Kejagung Bongkar 'Mas Menteri Core Team', Skenario Korupsi Dirancang Sebelum Nadiem Dilantik

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Rabu, 16 Juli 2025 | 11:41 WIB
Kejagung Bongkar 'Mas Menteri Core Team', Skenario Korupsi Dirancang Sebelum Nadiem Dilantik
Ilustrasi Gedung Kejaksaan Agung. Penyidik Jampidsus Kejagung membongkar adanya grup WhatsApp (WA) Mas 'Menteri Core Team' yang menjadi 'otak' korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek.(Suara.com/Alfian)

Suara.com - Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) menemukan fakta baru yang memperdalam dugaan konspirasi dalam skandal korupsi program digitalisasi pendidikan di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar, mengungkapkan bahwa dugaan korupsi ini diduga telah dirancang secara terstruktur oleh lingkaran dalam Nadiem Makarim, bahkan sebelum sang menteri resmi menduduki jabatannya.

Pusat dari dugaan persekongkolan ini adalah Jurist Tan (JS), mantan staf khusus Nadiem, yang disebut berperan sentral.

Bersama stafsus lainnya, Fiona Handayani, ia membentuk sebuah grup WhatsApp bernama 'Mas Menteri Core Team' pada Agustus 2019, atau dua bulan sebelum Nadiem dilantik Presiden Joko Widodo.

“Mereka membentuk grup WhatsApp bernama 'Mas Menteri Core Team' yang sudah membahas mengenai rencana pengadaan program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek apabila nanti NAM (Nadiem Anwar Makarim) diangkat sebagai Menteri,” kata Qohar, mengutip hasil penyidikan, Rabu (16/7/2025).

Setelah Nadiem resmi menjabat pada Oktober 2019, rencana tersebut mulai dieksekusi.

Pada Desember 2019, Jurist Tan disebut mewakili Nadiem untuk membahas teknis pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Ia kemudian menggandeng Ibrahim Arief, seorang konsultan teknologi, untuk secara spesifik mendorong pengadaan laptop berbasis Chrome OS (Chromebook).

Ironisnya, proyek ini menyasar sekolah-sekolah di daerah 3T (terdepan, tertinggal, terluar), yang notabene memiliki keterbatasan akses internet, padahal Chromebook hanya bisa berfungsi optimal saat terhubung secara daring.

baca juga

Penyidik juga mengungkap peran aktif Jurist Tan dalam melobi Google selaku pemilik Chrome OS.

Atas dugaan perintah Nadiem, Jurist bertemu pihak Google pada Februari dan April 2020 untuk membahas skema co-investment sebesar 30 persen untuk Kemendikbudristek jika menggunakan produk mereka.

Puncaknya, pada Mei 2020, sebuah rapat daring yang dipimpin langsung oleh Nadiem digelar.

Dalam rapat tersebut, Nadiem disebut menginstruksikan agar pengadaan laptop menggunakan Chromebook.

Perintah ini menjadi kunci yang menggerakkan seluruh mesin birokrasi di bawahnya.

"Oleh karena ada perintah dari NAM untuk laksanakan pengadaan TIK tahun 2020-2022 dengan menggunakan Chrome OS dari Google," ungkap Qohar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desak Kejagung Kirim Red Notice ke Interpol, MAKI Ungkap Lokasi Persembunyian Stafsus Nadiem Makarim

Desak Kejagung Kirim Red Notice ke Interpol, MAKI Ungkap Lokasi Persembunyian Stafsus Nadiem Makarim

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 10:27 WIB

Jadi Tersangka Kasus Korupsi Chromebook, Kejagung Belum Tahan Stafsus Nadiem Makarim, Kenapa?

Jadi Tersangka Kasus Korupsi Chromebook, Kejagung Belum Tahan Stafsus Nadiem Makarim, Kenapa?

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 10:08 WIB

Kejagung Buru Bukti Korupsi Chromebook Hingga Isu Investasi Google ke Gojek

Kejagung Buru Bukti Korupsi Chromebook Hingga Isu Investasi Google ke Gojek

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 09:25 WIB

Terkini

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Kaltim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:20 WIB

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

×