Babak Baru Kasus Haji: Tim Hukum Yaqut Minta KPK Fokus Korupsi Kuota, Bukan Keluhan Layanan Jemaah

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:46 WIB
Babak Baru Kasus Haji: Tim Hukum Yaqut Minta KPK Fokus Korupsi Kuota, Bukan Keluhan Layanan Jemaah
Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat usai menjalani pemeriksaandi KPK terkait dugaan korupsi kuota haji. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Tim kuasa hukum mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas secara terbuka mengkritik langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengimbau jemaah haji 2024 menjadi saksi.

Langkah KPK tersebut dinilai 'melenceng' dan berisiko menggiring opini publik.

Kuasa hukum Yaqut Cholil Qoumas, Mellisa Anggraini, merespons tajam strategi penyidikan KPK yang mengajak publik, khususnya jemaah haji, untuk melapor jika mengalami ketidaksesuaian layanan.

Menurutnya, imbauan tersebut tidak relevan dengan inti perkara.

"KPK memang berwenang memanggil siapa pun sebagai saksi. Tapi himbauan ke publik seharusnya tidak melenceng dari ruang lingkup perkara," kata Mellisa dalam keterangannya, Selasa (19/8/2025).

Mellisa menegaskan, fokus utama penyidikan KPK adalah dugaan kerugian negara akibat kebijakan pembagian kuota haji tambahan.

Oleh karena itu, saksi yang relevan seharusnya adalah pihak-pihak yang terlibat langsung dalam perumusan kebijakan, bukan jemaah yang mengalami masalah teknis di lapangan.

"Jika KPK mengajak jamaah melapor soal layanan hotel, katering, atau penempatan, itu di luar konteks. Persoalan teknis lapangan tidak otomatis berkaitan dengan korupsi kuota," tutur Mellisa.

Ia khawatir, langkah KPK ini dapat membentuk opini seolah-olah seluruh keluhan pelayanan haji adalah buah dari tindak pidana korupsi.

baca juga

Mellisa juga mengingatkan bahwa kesaksian yang tidak relevan dapat dengan mudah dipatahkan di pengadilan.

"Saksi yang dihadirkan karena keluhan layanan bisa dianggap tidak punya nilai pembuktian untuk perkara kuota haji," ujar Mellisa.

Imbauan KPK yang Menjadi Pemicu

Sebelumnya, KPK memang secara terbuka meminta jemaah haji yang merasa layanannya tidak sesuai prosedur untuk melapor.

Informasi ini dianggap bisa menjadi pengayaan data bagi penyidikan yang sedang berjalan.

“Bisa disampaikan melalui saluran pengaduan masyarakat,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Senin (18/8/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekening Siluman Haji Dibongkar! KPK Gandeng PPATK Lacak Aliran Duit Panas Triliunan

Rekening Siluman Haji Dibongkar! KPK Gandeng PPATK Lacak Aliran Duit Panas Triliunan

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 15:32 WIB

KPK Akan Segera Umumkan Tersangka Kasus Haji, Tapi

KPK Akan Segera Umumkan Tersangka Kasus Haji, Tapi

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 15:05 WIB

KPK Minta Jemaah Haji Jadi Mata-Mata: Bongkar Penipuan ONH Plus!

KPK Minta Jemaah Haji Jadi Mata-Mata: Bongkar Penipuan ONH Plus!

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 13:50 WIB

Terkini

7 Kali Reshuffle Prabowo, Pengamat UIN Raden Fatah Palembang Soroti Efeknya ke Birokrasi

7 Kali Reshuffle Prabowo, Pengamat UIN Raden Fatah Palembang Soroti Efeknya ke Birokrasi

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Jeritan Ekonomi Akar Rumput: Pertumbuhan yang Gagal Menetes

Jeritan Ekonomi Akar Rumput: Pertumbuhan yang Gagal Menetes

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:40 WIB

John Herdman Kirim Peringatan Jelang Timnas Indonesia Vs Thailand: Ini Akan Sengit

John Herdman Kirim Peringatan Jelang Timnas Indonesia Vs Thailand: Ini Akan Sengit

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:39 WIB

3 Mantan Kekasih Shandy Aulia yang Tersorot, dari Artis hingga Pengusaha

3 Mantan Kekasih Shandy Aulia yang Tersorot, dari Artis hingga Pengusaha

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Menengok New York, Jakarta Bersiap Rancang Aturan Helikopter Perkotaan

Menengok New York, Jakarta Bersiap Rancang Aturan Helikopter Perkotaan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:36 WIB

3 Rekomendasi Parfum Lokal yang Mirip Baccarat Rouge 540: Wangi Awet dan Harga Terjangkau

3 Rekomendasi Parfum Lokal yang Mirip Baccarat Rouge 540: Wangi Awet dan Harga Terjangkau

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:33 WIB

Tazza: The Song of Beelzebub, Balas Dendam Mantan Raja Kasino di Meja Poker

Tazza: The Song of Beelzebub, Balas Dendam Mantan Raja Kasino di Meja Poker

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:30 WIB

6 Zodiak Paling Beruntung pada Jumat, 2 Oktober 2026: Masalah Finansial Mulai Terselesaikan!

6 Zodiak Paling Beruntung pada Jumat, 2 Oktober 2026: Masalah Finansial Mulai Terselesaikan!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:29 WIB

5 Eye Serum untuk Atasi Mata Panda, Garis Halus dan Mata Lelah

5 Eye Serum untuk Atasi Mata Panda, Garis Halus dan Mata Lelah

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Profil dan Agama Shandy Aulia yang Jarang Diketahui Publik

Profil dan Agama Shandy Aulia yang Jarang Diketahui Publik

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:20 WIB

×