Viral Kebakaran Asrama TKI di Jepang Disebut karena Langgar Jam Malam, Ini 5 Poin yang Disorot

Yazir F | Ismail | Suara.com

Selasa, 15 Juli 2025 | 16:25 WIB
Viral Kebakaran Asrama TKI di Jepang Disebut karena Langgar Jam Malam, Ini 5 Poin yang Disorot
Kronologi Kebakaran Asrama TKI di Jepang(TikTok)

Suara.com - Viral sebuah video yang memperlihatkan bangunan dilalap si jago merah. Narasi yang ditulis bangunan itu adalah asmara Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Jepang, tepatnya di Shiga. 

Video ini pertama kali dibagikan oleh pengguna akun TikTok @asahisan22. Narasi yang tak kalah bikin heboh, kebakaran tersebut disebut ulah dari TKI karena kelalaian. 

Sejauh ini, belum ada pihak berwenang yang memberikan klarifikasi terkait video tersebut. Tapi ada lima poin yang dijadikan narasi terkait video viral tersebut. Simak berikut ini. 

1. Detik-Detik Mencekam Terekam 

Semuanya berawal dari sebuah unggahan singkat di platform TikTok oleh akun dengan nama pengguna @asahisan22.

Diduga mabuk oknum TKI diduga jadi penyebab kebakaran asrama di Jepang (TikTok)
Kronologi Kebakaran Asrama TKI di Jepang (TikTok)

Video tersebut bukanlah konten hiburan, melainkan rekaman mencekam yang memperlihatkan api oranye menjilat-jilat ganas, melahap sebuah gedung bertingkat di malam hari.

Kepulan asap tebal membubung ke langit, sementara di latar depan, terlihat orang-orang berlarian panik, sebagian mencoba menyelamatkan barang-barang pribadi mereka dari kobaran api.

Konteks video ini diperjelas oleh tulisan yang disematkan oleh pengunggah.

"Senta tempat gua dulu kebakaran di Jepang ulah oknum TKI Indonesia yang nggak disiplin."

Kalimat singkat ini menjadi pemantik yang menyulut api perbincangan. Dalam sekejap, video tersebut melintasi batas negara, ditonton jutaan kali oleh netizen Indonesia.

Ini bukan lagi sekadar laporan kebakaran biasa, ini adalah tuduhan langsung yang menunjuk satu pihak sebagai biang kerok, oknum pekerja dari Indonesia.

2. Pelaku Diduga Mabuk saat Masak Mi Instan

Setelah video tersebut viral, informasi liar mengenai penyebab kebakaran mulai beredar deras di kolom komentar, terutama dari akun-akun yang mengaku mengetahui situasi di lokasi.

Meskipun belum ada verifikasi resmi dari pihak berwenang di Jepang, sebuah narasi kronologis yang sangat detail dan memalukan mulai terbentuk.

Kebakaran diduga kuat berasal dari dapur yang digunakan bersama oleh para penghuni, khususnya area yang sering dipakai oleh pekerja asal Indonesia.

Menurut informasi yang beredar, seorang oknum PMI nekat melanggar aturan di asrama tersebut yang melarang keras melakukan aktivitas memasak melewati pukul 22.00 malam.

Namun, pada sekitar pukul 03.00 dini hari, oknum ini diduga menyalakan kompor untuk memasak mi instan. Parahnya lagi, tindakan ini diduga dilakukan dalam kondisi mabuk dan ditinggal begitu saja ke toilet.

Api yang berasal dari kompor dengan cepat menyambar dan membesar, tak terkendali, hingga akhirnya melahap seluruh bangunan.

3. Lokasi Kejadian

Diduga mabuk oknum TKI diduga jadi penyebab kebakaran asrama di Jepang (TikTok)
Kronologi Kebakaran Asrama TKI di Jepang (TikTok)

Gedung yang ludes terbakar itu bukanlah sembarang tempat. Lokasi tersebut dikenal sebagai Senta, sebuah istilah dalam bahasa Jepang untuk pusat pelatihan atau asrama penampungan khusus bagi para pemagang (kenshusei) yang baru saja tiba di Jepang.

Terletak di Prefektur Shiga, Senta ini berfungsi sebagai rumah transisi, tempat para pekerja baru beradaptasi dengan lingkungan, budaya, dan aturan kerja sebelum disebar ke perusahaan masing-masing.

