Keponakan Prabowo Sebut Rakyat Minta Lapangan Kerja Bermental Kolonial, Publik Berontak

Yohanes Endra, Adiyoga Priyambodo

Senin, 04 Agustus 2025 | 10:49 WIB
Keponakan Prabowo Sebut Rakyat Minta Lapangan Kerja Bermental Kolonial, Publik Berontak
Keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyebut tuntutan masyarakat agar pemerintah menyediakan lapangan kerja adalah cerminan mental kolonial. (Suara.com/Yoga)

Suara.com - Pernyataan kontroversial datang dari politisi Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Dalam sebuah siniar, keponakan dari Presiden Prabowo Subianto itu menyebut bahwa tuntutan masyarakat agar pemerintah menyediakan lapangan kerja adalah cerminan dari "mental kolonial".

Sontak, pernyataan tersebut memicu amarah dan perdebatan sengit di kalangan warganet yang merasa disudutkan.

Pernyataan ini dilontarkan oleh Saraswati saat menjadi bintang tamu dalam program podcast "On The Record" yang diunggah di kanal YouTube ANTARA beberapa waktu lalu.

Ia berpendapat bahwa di era modern ini, generasi muda seharusnya tidak lagi bergantung pada pemerintah untuk menciptakan pekerjaan, melainkan harus proaktif menjadi pengusaha.

Ketua Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (JarNas Anti TPPO), Rahayu Saraswati alias Saras. (Suara.com/Bagaskara)
Ketua Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (JarNas Anti TPPO), Rahayu Saraswati alias Saras. (Suara.com/Bagaskara)

Saraswati mendorong anak muda untuk memanfaatkan kreativitas mereka dan menjadi seorang wirausahawan yang justru bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain.

"Menurut saya, anak-anak muda, ayo, kalian kalau punya kreativitas, jadilah pengusaha! Jadilah entrepreneur! Daripada ngomel nggak ada kerjaan, bikinlah kerjaan buat teman-teman lo!" ujar Saraswati dalam podcast tersebut.

Namun, puncaknya adalah ketika politisi berusia 39 tahun itu mengaitkan harapan rakyat akan lapangan kerja dari pemerintah dengan mentalitas zaman penjajahan.

"Kalau masih bersandar kepada sektor-sektor padat karya dan bersandar kepada pemerintah untuk provide the jobs, kita masih di zaman kolonial berarti. Yang di mana kita bersandar kepada si raja dan si ratu dan si priyayi untuk ngasih kita kerjaan. No, kita udah move on dari situ," tegasnya.

baca juga

Klip video berisi pernyataan tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial, termasuk Instagram, dan langsung dibanjiri komentar pedas dari warganet.

Banyak yang menilai pernyataan tersebut tidak pantas diucapkan oleh seorang wakil rakyat yang digaji oleh uang rakyat.

Salah satu komentar yang paling banyak disukai datang dari akun @azi.hadid, yang secara menohok mempertanyakan posisi Saraswati sebagai anggota dewan.

"Ibu juga ngapain jadi wakil DPR mengharapkan gaji dari rakyat?" tulis akun tersebut, yang komentarnya disukai oleh ribuan pengguna lain.

Kritik tajam lainnya datang dari warganet yang mengaitkan pernyataan tersebut dengan janji-janji politik saat kampanye.

Akun @asep_dhc merasa tertipu, mengingat janji penyediaan jutaan lapangan kerja seringkali menjadi andalan saat pemilu.

"Giliran rakyat nanyain lapangan pekerjaan dikatain rakyat kolonial, giliran lagi nyaleg dan nyapres jika dipilih akan disediakan 19 juta lapangan kerja. Berasa ditipu," tulisnya.

Warganet lain bahkan mempertanyakan pemahaman Saraswati tentang tugas dan fungsinya sebagai anggota DPR.

Menurut mereka, seorang wakil rakyat seharusnya menyuarakan aspirasi rakyat kepada pemerintah, bukan sebaliknya mengkritik rakyat.

"Bu @rahayusaraswati paham arti DPR nggak? Kok malah nyalahin rakyatnya? Anda itu harusnya berada di rakyat untuk kritik pemerintah, bukan kritik rakyatnya," timpal akun @gusrialamran.

Sentimen serupa juga diungkapkan dengan nada sinis oleh pengguna lain yang menyoroti tantangan yang dihadapi pengusaha kecil di Indonesia.

"Pemerintah: 'Bikin usaha, nanti gede, banyak cabang, kita palak'," sindir akun @putri.setyabudi, menyiratkan sulitnya membangun usaha di tengah berbagai pungutan dan pajak.

Hingga kini, perdebatan mengenai pernyataan Rahayu Saraswati masih terus bergulir, menyoroti adanya kesenjangan persepsi antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya mengenai isu krusial seperti penciptaan lapangan kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja, Tangis Ibu Penjual Kopi Keliling: Tolong Jangan Dipersulit

Menagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja, Tangis Ibu Penjual Kopi Keliling: Tolong Jangan Dipersulit

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 20:35 WIB

Rahayu Ingatkan Brutalnya Mafia Perdagangan Manusia: Mereka Bisa Hilangkan Orang

Rahayu Ingatkan Brutalnya Mafia Perdagangan Manusia: Mereka Bisa Hilangkan Orang

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 19:22 WIB

Miris! Keponakan Prabowo Bongkar Ada Kampung Penjualan Bayi di Jakarta, Harganya Cuma Rp 500 Ribu

Miris! Keponakan Prabowo Bongkar Ada Kampung Penjualan Bayi di Jakarta, Harganya Cuma Rp 500 Ribu

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 18:00 WIB

Ahmad Muzani Lengser? Kabar Pergantian Sekjen Gerindra Beredar, Keponakan Prabowo Angkat Bicara

Ahmad Muzani Lengser? Kabar Pergantian Sekjen Gerindra Beredar, Keponakan Prabowo Angkat Bicara

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 17:10 WIB

Pengakuan Rahayu Saraswati, Pakai Privilege Keponakan Prabowo Lawan Mafia TPPO 'Iblis'

Pengakuan Rahayu Saraswati, Pakai Privilege Keponakan Prabowo Lawan Mafia TPPO 'Iblis'

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 15:28 WIB

Terkini

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

×