Wajah Baru Puncak Bogor, Pemkab Sulap Kawasan Kumuh Pasar Cisarua Jadi Ruang Publik Modern

Andi Ahmad S | Suara.com

Rabu, 30 Juli 2025 | 13:44 WIB
Wajah Baru Puncak Bogor, Pemkab Sulap Kawasan Kumuh Pasar Cisarua Jadi Ruang Publik Modern
Petugas melakukan penataan kawasan Pasar Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/7/2025). Pemkab Bogor [Pemkab Bogor]

Suara.com - Kawasan Puncak, khususnya di sekitar Pasar Cisarua, yang selama ini identik dengan kesemrawutan, kini bersiap menyambut wajah baru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor secara masif mengintensifkan penataan kawasan strategis ini, sebuah langkah besar untuk menciptakan ruang publik yang lebih bersih, aman, dan nyaman bagi warga maupun jutaan wisatawan yang datang.

Penataan ini bukan sekadar proyek biasa, melainkan sebuah gerakan kolaboratif terpadu yang melibatkan berbagai perangkat daerah.
Langkah ini merupakan jawaban atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menginginkan fungsi ruang publik di Puncak kembali sebagaimana mestinya.

Keberhasilan langkah awal penataan ini tidak lepas dari kerja sama solid antar dinas. Rudy Susmanto secara terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang terbangun.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran DPUPR, DPKPP, Satpol PP, DLH, dan Pemerintah Kecamatan Cisarua yang telah bekerja sesuai perannya. Tidak ada yang berjalan sendiri, semuanya bergerak bersama dalam semangat membangun Kabupaten Bogor yang tertata,” kata Rudy dilansir dari Antara.

Dari Lapak PKL Menjadi Taman Hijau nan Asri

Langkah paling terlihat dari revitalisasi ini adalah pembongkaran 130 lapak PKL yang selama ini menempati area yang tidak semestinya.
Menariknya, proses yang melibatkan sekitar 230 personel gabungan ini berjalan kondusif tanpa penolakan berarti.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid, memastikan hal tersebut. Menurutnya, kesadaran para pedagang sudah mulai tumbuh, bahkan beberapa di antaranya telah membongkar lapaknya secara mandiri sebelum tim gabungan datang.

Lahan bekas lapak PKL ini tidak akan dibiarkan kosong. Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menegaskan bahwa area tersebut akan diubah menjadi ruang terbuka hijau.

“DPKPP akan membangun taman di sepanjang area bekas lapak pedagang kaki lima yang telah ditertibkan. Kawasan tersebut akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau agar tidak kembali digunakan untuk berdagang,” jelas Eko.

Penataan ini bukan sekadar solusi sementara. Pemkab Bogor menargetkan keberlanjutan tata ruang yang lebih baik di masa depan. Eko Mujiarto menambahkan, penertiban juga menyasar bangunan lain yang tidak sesuai peruntukannya.

“Penataan ini juga menyasar bangunan yang tidak sesuai peruntukan. Bangunan di atas lahan taman dan area parkir akan ditertibkan Satpol PP bersama DPKPP dan kecamatan,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Aksi Sapu Bersih di Puncak Bogor, Ancaman Penjara hingga Ultimatum untuk Perusak Lingkungan

7 Fakta Aksi Sapu Bersih di Puncak Bogor, Ancaman Penjara hingga Ultimatum untuk Perusak Lingkungan

News | Senin, 28 Juli 2025 | 19:19 WIB

Tak Cuma Dibongkar Paksa, Pemilik Vila Ilegal di Puncak Kini Diancam Penjara?

Tak Cuma Dibongkar Paksa, Pemilik Vila Ilegal di Puncak Kini Diancam Penjara?

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 23:35 WIB

Menteri LHK Cabut Izin dan Ancam Penjarakan Pelaku Perusak Lingkungan Penyebab Banjir Jakarta

Menteri LHK Cabut Izin dan Ancam Penjarakan Pelaku Perusak Lingkungan Penyebab Banjir Jakarta

News | Minggu, 27 Juli 2025 | 22:59 WIB

Horor di Tanjakan Cisarua: Truk Peralatan Dapur MBG Terguling, 8 Orang Terluka

Horor di Tanjakan Cisarua: Truk Peralatan Dapur MBG Terguling, 8 Orang Terluka

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 15:11 WIB

Prabowo Beri Peringatan Keras ke Gubernur dan Bupati Bogor: Kalau Gak Beres, Hati-hati Kalian

Prabowo Beri Peringatan Keras ke Gubernur dan Bupati Bogor: Kalau Gak Beres, Hati-hati Kalian

News | Senin, 21 Juli 2025 | 17:01 WIB

Terkini

Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?

Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:29 WIB

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 20 Maret

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 20 Maret

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:21 WIB

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:15 WIB

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:57 WIB

Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati

Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:49 WIB

Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia

Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:35 WIB

Angka Pemudik 2026 Melonjak 10 Persen, Simak Data Lengkap Kemenhub Berikut Ini

Angka Pemudik 2026 Melonjak 10 Persen, Simak Data Lengkap Kemenhub Berikut Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:29 WIB

Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel

Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:05 WIB