Miris! Tambang Ilegal di Kuantang Singingi Terekam Satelit Google, Sungai Keruh Bak Comberan

Bangun Santoso

Senin, 04 Agustus 2025 | 11:10 WIB
Miris! Tambang Ilegal di Kuantang Singingi Terekam Satelit Google, Sungai Keruh Bak Comberan
Tambang Ilegal di Kuantang Singingi Terekam Satelit Google, Sungai Keruh Bak Comberan. (bidik layar Google Earth)

Suara.com - Pemandangan miris akibat aktivitas pertambangan emas tanpa izin atau PETI di Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau terekam jelas lewat citra satelit Google. Mirisnya, aktivitas ilegal itu tak jauh dari Kantor Bupati Sijunjung, Sumatra Barat yang merupakan kawasan hulu sungai Kuantan.

Kecurigaan warga Kuantan Singingi (Kuansing), mengenai penyebab utama keruhnya air Sungai Kuantan yang tak kunjung usai kini menemukan bukti baru yang tak terbantahkan, dan datangnya dari langit. Citra satelit Google dengan jelas menangkap aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang masif di wilayah hulu, tepatnya di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Lokasi yang terekam kamera satelit tersebut bahkan berada tak jauh dari pusat pemerintahan, yakni di belakang Kantor Bupati Sijunjung, di sepanjang aliran Sungai Palangki.

Aktivitas inilah yang diyakini menjadi sumber utama lumpur pekat yang mencemari Sungai Kuantan, sungai yang menjadi urat nadi kehidupan dan kebudayaan masyarakat Kuansing.

"Aktivitas tambang ini tidak hanya marak di Kuansing, tapi juga di daerah Sijunjung, hulu dari Sungai Kuantan. Dari Google Earth bisa kita lihat, begitu banyak tambang di Sungai Batang Palangki, sungai ini bermuara ke Sungai Kuantan. Iyu penyebab air Kuantan keruh," kata Putra, seorang warga Kuansing, dikutip pada Minggu (3/8/2025).

Bukti visual dari citra satelit menunjukkan kontras yang sangat mencolok. Di titik pertemuan (muara) Sungai Palangki dengan Sungai Kuantan, terlihat jelas air dari Palangki berwarna coklat pekat seperti susu coklat.

Sementara air dari hulu Sungai Kuantan (yang di sana bernama Sungai Ombilin) tampak lebih jernih. Perbedaan warna ini menjadi bukti visual kuat bahwa pencemaran berat berasal dari aliran sungai di wilayah Sijunjung.

Temuan ini membuat warga Kuansing mendesak agar operasi penertiban PETI tidak hanya dilakukan setengah-setengah. Mereka menuntut aparat penegak hukum untuk memperluas jangkauan operasi hingga ke wilayah hulu di provinsi tetangga.

"Menurut saya, kalau kita ingin air Sungai Kuantan ini jernih seperti semula, operasi PETI harus dilakukan secara menyeluruh, jangan hanya di Kuansing saja, tapi juga di Sijunjung," tegas Putra.

baca juga

Dukungan penuh pun diberikan kepada Polda Riau yang kini tengah gencar melakukan Operasi PETI. Harapan besar disandarkan pada operasi ini, terutama menjelang perhelatan akbar Festival Pacu Jalur yang sangat bergantung pada kondisi air sungai. Masyarakat merindukan sungai mereka kembali jernih seperti sedia kala.

"Semoga, setelah operasi ini, tidak ada lagi PETI. Kita rindu Sungai Kuantan yang jernih, sungai yang menjadi pusat peradaban," kata Putra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batik Kuansing, Ikon Budaya Pacu Jalur yang Bisa Dibawa Pulang

Batik Kuansing, Ikon Budaya Pacu Jalur yang Bisa Dibawa Pulang

Your Say | Minggu, 03 Agustus 2025 | 19:31 WIB

Praktik Dugaan Tambang Ilegal di Malut Dilaporkan ke Kejagung, Ucapan Jaksa Agung Ditagih!

Praktik Dugaan Tambang Ilegal di Malut Dilaporkan ke Kejagung, Ucapan Jaksa Agung Ditagih!

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 09:18 WIB

Berita Tambang Ilegal IKN 'Tertutup' Berita Kehamilan Erika Carlina

Berita Tambang Ilegal IKN 'Tertutup' Berita Kehamilan Erika Carlina

Video | Rabu, 30 Juli 2025 | 09:00 WIB

Kehamilan Erika Carlina Viral, Isu Tambang Ilegal IKN Jadi Terlupakan?

Kehamilan Erika Carlina Viral, Isu Tambang Ilegal IKN Jadi Terlupakan?

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 06:30 WIB

Kreator Lokal, Pahlawan Sunyi di Balik Viral-nya Pacu Jalur

Kreator Lokal, Pahlawan Sunyi di Balik Viral-nya Pacu Jalur

Your Say | Rabu, 23 Juli 2025 | 08:47 WIB

Joe Hattab Hadir! Pacu Jalur Kuansing Jadi Sorotan Dunia

Joe Hattab Hadir! Pacu Jalur Kuansing Jadi Sorotan Dunia

Your Say | Senin, 21 Juli 2025 | 10:06 WIB

Ada Tambang Batu Bara Ilegal di IKN, Bahlil: Bukan Domain Kami, Itu Aparat Penegak Hukum

Ada Tambang Batu Bara Ilegal di IKN, Bahlil: Bukan Domain Kami, Itu Aparat Penegak Hukum

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 18:21 WIB

Terkini

Rilis Trailer Perdana, Robert Pattinson Mainkan Dua Peran di Primetime

Rilis Trailer Perdana, Robert Pattinson Mainkan Dua Peran di Primetime

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?

Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:13 WIB

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

×