22 Persen Lahan Basah Dunia Musnah, Kerugian Global Mengintai

Denada S Putri, Rina Anggraeni

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:50 WIB
22 Persen Lahan Basah Dunia Musnah, Kerugian Global Mengintai
Ilustrasi lahan basah dunia. [Ist]

Pertemuan Konvensi Lahan Basah yang akan digelar di Air Terjun Victoria, Zimbabwe, dalam waktu dekat diharapkan bisa mendorong tindakan nyata dari negara-negara anggota, termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, dan Rusia.

Meski demikian, belum ada kejelasan apakah seluruh anggota akan mengirim delegasi.

Kerusakan terparah terjadi di kawasan Afrika, Amerika Latin, dan Karibia, meskipun Eropa dan Amerika Utara kini menunjukkan tren penurunan yang serupa.

Proyek restorasi saat ini sedang dilakukan di beberapa negara seperti Zambia, Kamboja, dan Tiongkok.

Secara historis, lahan basah telah rusak selama lebih dari 300 tahun akibat alih fungsi lahan, pengeringan rawa, hingga pembangunan kota.

Karena letaknya strategis dan tanahnya subur, wilayah ini terus menjadi incaran perluasan permukiman dan pertanian.

Namun, justru di tengah krisis iklim global, lahan basah menyimpan solusi alami yang tak ternilai: menyerap karbon, menahan banjir, meningkatkan kesejahteraan, hingga menyediakan habitat penting bagi keanekaragaman hayati.

Studi terbaru di Nature menunjukkan bahwa sejak tahun 1700, sekitar 21 persen lahan basah dunia telah hilang, luasnya setara dengan wilayah India.

Beberapa negara mengalami kehilangan yang jauh lebih besar, seperti Irlandia yang sudah kehilangan lebih dari 90% lahan basahnya.

baca juga

Di Eropa, separuh lahan basah telah hilang, sementara Inggris kehilangan hingga 75%.

Kawasan lain seperti AS, Asia Tengah, India, Jepang, dan Asia Tenggara telah kehilangan hingga 50% dari total lahan basah aslinya.

Angka-angka ini menjadi sinyal mendesak bahwa tanpa intervensi besar-besaran dan cepat, dunia akan kehilangan salah satu sekutu terbesarnya dalam menghadapi krisis iklim dan ketahanan ekonomi jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia vs UEA? Fabio Lima Ancaman Mengerikan

Timnas Indonesia vs UEA? Fabio Lima Ancaman Mengerikan

Bola | Rabu, 16 Juli 2025 | 18:50 WIB

Buat Pasangan Jay Idzes, Kenapa PSSI Tak Coba Lobi Pemain Keturunan Rp 347 Miliar untuk Ronde 4

Buat Pasangan Jay Idzes, Kenapa PSSI Tak Coba Lobi Pemain Keturunan Rp 347 Miliar untuk Ronde 4

Bola | Rabu, 16 Juli 2025 | 19:36 WIB

Pemain Keturunan Jerman 1,87 Meter Tanpa Naturalisasi Bisa Bela Timnas Indonesia di Ronde 4

Pemain Keturunan Jerman 1,87 Meter Tanpa Naturalisasi Bisa Bela Timnas Indonesia di Ronde 4

Bola | Rabu, 16 Juli 2025 | 19:12 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×