Buntut Kasus Mie Gacoan, Kafe Panik Ganti Musik Pakai Suara Kicau Burung, DPR Turun Tangan

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 07 Agustus 2025 | 14:00 WIB
Buntut Kasus Mie Gacoan, Kafe Panik Ganti Musik Pakai Suara Kicau Burung, DPR Turun Tangan
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty. [Antara/HO-PDIP/am]

Suara.com - Polemik royalti musik kini memasuki babak baru yang semakin panas. Kasus pidana yang menjerat restoran Mie Gacoan karena memutar lagu tanpa lisensi telah mengirimkan gelombang kejut ke seluruh pelaku UMKM, membuat mereka panik hingga memilih memutar suara alam demi menghindari jerat hukum.

Melihat keresahan massal ini, Komisi VII DPR RI akhirnya turun tangan dan mendesak pemerintah untuk merombak total aturan royalti yang dinilai memberatkan pengusaha kecil.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, mengungkapkan bahwa kekhawatiran para pelaku UMKM kini sudah di level yang sangat serius. Kasus ditetapkannya Direktur PT Mitra Bali Sukses, pemegang lisensi Mie Gacoan, sebagai tersangka oleh LMK Selmi, telah menjadi momok yang menakutkan.

“Banyak pelaku UMKM kreatif seperti pemilik kafe kecil, penyanyi lepas, hingga penyelenggara acara lokal merasa cemas," kata Evita kepada wartawan, Kamis (7/8/2025).

Akibatnya, banyak pemilik usaha yang memilih jalan aman yang kreatif tapi ironis.

"Mereka takut dikenai royalti secara tiba-tiba... Ini bisa menghambat aktivitas kreatif," tambahnya, merujuk pada fenomena kafe yang kini mengganti playlist musik mereka dengan suara kicauan burung atau gemericik air.

Evita Nursanty menegaskan bahwa semangat melindungi hak cipta musisi harus tetap dijaga. Namun, ia mengingatkan agar penegakannya tidak membabi buta dan justru mematikan usaha rakyat kecil.

"Semangat melindungi karya harus kita jaga, tapi jangan sampai pelaksanaannya membebani rakyat, termasuk pelaku usaha kecil maupun UMKM," tuturnya.

Menurutnya, di tengah situasi ekonomi yang belum pulih, pendekatan yang memaksa justru akan menimbulkan ketakutan, bukan kesadaran untuk membayar royalti.

baca juga

DPR Usul Rombak Skema

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengkritik skema tarif yang berlaku saat ini, yang dinilai tidak adil karena memukul rata semua jenis usaha. Ia mendesak agar ada klasifikasi yang jelas berdasarkan skala bisnis.

"Pendekatan satu tarif untuk semua tidak bisa diterapkan. Harus ada keadilan dan keberpihakan," kata Evita.

Ia berpandangan, pengusaha kafe kecil yang hanya memutar radio atau musisi jalanan harus dibedakan dengan penyelenggara konser besar. Atas dasar itu, ia menyarankan agar LMKN, pemerintah, dan DPR duduk bersama untuk menyusun ulang skema klasifikasi royalti.

Pada akhirnya, Evita mendorong agar LMKN lebih fokus pada edukasi dan sosialisasi, bukan sekadar penagihan yang terkesan mengancam. Menurutnya, banyak pengusaha kecil yang sebenarnya mau patuh, namun tidak paham prosedur dan siapa pihak yang berwenang.

“Akibatnya, yang timbul bukan kesadaran, tapi rasa takut. Ini yang harus diubah,” ujarnya.

"Negara hadir bukan hanya untuk menagih, tapi juga memastikan bahwa sistem ini adil dan membangun,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Indonesia Power Nyalakan Harapan UMKM, Ekonomi Desa Jadi Kekuatan Bangsa

PLN Indonesia Power Nyalakan Harapan UMKM, Ekonomi Desa Jadi Kekuatan Bangsa

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 13:39 WIB

Tak Hanya Bebas Royalti, Charly Van Houten Janjikan Hadiah untuk Kafe yang Putar Lagunya

Tak Hanya Bebas Royalti, Charly Van Houten Janjikan Hadiah untuk Kafe yang Putar Lagunya

Entertainment | Kamis, 07 Agustus 2025 | 11:46 WIB

Kasus Royalti Sampai Miliaran! Ariel NOAH Ungkap Kegelisahannya soal Lagu Indonesia

Kasus Royalti Sampai Miliaran! Ariel NOAH Ungkap Kegelisahannya soal Lagu Indonesia

Video | Kamis, 07 Agustus 2025 | 12:05 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×