Misteri Kematian Diplomat Arya Daru Masih Buram, Kapolri Percayakan Penyelidikan secara Ilmiah

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Kamis, 17 Juli 2025 | 12:55 WIB
Misteri Kematian Diplomat Arya Daru Masih Buram, Kapolri Percayakan Penyelidikan secara Ilmiah
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan saat ini anggota kepolisian sedang bekerja keras untuk mengungkap misteri meninggalnya Diplomat Muda Kemlu Arya Daru Pangayunan di kamar kosnya. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Misteri kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan di kamar indekosnya, Kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, masih terus didalami polisi.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menuntaskan kasus yang menyita perhatian publik ini.

Ia menyatakan bahwa penyelidikan lanjutan akan mengedepankan pendekatan ilmiah untuk memastikan kesimpulan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Masih dilakukan pendalaman, menunggu hasil-hasil dari laboratorium forensik. Penelitian dilakukan secara mendalam supaya nanti kesimpulannya bisa berdasarkan scientific crime investigation," kata Sigit kepada wartawan, Kamis (17/7/2025).

Jenderal bintang empat ini menaruh kepercayaan penuh pada tim penyidik Polda Metro Jaya yang menangani kasus ini.

Ia optimistis misteri di balik kematian tragis Arya akan segera terungkap.

"Saya kira anak buah saya, khususnya di Polda Metro, sedang bekerja keras dan mudah-mudahan hasilnya segera keluar," jelas mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Kronologi Penemuan Jenazah

Sebelumnya, Arya Daru Pangayunan ditemukan tak bernyawa di kamar indekosnya di Jalan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7/2025).

baca juga

Penemuan ini berawal dari kecurigaan penjaga indekos yang sudah beberapa waktu tidak melihat korban beraktivitas.

Saat kamar diperiksa, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan bagian kepala terlilit rapat menggunakan lakban.

Penjaga indekos yang menemukan korban pertama kali langsung melaporkan temuannya ke pihak berwajib.

Petugas polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat diplomat muda tewas di Gondangdia, Jakarta, Selasa (8/7/2025). ANTARA/HO-Humas Polres Metro Jakpus
Petugas dari kepolisian melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat diplomat muda yang tewas, Arya Daru di Kawasan Gondangdia, Jakarta, Selasa (8/7/2025). ANTARA/HO-Humas Polres Metro Jakpus

Kapolsek Metro Menteng, Komisaris Polisi Rezha Rahandhi, mengonfirmasi identitas korban.

"Iya benar, ada penemuan mayat," kata Rezha saat dikonfirmasi wartawan.

Ia menjelaskan bahwa korban, yang diidentifikasi berinisial ADP, merupakan seorang diplomat aktif di Kemlu.

Korban yang berasal dari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, tinggal di indekos tersebut untuk keperluan dinas.

Hingga saat ini, dugaan kuat mengarah pada tindak pidana pembunuhan, mengingat kondisi jenazah saat ditemukan.

Pihak kepolisian masih bekerja intensif untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna menetapkan penyebab resmi kematian korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teka-teki Kematian Arya Daru Pangayunan, Kompolnas Ungkap Fakta Soal Lakban yang Melilit Kepala

Teka-teki Kematian Arya Daru Pangayunan, Kompolnas Ungkap Fakta Soal Lakban yang Melilit Kepala

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 08:01 WIB

Pastikan Kasus Kematian Arya Daru Segera Terungkap, Kapolri : Saat Ini Anggota Sedang Kerja Keras

Pastikan Kasus Kematian Arya Daru Segera Terungkap, Kapolri : Saat Ini Anggota Sedang Kerja Keras

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 07:25 WIB

Penasihat Kapolri Sebut Ada Kemungkinan Blunder Fatal dalam Penyelidikan Kasus Diplomat Arya

Penasihat Kapolri Sebut Ada Kemungkinan Blunder Fatal dalam Penyelidikan Kasus Diplomat Arya

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 20:19 WIB

Terkini

Simpang-siur TNI dan Polisi Ikut Urus Pajak, Apa yang Sejauh ini Kita Tahu?

Simpang-siur TNI dan Polisi Ikut Urus Pajak, Apa yang Sejauh ini Kita Tahu?

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:04 WIB

Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar

Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar

Sport | Senin, 20 Juli 2026 | 19:04 WIB

Berkedok Mubaligh, Oknum Polisi di Wonogiri Tega Lecehkan Anak Atasannya Sendiri

Berkedok Mubaligh, Oknum Polisi di Wonogiri Tega Lecehkan Anak Atasannya Sendiri

Jawa Tengah | Senin, 20 Juli 2026 | 18:59 WIB

RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 19 Hari

RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 19 Hari

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:54 WIB

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:51 WIB

Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare

Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:50 WIB

Tak Hanya Tunai, Banyak Orang Beli Emas Pakai Kredit Bank

Tak Hanya Tunai, Banyak Orang Beli Emas Pakai Kredit Bank

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:46 WIB

Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru

Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 18:45 WIB

Dugaan Menteri PU Ajak Keluarga ke New York, KPK Soroti Potensi Penyimpangan

Dugaan Menteri PU Ajak Keluarga ke New York, KPK Soroti Potensi Penyimpangan

News | Senin, 20 Juli 2026 | 18:44 WIB

Persija Cuma Turunkan Pemain Pelapis, Shin Tae-yong Tidak Bermaksud Remehkan Piala Presiden

Persija Cuma Turunkan Pemain Pelapis, Shin Tae-yong Tidak Bermaksud Remehkan Piala Presiden

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 18:36 WIB

×