Dedi Mulyadi Ungkap Jurus Jitu Dongkrak Wisata, Bukan Cuma Soal Study Tour

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Senin, 28 Juli 2025 | 14:52 WIB
Dedi Mulyadi Ungkap Jurus Jitu Dongkrak Wisata, Bukan Cuma Soal Study Tour
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Instagram/dedimulyadi71)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberi solusi para pelaku di bidang pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Dedi Mulyadi yang sempat dipojokkan karena larangan Study Tour dianggap membuat objek wisata menjadi sepi.

Padahal, aturan yang dikeluarkan oleh Dedi Mulyadi berupa larangan Study Tour tersebut untuk meringankan beban orangtua.

Sementara para pelaku di bidang pariwisata kini merasa semakin sepi orderan, bahkan hanya hitungan jari.

Menurut Dedi, Solusi untuk meningkatkan kepariwisataan dan semacamnya bukan hanya soal adanya Study Tour saja.

Dedi sontak menyebutkan satu per satu hal-hal yang bisa dilakukan pemerintah daerah guna meningkatkan kepariwisataan tersebut.

Yang pertama harus dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisata di daerah adalah dengan meningkatkan kebersihan Kabupaten/Kota.

“Apabila ingin meningkatkan kunjungan wisata di daerahnya, menurut saya adalah tingkatkan kebersihan kotanya/kabupaten,” terang Dedi, dikutip dari tiktoknya, Senin (28/7/25).

Selain itu juga bisa mulai meningkatkan tata estetika, seperti membersihkan bangunan-bangunan yang kumuh, hingga Sungai-sungai yang penuh dengan sampah,

“Kemudian tingkatkan tata estetika Kabupaten/Kotanya, tidak boleh ada bangunan – bangunan yang kumuh, Sungai-sungainya harus bersih dan tertata,” ujarnya.

Selain itu, Dedi mengatakan bahwa pentingnya menjaga bangunan Sejarah, karena estetikanya begitu menarik banyak orang.

Tak hanya soal kebersihan lingkungan saja, Dedi juga menggarisbawahi soal pungutan-pungutan liar. Hal ini terkadang yang membuat wisatawan enggan untuk Kembali.

“Bangunan – bangunan heritage juga harus dijaga estetikanya dengan baik,” jelasnya.

“Bebaskan juga berbagai pungutan liar, seperti parkir liar, calo tiket, atau kadang dalam satu objek ada dua tiket yang dibuat,” tambahnya.

Setelah merapikan semua bangunan hingga terlihat bersih, kemudian bisa mulai menata para pedagang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Tak Pernah Minum Obat Selama 20 Tahun, Dedi Mulyadi Klarifikasi Video Berbaring di RS

Ngaku Tak Pernah Minum Obat Selama 20 Tahun, Dedi Mulyadi Klarifikasi Video Berbaring di RS

News | Senin, 28 Juli 2025 | 12:20 WIB

Tantang Pejabat di Jabar, Dedi Mulyadi Adakan Lomba Berhadiah Rp 7,5 Miliar

Tantang Pejabat di Jabar, Dedi Mulyadi Adakan Lomba Berhadiah Rp 7,5 Miliar

News | Senin, 28 Juli 2025 | 09:32 WIB

Siapa Itu Om Samsan Jeh? Pawang Sembuhkan Kesurupan dengan Totok Kalkulator

Siapa Itu Om Samsan Jeh? Pawang Sembuhkan Kesurupan dengan Totok Kalkulator

Lifestyle | Minggu, 27 Juli 2025 | 16:12 WIB

Terkini

Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela

Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:15 WIB

Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka

Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:07 WIB

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:04 WIB

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:55 WIB

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:28 WIB

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:20 WIB

Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan

Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:18 WIB

Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran

Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:13 WIB