Guru Honorer Pelosok Berangkatkan 1.000 Jemaah Haji, Mukjizat Reksa Dana Menjelma Nyata

Andi Ahmad S

Selasa, 29 Juli 2025 | 16:21 WIB
Guru Honorer Pelosok Berangkatkan 1.000 Jemaah Haji, Mukjizat Reksa Dana Menjelma Nyata
Camar Remoa, Direktur PT Insight Investments Management (kanan) menyematkan seragam Umrah kepada perwakilan dari Jemaah Umrah Reksa Dana I-Hajj Syariah Fund [Ist]

Suara.com - Di saat banyak orang makan tabungan akibat tekanan ekonomi, sebuah instrumen investasi syariah justru tidak hanya memberikan imbal hasil fantastis bagi investornya, tetapi juga berhasil membuka pintu Baitullah bagi mereka yang bahkan tak pernah bermimpi untuk umrah.

Ini adalah kisah di balik PT Insight Investments Management (PT IIM) melalui produknya, Reksa Dana I-Hajj Syariah Fund. Pada Sabtu (19/07) lalu, mereka kembali memberangkatkan 80 jemaah umrah.

Mereka bukan nasabah prioritas, melainkan sosok-sosok inspiratif dari pelosok negeri seperti pendamping desa dari Halmahera Utara dan guru honorer dari Sulawesi Tenggara.

Sejak 2005, lebih dari 1.000 jemaah telah diberangkatkan. Ini adalah bukti nyata bahwa investasi bisa melampaui sekadar tumpukan angka di portofolio; ia bisa menjadi jembatan harapan.

Penerima manfaat program ini bukanlah orang biasa. Mereka adalah para pejuang sosial yang selama ini mengabdi dalam sunyi. Kenali dua di antaranya:

Salmin Danopa Seorang pendamping desa dari Loloda Kepulauan, Halmahera Utara. Di tengah keterbatasan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), ia tak lelah menggerakkan kegiatan sosial dan melayani masyarakat.

Martabatul Ngaliyah Guru honorer dari Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Sejak mahasiswa, ia aktif sebagai relawan kemanusiaan dan terus setia mengabdi untuk sesama hingga kini.

Kisah mereka menegaskan sebuah konsep kuat setiap rupiah yang Anda investasikan di reksa dana ini tidak hanya berpotensi tumbuh, tetapi juga ikut membiayai perjalanan spiritual para pahlawan lokal.

Direktur PT IIM, Camar Remoa, menyebut ini sebagai komitmen inti perusahaan.

baca juga

“Kami kembali diberi kesempatan untuk memberangkatkan jemaah umrah melalui program sosial yang terintegrasi dengan produk I-Hajj Syariah Fund. Ini adalah bentuk kepedulian sekaligus bagian dari komitmen kami untuk menjadikan reksa dana syariah sebagai instrumen yang berdampak,” ujarnya dalam pernyataan tertulis.

Tentu, program sosial berkelanjutan butuh fondasi finansial yang kokoh. Di sinilah I-Hajj Syariah Fund membuktikan kekuatannya. Ini bukan produk donasi berkedok investasi. Datanya berbicara.

Sejak diluncurkan, produk ini berhasil mencatatkan return kumulatif lebih dari 420%, jauh melampaui kinerja benchmark (tolok ukur) yang hanya berada di kisaran 151%.

“Tren grafik yang relatif stabil dan meningkat secara konsisten ini mengindikasikan bahwa I-Hajj Syariah Fund dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan pendekatan jangka panjang, sehingga mampu memberikan imbal hasil yang kompetitif bagi para investornya,” jelas Camar Remoa.

Kinerja historis yang kuat inilah yang menjadi "bahan bakar" bagi keberlangsungan program pemberangkatan jemaah umrah setiap tahunnya.

“Dengan dukungan dari para investor yang semakin percaya, keberlangsungan misi sosial perusahaan dapat terus terjaga,” tambahnya.

Di tengah PDB yang melambat ke 4,87% pada Kuartal I 2025 dan fenomena "makan tabungan" yang menggerus simpanan masyarakat, mencari tempat investasi yang aman dan stabil menjadi sebuah keharusan.

Reksa dana pendapatan tetap syariah seperti I-Hajj Syariah Fund muncul sebagai pilihan strategis. Apalagi, Bank Indonesia baru saja memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,25% pada 16 Juli 2025.

Apa artinya bagi investor?

Secara teori, penurunan suku bunga berpotensi meningkatkan harga obligasi, yang menjadi aset utama dalam portofolio reksa dana ini. Artinya, Nilai Aktiva Bersih (NAB) berpotensi ikut terkerek naik.

Ini menjadikan produk tersebut menarik, baik sebagai "benteng pertahanan" di tengah ekonomi lesu maupun sebagai instrumen untuk menangkap peluang pertumbuhan.

“Kinerja historis Reksa Dana Insight Haji Syariah yang relatif stabil dan berpotensi bertumbuh serta telah diakui perfomanya dengan beragam penghargaan, memperkuat posisinya sebagai pilihan strategis di tengah dinamika perlambatan ekonomi saat ini,” pungkas Camar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Masuk FCA, Harga Saham CDIA Terus Terbang

Meski Masuk FCA, Harga Saham CDIA Terus Terbang

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 15:18 WIB

PCO Sebut Pelonggaran TKDN Justru Buat Indonesia Banjir Investasi

PCO Sebut Pelonggaran TKDN Justru Buat Indonesia Banjir Investasi

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 18:21 WIB

Danantara Kantongi 1 Nama Perusahaan BUMN untuk Jadi Holding Investasi, Siapa Dia?

Danantara Kantongi 1 Nama Perusahaan BUMN untuk Jadi Holding Investasi, Siapa Dia?

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 15:33 WIB

3 Jenis Reksa Dana Terbaik untuk Pemula

3 Jenis Reksa Dana Terbaik untuk Pemula

Bisnis | Minggu, 27 Juli 2025 | 18:47 WIB

Apa Itu Reksa Dana? Menu Investasi Paket Komplet yang Cocok untuk Pemula

Apa Itu Reksa Dana? Menu Investasi Paket Komplet yang Cocok untuk Pemula

Bisnis | Minggu, 27 Juli 2025 | 17:46 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Lembaga Meteorologi Membuat Prakiraan Cuaca Esok Hari?

Bagaimana Cara Lembaga Meteorologi Membuat Prakiraan Cuaca Esok Hari?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 11:09 WIB

Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Bencana

Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Bencana

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:05 WIB

Celah Kode Makin Menumpuk, AWS Andalkan AI untuk Temukan hingga Perbaiki Kerentanan

Celah Kode Makin Menumpuk, AWS Andalkan AI untuk Temukan hingga Perbaiki Kerentanan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 11:04 WIB

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:02 WIB

Muncul Nama Ajaib di Balik Rotasi Pejabat Pajak Era Purbaya, Siapa Dia?

Muncul Nama Ajaib di Balik Rotasi Pejabat Pajak Era Purbaya, Siapa Dia?

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:01 WIB

Persib Bandung Curi Kemenangan, Kim Gi-dong Soroti Penampilan Pemain SMA FC Seoul

Persib Bandung Curi Kemenangan, Kim Gi-dong Soroti Penampilan Pemain SMA FC Seoul

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 11:01 WIB

Daftar Zodiak yang Susah Didapatkan tapi Beruntung Jika Dimiliki, Aslinya Bucin Banget!

Daftar Zodiak yang Susah Didapatkan tapi Beruntung Jika Dimiliki, Aslinya Bucin Banget!

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:00 WIB

Series Dendam: Perjalanan Cinta Laura Memburu Dalang Kematian Keluarga

Series Dendam: Perjalanan Cinta Laura Memburu Dalang Kematian Keluarga

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:00 WIB

Web Series Horor Komedi "Penghuni Rumah Warisan", Strategi SMARTFREN Perkenalkan Unlimited 5G

Web Series Horor Komedi "Penghuni Rumah Warisan", Strategi SMARTFREN Perkenalkan Unlimited 5G

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 10:58 WIB

Tak Cukup Terintegrasi, Mengapa Pendanaan Lintas Wilayah Penting untuk Transportasi Jabodetabek?

Tak Cukup Terintegrasi, Mengapa Pendanaan Lintas Wilayah Penting untuk Transportasi Jabodetabek?

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:57 WIB

×