Refly Harun : Orang Seperti Gibran Ini Sebenarnya Tak Punya Karier Politik

Eviera Paramita Sandi

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 14:31 WIB
Refly Harun : Orang Seperti Gibran Ini Sebenarnya Tak Punya Karier Politik
Refly Harun. [Ist]

Suara.com - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengatakan bahwa usulan pemakzulan untuk Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka bukanlah hal yang semata – mata untuk menghabisi.

Menurut Refly, Putra sulung Jokowi tersebut tidak memiliki karier politik, pasalnya sang ayah sudah lengser dari jabatannya menjadi Presiden ke -7 RI.

“Orang seperti Gibran ini sebenarnya tidak punya karier politik,” ujar Refly, dikutip dari youtubenya, Sabtu (16/8/25).

“Karier politiknya itu hanya ketika Jokowi dan mafia berkuasa. Tapi kalau seandainya dia tidak diambil Prabowo Subianto sebagai wakil presiden, selesai sudah,” imbuhnya.

Refly mengatakan bahwa menjadi orang nomor 2 di Indonesia, tidak bisa hanya bermodalkan uang saja, melainkan juga harus menunjukkan kemampuannya.

“Tapi bagaimana kalau dia (Gibran) banyak uangnya?,” ucap Refly.

“Begini bro, banyak uangnya boleh, tapi anda harus menunjukkan kemampuan yang memang mumpuni untuk menjadi calon wakil presiden,” tambahnya.

Dengan kemampuan yang dimiliki oleh Gibran itu, Refly menyebut bahwa Gibran belum pantas menjadi pemimpin Indonesia ke depan.

Pasalnya, menurut Refly untuk menjadi seorang pemimpin tidak bisa jika hanya bergantung pada kekuasaan ayahnya saja.

baca juga

“Bukan menghabisi sebenarnya kurang tepat. Orang ini (Gibran) memang belum pantas atau bahkan tidak pantas untuk menjadi pemimpin Indonesia ke depan,” ucap Refly.

“Pemimpin itu harus orang yang genuine, bukan orang yang bergantung. Kalau anda jadi wali kota kemudian bapak ada jadi presiden, ya maka mudah sekali memimpin. Banyak sekali program – program Kementerian yang tiba – tiba mengalirnya ke Solo, haha,” tambahnya.

Refly sontak membanding – bandingkan wakil presiden Indonesia yang sudah lengser dengan Gibran.

Dari semua yang disebutkan, Mulai dari Mohammad Hatta hingga BJ. Habibie, menurut Refly gradenya tidak sebanding dengan Gibran, bahkan bisa dikatakan jauh diatas Gibran.

“Jauh sekali standarnya, kita pernah punya wakil presiden Moh Hatta lulusan Belanda, era pasca Orde Baru kita punya hamengku Buwono, kita punya Adam Malik, kita punya Wira, ada Sudarmono, Try Sutrisno, Habibie, ini semua orang – orang punya grade,” urainya.

Sementara itu soal Gibran yang disebut tidak diberi peran signifikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Relfy menyebut bahwa itu bukan berarti Prabowo raja tega.

Melainkan Prabowo merasa kasihan dengan Gibran, sehingga hanya diberi peran seremonial saja.

“Menurut saya Prabowo tidak raja tega, Prabowo justru kasihan dengan wakil presiden ini, sehingga tidak memberikan peran yang signifikan,” ujarnya.

“Karena kalaupun diberi peran yang signifikan, enggak mampu juga kelihatannya. Misalnya, Menyusun kabinet, diplomasi luar negeri, dia cuma dikasih peran misalnya acara – acara seremonial, datang untuk menggantikan presiden,” sambungnya.

Surat Pemakzulan Wapres Gibran

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Indra Iskandar mengatakan bahwa pihaknya telah menerima surat pemakzulan Gibran dan telah diteruskan ke pimpinan DPR RI.

“Iya benar kami sudah menerima surat tersebut, dan sekarang sudah kami teruskan ke pimpinan,” ujar Indra.

Usulan pemakzulan Gibran mencuat usai Forum Purnawirawan TNI membuat deklarasi pernyataan sikap yang berisi delapan poin.

Dua poin dalam surat tersebut mengenai usulan agar Wapres Gibran Rakabuming Raka diganti.

Mereka menilai, pencalonan Gibran sebagai Wakil Presiden telah menyalahi konstitusi.

Mereka juga berpendapat bahwa terpilihnya Gibran merupakan buah dari konteks politik yang dipaksakan.

Forum Purnawirawan TNI-Polri menyebut proses pencalonan Gibran bahkan bertentangan dengan prinsip demokrasi dan keadilan electoral.

Melalui surat tersebut mereka yakin bahwa usulan pemakzulan Gibran memiliki dasar konstitusional yang kuat.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Bukti Transkip Nilai Jokowi di Bareskrim Abal-Abal, Dokter Tifa: Dokumen Sampah

Sebut Bukti Transkip Nilai Jokowi di Bareskrim Abal-Abal, Dokter Tifa: Dokumen Sampah

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 12:47 WIB

Hapus Tantiem BUMN, Rocky Gerung Sebut Gebrakan Prabowo Bisa 'Gebuk' Elite Manja Jokowi

Hapus Tantiem BUMN, Rocky Gerung Sebut Gebrakan Prabowo Bisa 'Gebuk' Elite Manja Jokowi

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 11:08 WIB

UGM Tutupi Kasus Ijazah Jokowi? Refly Harun: Data Disembunyikan, Ada Konspirasi

UGM Tutupi Kasus Ijazah Jokowi? Refly Harun: Data Disembunyikan, Ada Konspirasi

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 10:53 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×