PSI Ganti Logo Jadi Gajah, Tak Jaminan Tingkatkan Elektabilitasnya

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 18 Juli 2025 | 08:08 WIB
PSI Ganti Logo Jadi Gajah, Tak Jaminan Tingkatkan Elektabilitasnya
Perubahan logo PSI jadi gajah. (Ist)

Suara.com - Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno berpandangan bahwa perubahan logo PSI, tidak menjadi jaminan akan meningkatkan elektabilitas partai yang dipimpin Kaesang Pangarep tersebut.

Dia menjelaskan bahwa rebranding merupakan sebuah keharusan bagi sebagai sebuah partai yang tujuannya untuk positioning dan memudahkan pemilih mengingat, serta mengenalnya.

Namun ditegaskannya, hal itu bukan sebagai jawaban untuk meningkatkan elektabilitas PSI.

"Apakah re-branding partai politik itu ada korelasi bahwa partai itu akan semakin kuat elektabilitasnya dan akan memenangkan pertarungan politik? Saya jawab tentu itu bukan sebagai sebuah solusi dan bukan jawaban," kata Adi saat dihuhubungi Suara.com pada Kamis, 17 Juli 2025.

Sebagaimana diketahui PSI hanya memperoleh 4.260.169 suara, dan berada di peringkat ke-10 pada Pemilihan Umum 2024. Karena perolehan suara yang minim tersebut, PSI tak berhak memasuki Senayan sebagai dewan perwakilan rakyat.

Adi menegaskan bahwa cara untuk meningkatkan suatu elektabilitas partai adalah kerja-kerja politik yang nyata, terukur, dan bisa dipertanggungjawabkan. Dalam konteks, bagaimana suatu partai politik hadir dan menyelesaikan persoalan yang ada di tengah di masyarakat.

Menurutnya jika hal tersebut dilakukan bisa dilakukan PSI, masyarakat tidak akan peduli dengan apapun logo dari PSI. Rakyat pada akhirnya akan memberikan suaranya.

"Karena secara prinsip, memori pemilih kita adalah memori yang cukup pendek. Mereka hanya berharap elit-elit partai, konstituen partai, dan mereka semua kader-kader partai adalah mereka yang kakinya menyentuh ke bawah, memberikan solusi-solusi atas masalah yang dihadapi oleh rakyat selama ini," ujarnya.

Misteri Logo Gajah PSI Bikin Heboh

Kejutan politik datang dari Kota Solo, Jawa Tengah. Jalanan kota dihiasi oleh ratusan bendera Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang memicu tanda tanya besar.

Pasalnya, lambang partai yang seharusnya bunga mawar merah kini berganti menjadi gambar gajah.

Tak hanya itu, bendera yang didominasi latar kain berwarna-warni tersebut juga menyertakan tulisan mencolok, 'PSI Partai Super Tbk'.

Gambar gajahnya sendiri berwarna hitam dengan kepala merah yang menengadah ke atas, seolah menyiratkan kekuatan baru. Perubahan drastis ini sontak menjadi perbincangan hangat.

Saat dimintai konfirmasi, para petinggi PSI justru kompak mengunci rapat mulut mereka, menambah aura misteri.

Wakil Ketua Umum PSI, Andy Budiman, yang juga menjabat Ketua Steering Committee Kongres, menegaskan bahwa semua teka-teki ini akan terjawab tuntas saat kongres partai digelar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindiran Anies soal Absennya Presiden di Sidang PBB, Pengamat: Itu Jelas Ditujukan ke Jokowi

Sindiran Anies soal Absennya Presiden di Sidang PBB, Pengamat: Itu Jelas Ditujukan ke Jokowi

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 20:57 WIB

Ceritakan soal Jokowi Batal Daftar Calon Ketum PSI, Kaesang Minta Doa: Saya Ingin Sekali Lagi

Ceritakan soal Jokowi Batal Daftar Calon Ketum PSI, Kaesang Minta Doa: Saya Ingin Sekali Lagi

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 17:41 WIB

Bro Ron Bisa Kalahkan Kaesang? Senjata Rahasia Ini Jadi Kunci Kemenangan di Pemilu Raya PSI

Bro Ron Bisa Kalahkan Kaesang? Senjata Rahasia Ini Jadi Kunci Kemenangan di Pemilu Raya PSI

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 16:40 WIB

Peluang Kaesang di Ujung Tanduk? Sistem 'One Member, One Vote' PSI Bisa Jadi Batu Sandungan

Peluang Kaesang di Ujung Tanduk? Sistem 'One Member, One Vote' PSI Bisa Jadi Batu Sandungan

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 15:56 WIB

Logo PSI Berubah Jadi Gajah, Jokowi: Brand Perlu Diperbarui Sesuai Permintaan Pasar

Logo PSI Berubah Jadi Gajah, Jokowi: Brand Perlu Diperbarui Sesuai Permintaan Pasar

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 15:53 WIB

Didukung Penuh Banten, Agus Mulyono Pede Rebut Kursi Ketum PSI: Sejarah Kemenangan akan Terulang

Didukung Penuh Banten, Agus Mulyono Pede Rebut Kursi Ketum PSI: Sejarah Kemenangan akan Terulang

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:25 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB