'Nenek Moyangmu Punya Laut?' Susi Pudjiastuti Walk Out Rapat Tolak Pangandaran Dikapling

Tasmalinda Suara.Com
Kamis, 07 Agustus 2025 | 21:35 WIB
'Nenek Moyangmu Punya Laut?' Susi Pudjiastuti Walk Out Rapat Tolak Pangandaran Dikapling
Susi Pudjiastuti walk out saat rapat (Instagram)

Suara.com - Sebuah rapat formal berubah saat Susi Pudjiastuti, mantan menteri yang dikenal tak kenal takut, tak mampu lagi membendung amarahnya.

Dengan suara bergetar menahan emosi, ia memilih walk out dari pertemuan yang membahas masa depan tanah kelahirannya, Pangandaran, setelah merasa suaranya diabaikan.

Ini bukan sekadar ledakan emosi. Ini adalah puncak kegeraman seorang putri daerah yang melihat laut yang membesarkannya terancam "dikapling-kapling" oleh kebijakan yang ia sebut akan menghancurkan segalanya.

"Saya Mau Keluar Saja, Percuma"

Momen klimaks terjadi saat Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang mengalokasikan 1.000 hektare laut untuk keramba jaring apung (KJA) dibahas.

Merasa argumennya untuk melindungi ekosistem laut dan pariwisata mental, Susi menyerah. "Saya mau keluar saja, percuma," cetusnya, sebuah kalimat singkat yang sarat dengan kekecewaan mendalam terhadap proses pengambilan keputusan yang ia anggap tuli.

Sebelum benar-benar meninggalkan ruangan, Susi melontarkan kalimat paling tajam yang langsung menjadi sorotan.

Ia menggugat logika dasar dari upaya memberikan hak eksklusif atas laut kepada segelintir pihak.

"Laut kok dikapling-kapling? Memang nenek moyangnya punya laut?" semprot Susi.

Baca Juga: Gus Yaqut Diperiksa KPK: Hanya Bawa 'Senjata' SK Menteri, Ada Apa dengan Kuota Haji?

Pertanyaan retoris ini bukan sekadar kemarahan, melainkan sebuah kritik fundamental terhadap komodifikasi laut.

Baginya, laut adalah milik bersama, ruang hidup nelayan kecil, dan aset publik untuk pariwisata, bukan sepetak tanah yang bisa diperjualbelikan untuk keuntungan investor.

Susi telah mendedikasikan hidupnya untuk membangun citra Pangandaran dari kawasan nelayan menjadi destinasi wisata premium.

Rencana KJA skala besar ini ia anggap sebagai pengkhianatan terhadap semua kerja keras tersebut. Amarahnya adalah representasi dari suara ribuan warga Pangandaran yang menggantungkan hidup pada keindahan alam, bukan pada industri yang berpotensi merusaknya.

Sikapnya yang tanpa kompromi menjadi benteng terakhir bagi kelestarian laut Pangandaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI