Anak-anak di Pelosok Sukabumi Naik Perahu Rakit ke Sekolah, Teriak Minta Jembatan ke Dedi Mulyadi

Lintang Siltya Utami

Rabu, 06 Agustus 2025 | 13:36 WIB
Anak-anak di Pelosok Sukabumi Naik Perahu Rakit ke Sekolah, Teriak Minta Jembatan ke Dedi Mulyadi
Potret Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. [Instagram]

Suara.com - Sejumlah anak-anak di pelosok Sukabumi, Jawa Barat, berteriak meminta pertolongan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk membangun sebuah jembatan demi memudahkan perjalanan mereka ke sekolah.

Keterbatasan transportasi publik itu disuarakan oleh anak-anak sekolah dalam video yang diunggah pemilik akun TikTok @baba_1945, di mana terekam sejumlah anak-anak yang diperkirakan duduk di Sekolah Dasar (SD) menaiki perahu rakit yang dioperasikan oleh dua orang dewasa.

Anak-anak tersebut tampak membawa tas ransel dan dengan tertib naik ke atas perahu rakit. Setelahnya, tampak anak-anak itu berbaris rapi dan meminta Dedi Mulyadi untuk membangun jembatan.

"Pak Dedi, anak-anak di pelosok Sukabumi ingin jembatan untuk nyebrang ke sekolah," tulis keterangan dalam video tersebut.

Saat ditelusuri, lokasi kejadian berada di Kampung Tegal Sangar, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi.

Untungnya, video tersebut mendapat atensi dari Dedi Mulyadi. Melalui unggahan TikTok resminya, Dedi Mulyadi menjawab keresahan anak-anak sekolah.

Mantan Bupati Purwakarta itu berjanji akan mengirim tim untuk menghitung besaran dana yang diperlukan guna membangun jembatan.

"Terima kasih anak-anakku, tetap semangat untuk bersekolah. Masalah jembatan, hari Rabu tim teknis dinas PU Provinsi Jawa Barat segera berkunjung untuk menghitung besaran alokasi yang harus dibangun," ucap Dedi Mulyadi.

Tak hanya di Sukabumi, Dedi Mulyadi juga berjanji akan memprioritaskan pembangunan jembatan di daerah-daerah terpencil yang membutuhkan, sehingga bisa digunakan untuk mempermudah aktivitas sehari-hari, termasuk berangkat ke sekolah.

baca juga

"Gubernur Jawa Barat akan memprioritaskan pembangunan jembatan-jembatan tradisional penghubung antar daerah untuk membuka isolasi agar anak-anak tidak menyeberang sungai dengan berenang atau menggunakan rakit," sambungnya.

Dedi Mulyadi menyinggung bahwa beberapa infrastruktur membutuhkan biaya yang cukup mahal, sehingga harus dihitung dengan tepat.

"Memang ada yang berbiaya murah, ada yang berbiaya mahal. Seperti yang di Bandung Barat melewati Citarum biayanya mahal dan memang diperlukan perencanaan agar pembangunannya tepat," jelas Dedi Mulyadi.

Meski begitu, ia mengatakan bahwa kebutuhan anak-anak untuk bersekolah, termasuk mendapatkan infrastruktur yang layak akan menjadi prioritasnya. Dedi Mulyadi turut menyentil Bupati Sukabumi agar bersedia melakukan pengecekan.

"Tetapi percayalah bahwa seluruh kebutuhan anak-anak sekolah, terutama untuk kepentingan transportasi darat akan menjadi perhatian utama dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan semoga pak bupatinya juga turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan pendataan di seluruh daerah," sahut Dedi Mulyadi.

Tidak memberikan perlakuan khusus pada laporan di Sukabumi, Dedi Mulyadi meminta kepada seluruh bupati di Jawa Barat untuk melakukan pendataan jika ada anak-anak yang kesulitan untuk menyeberang.

"Dan saya minta kepada seluruh bupati dan wali kota untuk mendata daerah-daerah yang anak-anaknya ke sekolah harus menyeberang sungai dan kita kerjakan secara bersama-sama dengan kolaborasi Jawa Barat," tuturnya lagi.

Sebagai informasi tambahan, rupanya jembatan yang biasa digunakan oleh warga di Kampung Tegal Sangar ambruk akibat banjir bandang yang melanda Sukabumi pada Desember 2024 silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dedi Mulyadi: Politik Merusak Desa, Tak Semua Perlu Adakan Pilkades

Dedi Mulyadi: Politik Merusak Desa, Tak Semua Perlu Adakan Pilkades

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:44 WIB

Viral Perkara Vasektomi, Dedi Mulyadi Cerita Soal KB dan Keluarga Miskin Punya 24 Anak

Viral Perkara Vasektomi, Dedi Mulyadi Cerita Soal KB dan Keluarga Miskin Punya 24 Anak

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:34 WIB

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:36 WIB

Terkini

Chatib Basri Disebut Bakal Jadi Gubernur PFII, Menkeu Purbaya Buka Suara

Chatib Basri Disebut Bakal Jadi Gubernur PFII, Menkeu Purbaya Buka Suara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Harry Potter and the Half-Blood Prince: Langkah Awal Pencarian Horcruxes!

Harry Potter and the Half-Blood Prince: Langkah Awal Pencarian Horcruxes!

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Daftar BRI Kartu Kredit Contactless untuk Tap In dan Tap Out di MRT Jakarta

Daftar BRI Kartu Kredit Contactless untuk Tap In dan Tap Out di MRT Jakarta

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:29 WIB

Darurat Sampah Makassar, Wali Kota Appi Pastikan Proyek PSEL Tetap Jalan Meski Ada Penolakan

Darurat Sampah Makassar, Wali Kota Appi Pastikan Proyek PSEL Tetap Jalan Meski Ada Penolakan

Sulsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:28 WIB

6 Sepatu Lari Nike Pegasus Termurah Seri Apa? Ini Daftar Harga Terbaru dan Perbedaannya

6 Sepatu Lari Nike Pegasus Termurah Seri Apa? Ini Daftar Harga Terbaru dan Perbedaannya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:28 WIB

Sempat Menang Eksepsi, Sidang Dakwaan Baru dr. Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Ditunda karena Ini

Sempat Menang Eksepsi, Sidang Dakwaan Baru dr. Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Ditunda karena Ini

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:28 WIB

Ketika Pajak Wajib Bayar tapi Pelayanan Publik Jalan di Tempat, Di Mana Letak Keadilannya?

Ketika Pajak Wajib Bayar tapi Pelayanan Publik Jalan di Tempat, Di Mana Letak Keadilannya?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:20 WIB

LAPK: Keluhan Pasien Viral Jadi Alarm Transparansi Layanan Rumah Sakit

LAPK: Keluhan Pasien Viral Jadi Alarm Transparansi Layanan Rumah Sakit

Sumut | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:20 WIB

PSSI Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir Singgung Bantuan Rp88 Miliar dari FIFA

PSSI Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir Singgung Bantuan Rp88 Miliar dari FIFA

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:18 WIB

Apa Itu Arbitrase Internasional? Ancaman Investor China di Proyek PSEL Makassar

Apa Itu Arbitrase Internasional? Ancaman Investor China di Proyek PSEL Makassar

Sulsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:15 WIB

×