BRIN Temukan Spesies Baru Keong Dayangmerindu, Hanya Ada di Sumatera Selatan

Irwan Febri

Selasa, 10 Maret 2026 | 13:58 WIB
BRIN Temukan Spesies Baru Keong Dayangmerindu, Hanya Ada di Sumatera Selatan
Keong sepsies baru yang ditemukan BRIN, yakni Chamalycaeus dayangmerindu, (Foto: Latifah Nurul Aulia, Ayu Savitri Nurinsiyah, Nova Mujiono, Barna Páll-Gergely, Reni Ambarwati/ZooKeys)
baca 10 detik
  • BRIN mengidentifikasi spesies baru keong darat endemik Sumatera Selatan bernama ilmiah 'Chamalycaeus dayangmerindu'.
  • Keong ini ditemukan di kawasan karst Padang Bindu, membuatnya sangat rentan terhadap degradasi habitat.
  • Penemuan ini dipublikasikan di jurnal ZooKeys, hasil kolaborasi dengan Universitas Negeri Surabaya dan Hungaria.

Suara.com - Tim peneliti dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berhasil mengidentifikasi dan mendeskripsikan satu spesies baru keong darat yang bersifat endemik di Sumatera Selatan. Spesies tersebut diberi nama ilmiah Chamalycaeus dayangmerindu.

Peneliti BRIN, Ayu Savitri Nurinsiyah, menjelaskan bahwa hingga kini spesies tersebut hanya ditemukan di kawasan karst Padang Bindu, Sumatera Selatan. Kondisi tersebut membuat keberadaan keong ini sangat bergantung pada kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.

“Kondisi tersebut menjadikannya rentan terhadap perubahan lingkungan, termasuk alih fungsi lahan dan degradasi habitat,” ujar Ayu.

Menurutnya, pencatatan serta publikasi spesies baru merupakan tahapan awal yang penting dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati.

Ia menegaskan bahwa proses penemuan hingga pengakuan sebuah spesies baru membutuhkan waktu panjang serta melalui serangkaian prosedur ilmiah yang ketat.

Sebuah organisme baru dapat diakui sebagai spesies baru setelah melewati berbagai kajian ilmiah, seperti analisis morfologi, anatomi, maupun genetika.

Selain itu, para peneliti juga harus melakukan perbandingan dengan spesies yang telah diketahui sebelumnya serta melalui proses penelaahan oleh para pakar internasional melalui mekanisme peer review sebelum dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.

“Perjalanan panjang pengungkapan keanekaragaman hayati sudah menjadi jejak langkah setiap taksonom. Mulai dari ekspedisi dan eksplorasi di lapangan, telaah literatur dan laboratorium, hingga proses penulisan dan pengakuan secara internasional,” katanya.

Ia menambahkan bahwa meskipun proses tersebut panjang dan penuh tantangan, setiap tahapan tetap memiliki nilai penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus pelestarian keanekaragaman hayati.

baca juga

Hasil penelitian mengenai spesies baru ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bereputasi internasional ZooKeys edisi 1272: 1–31 (2026) dengan judul Operculate land snails (Gastropoda, Caenogastropoda, Cyclophoroidea) from Padang Bindu Karst, South Sumatera, Indonesia with the description of a new species, Chamalycaeus dayangmerindu.

Penelitian tersebut juga melibatkan kolaborasi dengan Universitas Negeri Surabaya serta Széchenyi István University di Hungaria.

Melalui temuan ini, tim peneliti BRIN berharap penelitian dan eksplorasi keanekaragaman hayati di Indonesia, khususnya pada kelompok moluska darat, dapat terus dikembangkan.

Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung pendataan sekaligus pelestarian biodiversitas Indonesia secara berkelanjutan.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Buruh Terhempas Badai PHK, Jabar dan Sumsel Paling Merana

Ratusan Buruh Terhempas Badai PHK, Jabar dan Sumsel Paling Merana

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 08:34 WIB

BRIN Ungkap Produk Tembakau Alternatif Minim Risiko Toksikan, Apa Itu?

BRIN Ungkap Produk Tembakau Alternatif Minim Risiko Toksikan, Apa Itu?

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:57 WIB

Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah

Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 17:54 WIB

Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum

Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:32 WIB

Rangkuman 7 Fakta Warga Sumsel yang Terlantar di Kamboja, Minta Dipulangkan

Rangkuman 7 Fakta Warga Sumsel yang Terlantar di Kamboja, Minta Dipulangkan

Video | Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:00 WIB

Kemenkeu Dukung Proyek Kapal Riset BRIN lewat Skema KPBU

Kemenkeu Dukung Proyek Kapal Riset BRIN lewat Skema KPBU

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:11 WIB

Terkini

Pohon Besar Tiba-tiba Ambruk di Lokasi Kerusuhan Matraman, Timpa Tenda Pedagang

Pohon Besar Tiba-tiba Ambruk di Lokasi Kerusuhan Matraman, Timpa Tenda Pedagang

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kuasa Hukum Febrie Soroti 'Zona Abu-Abu' Kasus TPPU: Predicate Crime Belum Jelas

Kuasa Hukum Febrie Soroti 'Zona Abu-Abu' Kasus TPPU: Predicate Crime Belum Jelas

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:04 WIB

Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar

Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 18:01 WIB

Tim Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Kematian Sutrismo

Tim Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Kematian Sutrismo

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:00 WIB

Ketika Tumpukan Kardus Paket Menjadi Jejak Perilaku Konsumsi Gen Z

Ketika Tumpukan Kardus Paket Menjadi Jejak Perilaku Konsumsi Gen Z

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 18:00 WIB

Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat

Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup

Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 17:59 WIB

Usai Bertemu Seskab Teddy, Pramono Anung Bocorkan Deretan Proyek Baru untuk Jakarta

Usai Bertemu Seskab Teddy, Pramono Anung Bocorkan Deretan Proyek Baru untuk Jakarta

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:56 WIB

Mau Makan Enak Tapi Diskon? Cek Syarat Promo BRI di Yamatoten Abura Soba Ini

Mau Makan Enak Tapi Diskon? Cek Syarat Promo BRI di Yamatoten Abura Soba Ini

Bri | Senin, 27 Juli 2026 | 17:56 WIB

Di Balik Gerakan Tanpa Kata, Bagaimana Pantomim Jadi Ruang Memulihkan Diri?

Di Balik Gerakan Tanpa Kata, Bagaimana Pantomim Jadi Ruang Memulihkan Diri?

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 17:55 WIB

×