Gibran Batal ke Papua, Rocky Gerung: Kalau di Jakarta Bagi-bagi Skincare Lagi

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 15 Juli 2025 | 12:49 WIB
Gibran Batal ke Papua, Rocky Gerung: Kalau di Jakarta Bagi-bagi Skincare Lagi
Kolase Rocky Gerung dan Wapres Gibran. [Dok.Istimewa]

Suara.com - Rencana Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk berkantor di Papua yang kini dibatalkan menuai kritik pedas dari sejumlah pengamat politik. Keputusan tersebut dinilai menunjukkan ketidaksiapan Gibran dalam memahami isu-isu strategis bangsa.

Pengamat politik Rocky Gerung menyebut, batalnya rencana itu adalah cerminan bahwa Gibran belum memahami posisi vital Papua dalam geopolitik global, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

“Papua itu pusat gravitasi kawasan Asia Pasifik. Kalau Gibran serius belajar politik dunia, dia harusnya tinggal di sana, bukan cuma dinas bolak-balik,” ujar Rocky dalam kanal YouTube Hendri Satrio Official, Senin (14/7/2025).

Menurut Rocky, jika Gibran benar-benar punya ambisi untuk maju di Pilpres 2029, Papua seharusnya menjadi kawah candradimuka untuk membangun citra kepemimpinan yang kuat.

“Harusnya bilang ke Prabowo, ‘Saya mau magang di Papua sampai 2029, bukan cuma mampir'," katanya.

Rocky lantas melontarkan sindiran tajam. Menurutnya, dengan tetap berada di Jakarta, Gibran hanya akan terjebak dalam isu-isu remeh yang tidak substansial.

“Kalau di Jakarta, ya bagi-bagi skincare lagi. Padahal, yang dibutuhkan bangsa ini brand care,” sindir Rocky tajam.

Ia pun menyayangkan jika Gibran tidak melihat Papua sebagai titik penting politik luar negeri Indonesia, yang berhadapan langsung dengan Australia dan pangkalan militer Amerika Serikat. “Mungkin dia merasa tidak mampu, atau tidak sesuai dengan arahan bapaknya,” sindir Rocky.

Kritik tak kalah pedas datang dari pengamat politik Ferdinand Hutahaean. Ia menilai, menugaskan Gibran ke Papua sejak awal adalah sebuah kekeliruan besar.

“Papua itu bukan masalah sepele. Ada empat persoalan utama: kemiskinan, ketertinggalan, eksploitasi sumber daya alam yang tidak adil, dan OPM yang terus eksis,” jelas Ferdinand.

Ia menganggap masalah Papua terlalu kompleks untuk ditangani oleh sosok yang minim pengalaman. Penugasan itu, menurutnya, justru menunjukkan ketidakpahaman para elit politik terhadap realitas di lapangan.

“Jujur saya kaget. Gibran ditugaskan urus Papua? Itu sama saja menyuruh anak kecil menyelesaikan pekerjaan orang dewasa.”

Ferdinand bahkan meragukan niat tulus di balik rencana awal tersebut, apakah benar untuk membangun Papua atau sekadar proyek pencitraan semata. “Saya sangsi apakah tujuannya benar-benar untuk membangun Papua secara substansial, atau cuma proyek pencitraan semata.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Surat Pemakzulan Gibran: Puan Klaim Masih Diproses, Purnawirawan TNI Kasih Waktu 1 Bulan

Soal Surat Pemakzulan Gibran: Puan Klaim Masih Diproses, Purnawirawan TNI Kasih Waktu 1 Bulan

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 12:27 WIB

Mengapa Prabowo Bungkam Saat Jokowi dan Gibran Dihantam Isu Pemakzulan?

Mengapa Prabowo Bungkam Saat Jokowi dan Gibran Dihantam Isu Pemakzulan?

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 11:09 WIB

Tuding Ada Agenda Besar di Balik Isu Ijazah Palsu dan Pemakzulan Gibran: Jokowi Playing Victim?

Tuding Ada Agenda Besar di Balik Isu Ijazah Palsu dan Pemakzulan Gibran: Jokowi Playing Victim?

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 10:29 WIB

Merasa Reputasinya Dijatuhkan, Jokowi Dinilai Sudah Petakan Dalang Utamanya

Merasa Reputasinya Dijatuhkan, Jokowi Dinilai Sudah Petakan Dalang Utamanya

News | Senin, 14 Juli 2025 | 21:31 WIB

Mana yang Lebih Serius? Ini Bedanya Isu Pemakzulan Gibran dengan Gus Dur

Mana yang Lebih Serius? Ini Bedanya Isu Pemakzulan Gibran dengan Gus Dur

News | Senin, 14 Juli 2025 | 21:28 WIB

Rocky Gerung Sebut Jokowi Kecanduan Kamera Hingga Alami Psikosomatik

Rocky Gerung Sebut Jokowi Kecanduan Kamera Hingga Alami Psikosomatik

News | Senin, 14 Juli 2025 | 21:19 WIB

Respons Andreas PDIP Usai Jokowi Merasa Ada Agenda Besar di Balik Isu Ijazah dan Pemakzulan Gibran

Respons Andreas PDIP Usai Jokowi Merasa Ada Agenda Besar di Balik Isu Ijazah dan Pemakzulan Gibran

News | Senin, 14 Juli 2025 | 21:15 WIB

Terkini

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB