Mereka mungkin berhasil mengisi satu ruangan bioskop, tetapi mereka telah kehilangan hati jutaan audiens potensial di luar sana.
Langkah nekat menggelar Gala Premiere ini, alih-alih memperbaiki citra, justru menjadi blunder pamungkas.
Ia menjadi bukti visual dari semua tudingan yang ada: tidak transparan, takut pada publik, dan terkesan lebih mementingkan citra seremonial ketimbang penerimaan pasar yang tulus.
Menurut Anda, apakah langkah menggelar premiere terbatas justru langkah "bunuh diri" yang semakin mengubur reputasi film ini?
Sampaikan pendapat Anda!