Bola Panas IKN; NasDem Desak Keppres, PDIP Lempar Wacana Radikal 'Boyong' Seluruh BUMN

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 22 Juli 2025 | 17:30 WIB
Bola Panas IKN; NasDem Desak Keppres, PDIP Lempar Wacana Radikal 'Boyong' Seluruh BUMN
Ilustrasi Gedung Istana Negara yang sudah terbangun di IKN. Kini bergulir berbagai macam usulan agar IKN segera ditempati sejumlah kementerian lembaga dan juga BUMN. [Antara]

Suara.com - Polemik mengenai kelanjutan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai diperbincangkan setelah Partai NasDem secara resmi meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemindahan ibu kota.

Sebelumnya, Partai Nasdem mengemukakan dua pandangannya mengenai keberlanjutan IKN yang salah satunya menugaskan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bekerja dari IKN.

Meski begitu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari fraksi PDIP Aria Bima menawarkan sebuah gagasan alternatif yang lain.

Untuk mencegah IKN menjadi kota kosong, selagi pemerintah pusat belum berpindah sepenuhnya, seluruh BUMN bisa diprioritaskan untuk berkantor di sana.

"Nah, ini yang kedua penting. Kalau begitu, saya mengusulkan misalnya aktivitas di sana tidak boleh kosong, harus ada. Kalau pemerintahnya belum, bisa diusahakan bagaimana seluruh BUMN itu bisa berkantor di OIKN. Bisa menjadi prioritas," kata Aria di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Selasa (22/7/2025).

Aria meyakini langkah ini akan secara otomatis menghidupkan denyut ekonomi di wilayah tengah Indonesia tanpa membebani fiskal pusat.

Sumber pendanaannya pun ia tawarkan dari skema yang menarik.

Gedung-gedung BUMN yang kosong di Jakarta nantinya bisa dijual untuk membiayai pembangunan kantor baru di IKN.

"Yang menurut saya ini lebih bisa berjalan, bertahap, juga terukur dan sudah saatnya kayak di China kita punya wilayah yang gedungnya khusus berisi gedung-gedung BUMN," ujarnya.

baca juga

Di sisi lain, Aria mengaku khawatir jika polemik IKN terus berlanjut tanpa solusi konkret dan hanya dimanfaatkan oleh segelintir elite untuk kepentingan politik.

"Hanya sekedar ingin menjadikan IKN sebagai sesuatu hal yang dianggap sesuatu yang tidak strategis, tidak lumrah atau hal yang buruk terus dijadikan sebagai pergunjingan. Karena kita telah menyepakati itu dalam bentuk undang-undang yang kita ini sebagai anggota DPR harus melaksanakannya," katanya, seraya menekankan pentingnya konsistensi dan keberlanjutan visi pembangunan agar anggaran besar yang telah digelontorkan tidak sia-sia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, di NasDem Tower, Jakarta, Jumat (18/7/2025) menyodorkan dua pilihan tegas kepada pemerintah.

Opsi pertama, jika IKN dianggap siap, pemerintah diminta segera menerbitkan Keppres pengalihan status ibu kota dari Jakarta ke Nusantara.

“Jika IKN ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara maka, pemerintah segera menerbitkan Keputusan Presiden tentang Pengalihan kedudukan, fungsi dan peran Ibu Kota Negara dari Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta ke Ibu Kota Nusantara,” kata Saan.

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Aria Bima [Faqih Fathurahman/Suara.com]
Politisi PDI Perjuangan Aria Bima usulkan agar IKN dijadikan kantor BUMN. [Suara.com/Faqih]

Pemindahan bisa dimulai bertahap dengan memfungsikan wakil presiden dan kementerian kunci seperti Kemenko Polhukam, Kemenko Perekonomian, Kementerian PUPR, dan Bappenas sebagai pionir.

Namun, jika IKN dinilai belum siap secara legal dan administratif, NasDem mengusulkan opsi kedua, moratorium.

“Pemerintah segera melakukan moratorium sementara sembari menyesuaikan pembangunan IKN dengan kemampuan fiskal dan prioritas nasional,” tegas Saan.

Dalam skenario ini, untuk mencegah infrastruktur telanjur mangkrak, IKN bisa difungsikan sementara sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Timur, sementara Jakarta dikukuhkan kembali sebagai ibu kota negara melalui revisi UU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat soal Usulan Seluruh BUMN Ngantor di IKN: Bisa Saja, tapi...

Demokrat soal Usulan Seluruh BUMN Ngantor di IKN: Bisa Saja, tapi...

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 16:21 WIB

PDIP Wanti-wanti: Percepat IKN Bisa Ganggu Program Strategis Prabowo

PDIP Wanti-wanti: Percepat IKN Bisa Ganggu Program Strategis Prabowo

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 13:56 WIB

Bila IKN Cuma Jadi Ibu Kota Provinsi Kaltim, Jokowi Bisa 'Di-Tom Lembong-kan'

Bila IKN Cuma Jadi Ibu Kota Provinsi Kaltim, Jokowi Bisa 'Di-Tom Lembong-kan'

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 13:06 WIB

Terkini

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×