Artinya, penghuni Senta adalah para pekerja yang berada di tahap paling awal dari perjalanan mereka di Jepang. Insiden ini menjadi sangat ironis dan tragis karena terjadi di tempat yang seharusnya menjadi titik awal pembentukan disiplin dan etos kerja.

"Baru di Senta loh udah kayak gitu. Istighfar liatnya," komentar salah satu akun TikTok yang menyoroti betapa rusaknya perilaku tersebut bahkan sebelum yang bersangkutan benar-benar mulai bekerja.

4. Netizen Tanah Air Kecewa

Kabar ini memicu gelombang kemarahan yang luar biasa dari netizen Indonesia. Ruang komentar di TikTok, Instagram, dan Twitter berubah menjadi pengadilan publik.

Namun, kemarahan tersebut tidak buta, ia berevolusi menjadi tuntutan kolektif untuk reformasi total dalam sistem pengiriman para pekerja Indonesia.

Banyak yang merasa malu dan lelah dengan serangkaian berita negatif yang terus-menerus datang dari ulah oknum di luar negeri.

"Kemaren kasus maling, sekarang kebakaran, next apa lagi hayo," sindir seorang warganet, menyuarakan frustrasi publik. Tuntutan pun semakin spesifik, menyerukan pengetatan seleksi berdasarkan kualifikasi pendidikan.

"Gue pro Japan sih, mending utamain yang sarjana aja, apalagi sarjana Jepang, yang udah pasti belajar budaya Jepang juga ga cuma bahasa aja," tulis warganet lainnya.

Seruan untuk evaluasi attitude dan pembekalan karakter sebelum keberangkatan juga menggema kuat.

"Emang harusnya adain evaluasi attitude dan penghilangan kebiasaan buruk dulu kayaknya sebelum kirim anak bangsa ke negeri orang," ujar warganet lainnya merujuk pada pentingnya mematuhi norma di negara lain.

5. Alarm Merah untuk Reputasi Bangsa

Diduga mabuk oknum TKI diduga jadi penyebab kebakaran asrama di Jepang (TikTok)
Kronologi Kebakaran Asrama TKI di Jepang (TikTok)

Pada akhirnya, kebakaran di Shiga ini menjadi alarm merah yang nyaring bagi Indonesia.

Ini bukan lagi soal kesalahan individu, melainkan dipandang sebagai cerminan dari kegagalan sistemik.

Insiden ini menambah daftar panjang masalah yang berpotensi merusak kepercayaan pemerintah dan perusahaan Jepang terhadap tenaga kerja Indonesia, sebuah pasar kerja yang sangat vital dan kompetitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Internet Jepang Pecahkan Rekor Dunia, Mampu Download Seluruh Katalog Netflix Hanya dalam 1 Detik!

Internet Jepang Pecahkan Rekor Dunia, Mampu Download Seluruh Katalog Netflix Hanya dalam 1 Detik!

Tekno | Senin, 14 Juli 2025 | 10:31 WIB

Siapa Bakar 474 Hektare Lahan di Sulawesi Selatan ?

Siapa Bakar 474 Hektare Lahan di Sulawesi Selatan ?

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 15:59 WIB

Wali Kota di Jepang Mengundurkan Diri Usai Skandal Ijazah Palsu, Dibandingkan dengan Indonesia

Wali Kota di Jepang Mengundurkan Diri Usai Skandal Ijazah Palsu, Dibandingkan dengan Indonesia

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 14:44 WIB

Kebakaran Rumah Dua Lantai di Jakarta Utara, Dua Belas Unit Pemadam Dikerahkan

Kebakaran Rumah Dua Lantai di Jakarta Utara, Dua Belas Unit Pemadam Dikerahkan

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 06:24 WIB

Cara Kerja Patrick Kluivert Diolok-olok, Dibandingkan dengan Pelatih Jepang

Cara Kerja Patrick Kluivert Diolok-olok, Dibandingkan dengan Pelatih Jepang

Bola | Minggu, 13 Juli 2025 | 07:44 WIB

WNI Bikin Malu! Curhatan YouTuber Neo Japan Ditelepon Pejabat Jepang: Pencurian Uang Jadi Sorotan

WNI Bikin Malu! Curhatan YouTuber Neo Japan Ditelepon Pejabat Jepang: Pencurian Uang Jadi Sorotan

Lifestyle | Jum'at, 11 Juli 2025 | 16:38 WIB

Terkini

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:55 WIB

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:51 WIB

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:41 WIB

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:37 WIB