Viral! Teman Seangkatan Jokowi Bikin Gagal Paham: Fakultas Kehutanan, Skripsinya Ekonomi Manajemen?

Dinda Rachmawati

Minggu, 27 Juli 2025 | 11:14 WIB
Viral! Teman Seangkatan Jokowi Bikin Gagal Paham: Fakultas Kehutanan, Skripsinya Ekonomi Manajemen?
Reuni Presiden Jokowi dengan alumni Fakultas Kehutanan UGM

Suara.com - Di tengah sorotan tajam publik terkait polemik ijazah Presiden Joko Widodo yang kembali mencuat ke permukaan, sebuah momen tak terduga justru muncul dari reuni angkatan '80 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Acara yang digelar Sabtu, 26 Juli 2025 di Yogyakarta ini seharusnya menjadi ajang nostalgia hangat, namun justru berubah menjadi panggung klarifikasi yang membingungkan dan viral.

Salah satu sosok yang paling menyedot perhatian adalah Mulyono, teman seangkatan Jokowi di Fakultas Kehutanan. Bagaimana tidak, ia bikin netizen garuk-garuk kepala, karena pernyataannya yang menambah tanda tanya.

Saat diwawancarai oleh awak media, Mulyono memberikan keterangan yang terdengar semakin membingungkan setiap menitnya.

“Ya, satu angkatan. Dulu kan nggak ada kelas, jadi masuknya bareng tahun 80,” ujarnya.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai jurusan yang diambil, Mulyono menjawab, “Dulu tidak ada jurusan. Saya Fakultas Kehutanan, cuma skripsinya saya ngambil bidang ekonomi manajemen. Jadi tidak ada jurusan.”

Ia melanjutkan bahwa meskipun tidak ada jurusan resmi, mahasiswa bisa mengambil mata kuliah sesuai minat seperti ekonomi manajemen, teknologi hasil hutan, dan bidang industrial.

Namun pernyataan ini justru memicu kebingungan lebih lanjut. Apakah memang benar pada masa itu Fakultas Kehutanan UGM tidak memiliki pembagian jurusan? Dan apakah skripsi bertema ekonomi manajemen wajar diambil oleh mahasiswa kehutanan?

Tak berhenti di situ, Mulyono juga menyebutkan bahwa dirinya lulus pada Februari 1987, sementara Jokowi diketahui lulus tahun 1985. Ia bahkan sempat memuji sang Presiden.

baca juga

“Pak Jokowi memang nilainya lebih bagus dari saya,” pungkasnya.

Padahal, publik masih ingat pengakuan Jokowi sendiri dalam sebuah wawancara yang menyebut IPK-nya berada di bawah 2. Hal ini membuat netizen tambah heran.

Netizen Gagal Paham

Sejumlah komentar netizen di media sosial pun langsung bermunculan, banyak di antaranya bernada satir:

"Kayanya ini kang batagor yg di pungut mulyono buat jadi temen alumnusnya," ujar @liy****.

"Fakultas Kehutanan, jurusan ekonomi managemen, gak nyambung blass. BPK ini harus diselidiki kebenarannya pernah kuliah apa gak," ungkap @bar****.

"Dulu nggak ada jurusan dan nggak ada kelas, kuliah dihutan ijazahnya di pasar Pramuka," tambah @pev****.

"Kata bapak ini nilai pak Jokowi lebih bagus, sedangkan kata pak Jokowi IPKnya dibawah 2, gimana sih," ucap @pev****.

Kebingungan ini makin menguatkan skeptisisme sebagian publik soal validitas data akademik Jokowi yang terus menjadi perdebatan. Reuni yang seharusnya menjadi momen kebersamaan justru membuka ruang baru untuk spekulasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Karakter Terkuat di Gachiakuta Anime, Punya Kekuatan Tak Terbatas

3 Karakter Terkuat di Gachiakuta Anime, Punya Kekuatan Tak Terbatas

Tekno | Minggu, 27 Juli 2025 | 06:30 WIB

Dulu Hiburan, Kini Gengsi: Sound Horeg Karya Edi Sound Jadi Simbol Status Sosial

Dulu Hiburan, Kini Gengsi: Sound Horeg Karya Edi Sound Jadi Simbol Status Sosial

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 23:37 WIB

Pesan Tersirat di Balik Unggahan Reuni Jokowi yang Ramai Disorot

Pesan Tersirat di Balik Unggahan Reuni Jokowi yang Ramai Disorot

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 23:16 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×