Tas di Rooftop dan Rekaman CCTV: Polisi Rangkai Puzzle Kematian Arya Daru

Eviera Paramita Sandi

Senin, 28 Juli 2025 | 12:22 WIB
Tas di Rooftop dan Rekaman CCTV: Polisi Rangkai Puzzle Kematian Arya Daru
Foto diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan dan TKP kasus kematiannya. (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Bunuh diri atau dibunuh? Pertanyaan krusial ini menjadi pusat penyelidikan atas kematian misterius Arya Daru Pangayunan (39), yang jasadnya ditemukan dengan kepala terbungkus plastik dan lakban.

Jawaban dari teka-teki ini mungkin terletak pada isi tas yang ia tinggalkan di rooftop Gedung Kementerian Luar Negeri dan serangkaian rekaman CCTV yang merekam jam-jam terakhirnya.

Malam sebelum ditemukan tewas, Arya Daru terekam kamera pengawas menghabiskan waktu di lantai 12 gedung tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, memaparkan jejak digital yang ditinggalkan korban.

“Diduga pada tanggal 7 Juli 2025, sekitar pukul 21.43 hingga 23.09, korban berada di rooftop lantai 12 Gedung Kemenlu. Sekitar 1 jam 26 menit,” kata Ade Ary.

Ia naik membawa dua tas, namun turun dengan tangan hampa.

Tas yang ditinggalkannya itu kini menjadi fokus utama penyelidik. Di dalamnya, ditemukan potret kontradiktif dari seorang pria: pakaian baru untuk perjalanan dinas ke Finlandia, sebuah laptop, dan temuan yang lebih personal.

"Ada beberapa obat-obatan yang korban bawa," ungkap Kasubid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak.

Petunjuk lain yang menguatkan adanya riwayat kesehatan adalah temuan surat rawat jalan dari sebuah rumah sakit. Namun, pihak kepolisian menjaga rapat privasi korban terkait hal ini.

"Catatannya itu bulan Juni 2025. Tapi saya nggak bisa kasih tahu, karena itu masuk ke privasi korban," ungkap Reonald.

baca juga

Dari rooftop Kemenlu, jejak Arya Daru terekam kembali di kamar indekosnya di kawasan Gondangdia Kecil.

Rekaman CCTV di sana menunjukkan ia sempat keluar kamar sambil membawa kantong keresek hitam pada pukul 23.24 WIB, beberapa menit sebelum akhirnya kembali masuk dan tak pernah terlihat lagi.

Untuk menyatukan kepingan-kepingan puzzle dari 20 titik CCTV yang telah disita, penyelidik menjadwalkan gelar perkara yang melibatkan pihak eksternal seperti Komnas HAM dan Kompolnas.

Gelar perkara ini diharapkan dapat menyimpulkan apakah tragedi yang menimpa Arya Daru adalah akibat perbuatan sendiri atau orang lain.

Pihak kepolisian menyadari besarnya perhatian publik terhadap kasus ini dan berjanji akan segera mengumumkan hasilnya setelah semua fakta terungkap.

"Karena kan ini sudah ditunggu betul-betul oleh masyarakat," kata Reonald.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Gelar Perkara Kasus Kematian Arya Daru Hari Ini: Bunuh Diri atau Dibunuh?

Polisi Gelar Perkara Kasus Kematian Arya Daru Hari Ini: Bunuh Diri atau Dibunuh?

News | Senin, 28 Juli 2025 | 11:43 WIB

Polisi Kesampingkan HP Arya Daru yang Raib, Validkah Hasil Penyelidikannya?

Polisi Kesampingkan HP Arya Daru yang Raib, Validkah Hasil Penyelidikannya?

News | Senin, 28 Juli 2025 | 11:29 WIB

Ungkap Tas Arya Daru yang Ditinggal di Kemlu Berisi Obat-obatan, Polisi Curigai Hal Ini

Ungkap Tas Arya Daru yang Ditinggal di Kemlu Berisi Obat-obatan, Polisi Curigai Hal Ini

News | Senin, 28 Juli 2025 | 11:25 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×