Beras Oplosan Mengintai Program Makan Bergizi Gratis? BGN Beri Jawaban Tegas

Muhammad Ilham Baktora

Selasa, 15 Juli 2025 | 18:33 WIB
Beras Oplosan Mengintai Program Makan Bergizi Gratis? BGN Beri Jawaban Tegas
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bicara soal beras oplosan di tengah percepatan pelaksanaan MBG.(Antara)

Suara.com - Belakangan ini, jagat maya dan perbincangan di warung kopi diramaikan oleh satu isu yang bikin was-was: beras oplosan.

Bayangkan saja, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman bersama Bareskrim Polri baru saja membongkar ada 212 merek beras yang diduga "nakal", menyulap beras kualitas medium menjadi premium untuk meraup untung.

Kabar ini sontak membuat banyak dari kita jadi detektif dadakan di dapur, bertanya-tanya, "Beras yang kita makan ini asli premium atau cuma 'polesannya' saja?"

Di tengah keresahan ini, muncul pertanyaan yang lebih besar lagi. Bagaimana dengan nasib program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan digulirkan pemerintah?

Apakah nasi untuk jutaan anak sekolah di Indonesia juga berisiko tercampur beras oplosan?

Kekhawatiran publik ini langsung dijawab oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, memberikan jaminan tegas bahwa beras yang akan digunakan dalam program MBG aman dari praktik lancung tersebut.

Dadan menjelaskan bahwa program MBG tidak akan bergantung pada pasokan dari distributor besar yang rantai pasoknya panjang dan sulit diawasi.

Sebaliknya, program ini akan mengoptimalkan sumber daya dari masyarakat sekitar.

"Kalau MBG kan basisnya potensi sumber daya lokal. Jadi kami tidak membeli dari mana membeli dari mana-mana tapi masyarakat sekitar. Jadi pasti tidak akan ada oplosan," kata Dadan saat ditemui di Sleman, Selasa (15/7/2025).

Dengan kata lain, beras dan bahan pangan lainnya akan dibeli langsung dari petani atau pemasok lokal di daerah masing-masing.

Mekanisme ini tidak hanya memotong rantai pasok yang rawan penyelewengan, tetapi juga memberdayakan ekonomi daerah.

Ilustrasi - Polisi melakukan penggerebekan gudang beras oplosan di Pasar Induk Cipinang, Jakarta. ANTARA/HO
Ilustrasi - Polisi melakukan penggerebekan gudang beras oplosan di Pasar Induk Cipinang, Jakarta. ANTARA/HO

Standar Premium untuk Generasi Emas Indonesia

Tak hanya bebas oplosan, BGN juga menetapkan standar tinggi untuk kualitas beras yang disajikan.

Ini bukan sekadar program "yang penting kenyang", tetapi bertujuan untuk memberikan asupan gizi terbaik bagi masa depan bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Niat Curang, Perpadi Beberkan Biang Kerok Maraknya Beras Oplosan

Bukan Niat Curang, Perpadi Beberkan Biang Kerok Maraknya Beras Oplosan

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2025 | 18:08 WIB

Soal Temuan Beras Oplosan Premium, FKBI: Mentan Harusnya Langsung Menindak, Jangan Cuma Omon-omon

Soal Temuan Beras Oplosan Premium, FKBI: Mentan Harusnya Langsung Menindak, Jangan Cuma Omon-omon

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 17:58 WIB

Beras Wilmar Bermasalah, Kekayaan Martua Sitorus Sang Pendiri Meroket di 2025

Beras Wilmar Bermasalah, Kekayaan Martua Sitorus Sang Pendiri Meroket di 2025

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:57 WIB

Terkini

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB