Email Pilu ke Badan Amal Ungkap Niatan Bunuh Diri Arya Daru, Isinya Bikin Merinding!

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 29 Juli 2025 | 17:37 WIB
Email Pilu ke Badan Amal Ungkap Niatan Bunuh Diri Arya Daru, Isinya Bikin Merinding!
Arya Daru Pangayunan (Instagram)

Suara.com - Fakta baru yang lebih dalam terungkap dari penyelidikan kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Arya Daru Pangayunan (39).

-----------------------

CATATAN REDAKSI: Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan hal serupa. Jika Anda atau teman Anda menunjukkan adanya gejala depresi yang mengarah ke bunuh diri, silakan menghubungi psikolog atau layanan kejiwaan terdekat. Anda juga bisa menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567.

-----------------------

Tim forensik digital menemukan jejak keputusasaan Arya yang telah tersimpan selama lebih dari satu dekade, tertuang dalam serangkaian email yang dikirim ke sebuah badan amal.

Temuan ini menjadi pilar utama bagi Polda Metro Jaya untuk menyimpulkan bahwa Arya meninggal murni akibat bunuh diri, diperkuat oleh tidak adanya jejak orang lain di lokasi kejadian.

Tim Laboratorium Digital Forensik membeberkan bukti paling personal dari riwayat hidup Arya. Ditemukan adanya komunikasi intens antara korban dengan sebuah lembaga yang menyediakan dukungan bagi orang-orang putus asa. Komunikasi ini tercatat dalam dua periode waktu yang berbeda.

"Yang kami lakukan terkait bunuh diri, dari akun yahoo-nya, yang dikirim tahun 2013 ada 11 segmen dan tahun 2021 9 segmen ke salah satu badan yang menyediakan layanan dukungan badan amal itu," ungkap perwakilan tim Lab Digital Forensik, Selasa (29/7/2025).

Isi dari email tersebut menggambarkan pergulatan batin yang sangat berat. "Email 2021, bahwa korban sedang bercerita kepada badan amal itu, Ketika lihat gedung tinggi ingin mencari cara untuk loncat dari atas, kalau lihat pantai pengen menenggelamkan diri," lanjut tim forensik.

Tak Ada Orang Lain, CCTV dan Bukti Fisik Menguatkan

Detik-detik penemuan jenazah Arya Daru Pangayunan, Diplomat Kemlu yang tewas dilakban di Jakarta. (Twitter)
Detik-detik penemuan jenazah Arya Daru Pangayunan, Diplomat Kemlu yang tewas dilakban di Jakarta. (Twitter)

Dugaan adanya keterlibatan pihak ketiga sepenuhnya dipatahkan oleh bukti-bukti fisik dan rekaman kamera pengawas (CCTV). Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang memasuki kamar kos korban sebelum ia ditemukan tewas.

"Kami mengambil sampel video cctv 1X24 jam, tidak ada orang yang masuk," kata Kombes Wira.

Hal ini selaras dengan temuan awal bahwa pintu kamar terkunci dari dalam, serta hasil identifikasi sidik jari dan DNA pada lakban yang 100 persen identik dengan milik korban Arya Daru Pangayunan.

Metode Bunuh Diri Bukan Hal Baru

Posisi diplomat muda Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan saat ditemukan meninggal dunia dalam kamar indekosnya. [dokumentasi]
Posisi diplomat muda Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan saat ditemukan meninggal dunia dalam kamar indekosnya. [dokumentasi]

Meskipun cara yang digunakan Arya untuk mengakhiri hidupnya—melilit kepala dengan plastik dan lakban—terdengar tidak lazim bagi masyarakat awam, Ketua Umum Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor), Nathanael D. J. Sumampouw, memberikan perspektif berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu CTM ? Obat yang Ditemukan Dalam Tubuh Arya Daru Pangayunan

Apa Itu CTM ? Obat yang Ditemukan Dalam Tubuh Arya Daru Pangayunan

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 17:33 WIB

Polisi Bicara Alat Kontrasepsi di Tas dan Kresek, Apa Hubungannya dengan Bunuh Diri Arya Daru?

Polisi Bicara Alat Kontrasepsi di Tas dan Kresek, Apa Hubungannya dengan Bunuh Diri Arya Daru?

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 17:19 WIB

Fakta Diplomat Arya Daru Bunuh Diri: Tak Ada Racun hingga Nihil Jejak Pembunuh di Lakban Kuning

Fakta Diplomat Arya Daru Bunuh Diri: Tak Ada Racun hingga Nihil Jejak Pembunuh di Lakban Kuning

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 17:13 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB