Bukan Pemberontakan, Sabrang MDP Kuliti Makna Bendera One Piece: 'Peringatan Dini' untuk Negara

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 05 Agustus 2025 | 11:31 WIB
Bukan Pemberontakan, Sabrang MDP Kuliti Makna Bendera One Piece: 'Peringatan Dini' untuk Negara
Budayawan Sabrang MDP saat menguliti arti bendera One Piece. [YouTube]

Suara.com - Jagat maya dan ruang publik dihebohkan oleh pemandangan tak biasa saat perayaan HUT Kemerdekaan RI: bendera tengkorak Bajak Laut Topi Jerami dari anime One Piece berkibar di sejumlah tempat.

Sebagian pihak cemas, menudingnya sebagai simbol perlawanan dan ancaman disintegrasi. Namun, budayawan sekaligus tokoh publik Sabrang Mowo Damar Panuluh (Sabrang MDP) justru menawarkan perspektif tajam yang menohok: pemerintah seharusnya bersyukur.

Menurut Sabrang dikutip dari kanal YouTube-nya, fenomena ini bukanlah proklamasi pemberontakan, melainkan sebuah "sinyal rasa sakit" dari masyarakat yang patut didengarkan secara saksama.

Alih-alih melabelinya sebagai ancaman, ia mengajak pemerintah untuk melihatnya sebagai ekspresi jujur dari keresahan generasi muda yang merasa kondisi bangsa belum ideal.

Membedah Simbol: Dari Voltron di Filipina hingga Topi Jerami di Indonesia

Topi jerami One Piece. [Shopee]
Topi jerami One Piece. [Shopee]

Sabrang membuka analisisnya dengan sebuah perbandingan historis yang kuat. Ia merujuk pada era rezim Ferdinand Marcos di Filipina, di mana serial robot Voltron menjadi simbol perlawanan rakyat. Namun, respons pemerintah saat itu sangat opresif dan represif.

Kondisi di Indonesia, menurutnya, menunjukkan tingkat kedewasaan demokrasi yang berbeda. "Respons pemerintah Indonesia saat ini berbeda, tidak langsung melarang atau menghentikan," ujar Sabrang.

Baginya, sikap ini adalah kemajuan. Ia melihat pengibaran bendera One Piece sebagai cara Gen Z, generasi yang tumbuh bersama budaya pop global, untuk menyuarakan kegelisahan mereka dengan bahasa dan simbol yang paling mereka pahami.

'Sinyal Sakit' yang Terlalu Dini Dituduh Makar

baca juga
Fenomena Bendera One Piece Bersanding dengan bendera Merah Putih Jelang Hari Kemerdekaan (x.com/@reododdyleonard)
Fenomena Bendera One Piece Bersanding dengan bendera Merah Putih Jelang Hari Kemerdekaan (x.com/@reododdyleonard)

Sabrang dengan tegas menolak narasi bahwa pengibar bendera ikonik Luffy dan kawan-kawan ini punya niat makar. Ia menganalogikan keresahan yang diekspresikan itu layaknya "rasa sakit pada tubuh yang memberi sinyal ada masalah."

Menurutnya, ini adalah tahap paling awal dari ketidakpuasan, sebuah rasa tidak nyaman yang bahkan belum memiliki "nama" atau tuntutan yang terstruktur. Ini adalah kegelisahan murni, bukan gerakan politik yang terorganisir.

"Saya yakin pengibar bendera ini tidak berniat memberontak atau memecah belah negara," tegas Sabrang. Ia menilai, menuduh aksi ini sebagai upaya disintegrasi bangsa adalah sebuah lompatan logika yang "terlalu jauh dan aneh." Aksi ini, menurutnya, adalah sinyal untuk mencari solusi bersama, bukan untuk dihukum sebagai pembangkangan.

Peringatan Keras untuk 'Marine Ford': Jangan Jadi Akainu!

Bendera One Piece milik Monkey D Luffy (Strawhat Pirate/Bajak Laut Topi Jerami) [Ist]
Bendera One Piece milik Monkey D Luffy (Strawhat Pirate/Bajak Laut Topi Jerami) [Ist]

Pemilihan One Piece sebagai simbol bukanlah tanpa alasan. Serial ini, kata Sabrang, memiliki narasi kuat tentang perjuangan melawan Pemerintah Dunia yang tiranik dan korup demi meraih kebebasan.

Dengan mengibarkan bendera itu, anak-anak muda seolah mengirim pesan subtil: "Indonesia yang kami rasakan saat ini, bukanlah Indonesia yang dicita-citakan para pendiri bangsa."

Sabrang lantas memberikan peringatan keras kepada pemerintah dengan menggunakan analogi dari serial tersebut. Ia meminta pemerintah atau 'Marine Ford' (simbol markas besar angkatan laut/pemerintah) tidak melihat semua elemen sebagai "Akainu", laksamana kejam yang menghalalkan segala cara.

Ia yakin, di dalam pemerintahan pun ada sosok seperti "Koby" atau "Garp" yang masih punya nurani dan berjuang untuk keadilan sejati.

Pesan utamanya adalah sebuah ajakan untuk introspeksi. "Jika saya jadi 'kepala' (pemerintah), saya akan bersyukur," katanya. Sinyal keresahan ini adalah berkah tersembunyi. "Ini menjadi tanda untuk mencari tahu penyebabnya, ibarat ada paku di badan, jangan hanya membungkam rasa sakitnya, tapi cabut pakunya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenaker Sindir Pejabat Soal Bendera One Piece: Mereka Kecewa Caramu Bekerja, Bukan Benci Indonesia

Wamenaker Sindir Pejabat Soal Bendera One Piece: Mereka Kecewa Caramu Bekerja, Bukan Benci Indonesia

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 11:27 WIB

Pin One Piece Dulu Dipakai Gibran Kini Dianggap Ancaman Negara, Kunto Aji: Dikira Antek Fufufafa?

Pin One Piece Dulu Dipakai Gibran Kini Dianggap Ancaman Negara, Kunto Aji: Dikira Antek Fufufafa?

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 11:23 WIB

Geger Bendera One Piece: Pemerintah Lebay? Gus Dur Dulu Santai Soal Bintang Kejora!

Geger Bendera One Piece: Pemerintah Lebay? Gus Dur Dulu Santai Soal Bintang Kejora!

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 10:58 WIB

Terkini

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 00:02 WIB

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 23:55 WIB

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 23:50 WIB

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 23:45 WIB

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jakarta | Kamis, 17 September 2026 | 23:31 WIB

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:16 WIB

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:44 WIB

×