12:17 WIB

Ingat Lagi Jawaban Jaksa Agung era Jokowi saat Kejar Riza Chalid: Sulitlah, Dia Tidak Ada di Rumah!

Ingat Lagi Jawaban Jaksa Agung era Jokowi saat Kejar Riza Chalid: Sulitlah, Dia Tidak Ada di Rumah!

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 19:44 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×