Gibran Belanja Tempe ke Pasar, Pedagang Ngadu Minta Rekening Jangan Diblokir

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Sabtu, 02 Agustus 2025 | 13:03 WIB
Gibran Belanja Tempe ke Pasar, Pedagang Ngadu Minta Rekening Jangan Diblokir
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka berbelanja ke Pasar Tradisional Kebon Roek, Ampenan Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). [Suara.com/Buniamin]

Suara.com - Kunjungan kerja hari kedua, Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka berbelanja ke Pasar Tradisional Kebon Roek, Ampenan Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Gibran terlihat berbelanja sejumlah kebutuhan pokok salah satunya tempe.

Dalam kunjungannya ke Lombok di hari kedua ini, Gibran disambut antusias oleh para pengunjung dan juga pedagang. Bahkan sejumlah pedagang menyampaikan harapannya kepada putra Jokowi ini.

Salah satunya adalah harapan agar kebijakan pemblokiran rekening tidak diterapkan.

Pasalnya hal tersebut merugikan masyarakat sebagai pemilik nomor rekening.

Hal itu disampaikan Sri salah seorang pedagang sayur di Pasar Kebon Roek. Dimana, ia meminta agar tidak ada pemblokiran.

“Itu tolong jangan sampai diblokir kita punya rekening,” katanya.

Selain itu, di tengah fluktuasi harga yang tidak menentu ini ia berharap agar pemerintah pusat bisa melakukan langkah-langkah agar harga tetap stabil.

Pasalnya, fluktuasi harga terjadi hampir di semua kebutuhan pokok.

Kenaikan harga ini hampir terjadi secara bergantian. Sri menyebutkan, harga kebutuhan pokok yang naik yaitu bawang merah sebesar Rp40 kg, namun untuk komoditas pertanian lainnya seperti cabai mengalami penurunan seperti cabai dari Rp30 ribu per kg awal pekan kemarin saat ini turun menjadi Rp27 per kg.

“Kalau bisa harga barang di turunkan. Beras, bawang semua naik. Bawang merah naik, cabai turun,” katanya.

Sudah Sering Dikunjungi Pejabat Pusat, Tapi Belum Ada Perbaikan Pasar

Sementara itu, Kepala Pasar Kebon Roek Ampenan Kota Mataram, Malwi mengatakan sangat bahagia dengan kedatangan Wakil Presiden RI.

Namun, kedatanganya diharapkan bisa memberikan dampak yang positif terhadap perbaikan di pasar tradisional tersebut.

“Bisa ada bentuk perhatian dari pemerintah pusat dengan kehadiran beliau disini untuk melakukan perbaikan pasar,” katanya.

Pasar Kebon Roek saat ini sudah berusia lebih dari 35 tahun. Malwi menyebut belum ada perbaikan yang signifikan yang dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Dipaksa Jadi Wapres? Sabrang Letto Ungkap Teori Mengejutkan di Tengah Pusaran Pemakzulan!

Gibran Dipaksa Jadi Wapres? Sabrang Letto Ungkap Teori Mengejutkan di Tengah Pusaran Pemakzulan!

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 10:14 WIB

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Gibran Menyepi ke IKN?

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Gibran Menyepi ke IKN?

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 20:54 WIB

Menagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja, Tangis Ibu Penjual Kopi Keliling: Tolong Jangan Dipersulit

Menagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja, Tangis Ibu Penjual Kopi Keliling: Tolong Jangan Dipersulit

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 20:35 WIB

Terkini

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB