CEK FAKTA: Heboh Sri Mulyani Dituduh Sebut Guru Beban Negara, Ini Isi Pidato Asli yang Dipelintir

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 19 Agustus 2025 | 19:43 WIB
CEK FAKTA: Heboh Sri Mulyani Dituduh Sebut Guru Beban Negara, Ini Isi Pidato Asli yang Dipelintir
Menteri Keuangan, Sri Mulyani (Ist)

Suara.com - Jagat media sosial X (sebelumnya Twitter) mendadak riuh dengan kata kunci 'Guru' yang menjadi trending topic pada Selasa (19/8/2025). Pemicunya adalah sebuah potongan video kontroversial yang menyeret nama Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang dituding melabeli guru sebagai 'beban negara'.

Kegaduhan ini bermula dari pidato Sri Mulyani dalam acara Konvensi Sains-Teknologi 2025 di Bandung pada 7 Agustus 2025.

Dalam video yang beredar luas, sang Menteri Keuangan seolah-olah mengeluarkan pernyataan yang merendahkan profesi guru. Namun, setelah dilakukan penelusuran mendalam terhadap rekaman utuh pidatonya, tuduhan tersebut terbukti tidak benar.

Suara.com meninjau rekaman pidato Sri Mulyani dari awal hingga akhir dan tidak menemukan satu pun kalimat yang menyatakan 'guru beban negara'.

Konteks pembicaraan Sri Mulyani saat itu adalah pemaparan mengenai klaster anggaran di sektor pendidikan, di mana salah satu alokasi terbesarnya adalah untuk tenaga pendidik, termasuk gaji dan tunjangan.

Dalam pidatonya, Sri Mulyani justru menyoroti persepsi publik mengenai kesejahteraan guru dan dosen yang kerap dianggap rendah. Ia mengutip keluhan yang sering ia temui di media sosial.

"Itu belanjanya dari mulai gaji sampai dengan tunjangan kinerja tadi, banyak medsos saya selalu mengatakan oh menjadi dosen guru itu tidak dihargai karena gajinya tidak besar," kata Sri Mulyani dalam pidatonya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa pembiayaan sektor pendidikan yang sangat besar ini menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi anggaran negara.

Sri Mulyani membuka wacana mengenai skema pembiayaan ke depan, apakah sepenuhnya akan ditanggung oleh negara atau memerlukan model partisipasi dari masyarakat.

"Ini salah satu tantangan keuangan negara, apakah ini harus semua keungan negara atau ada partisipasi masyarakat," tambahnya.

Penggunaan frasa 'tantangan keuangan negara' inilah yang diduga kuat dipelintir dan dipotong sedemikian rupa sehingga menghasilkan narasi 'guru beban negara'.
Padahal, kata 'tantangan' memiliki makna yang jauh berbeda dari 'beban'. Sebuah tantangan adalah persoalan yang perlu dicarikan solusi, bukan sesuatu yang dianggap sebagai tanggungan yang memberatkan.

Faktanya, pada tahun 2025, pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp 724,3 triliun, atau setara dengan 20 persen dari total belanja negara, menunjukkan komitmen besar pemerintah terhadap sektor ini.

Video editan yang menyebar cepat itu sontak memancing reaksi keras dari netizen. Banyak akun yang mengunggah ulang klip tersebut dengan komentar miring.

Namun, tidak sedikit pula warganet yang lebih kritis dan meragukan keaslian narasi dalam video tersebut.

Kecerdasan buatan (AI) milik platform X, Grok, bahkan ikut memberikan klarifikasi saat ditanya oleh seorang pengguna.

"hallo @grok, apakah sri mulyani benar-benar mengatakan guru adalah beban negara?" tanya seorang pengguna.

"Tidak, Sri Mulyani tidak secara langsung mengatakan "guru adalah beban negara". Dalam pidatonya di KSTI ITB (7 Agt 2025), ia menyatakan gaji guru dan dosen rendah sebagai "tantangan bagi keuangan negara", sambil mempertanyakan apakah beban sepenuhnya ditanggung APBN atau libatkan partisipasi masyarakat. Pernyataan ini menuai kritik karena dianggap kurang empati," jawab Grok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Speed Nozzle SPBU Pengaruhi Akurasi Takaran BBM?

CEK FAKTA: Benarkah Speed Nozzle SPBU Pengaruhi Akurasi Takaran BBM?

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 19:13 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Harus Daftar Rekening Aktif agar Tak Diblokir PPATK?

CEK FAKTA: Benarkah Harus Daftar Rekening Aktif agar Tak Diblokir PPATK?

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 19:00 WIB

Tunjangan Naik Rp 120 Juta Sebulan, Wakil Ketua DPR: Menkeu Kasihan ke Kami-kami Ini

Tunjangan Naik Rp 120 Juta Sebulan, Wakil Ketua DPR: Menkeu Kasihan ke Kami-kami Ini

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 18:01 WIB

Ikut Karnaval, Menkeu Sri Mulyani Kena Sindir: Turunin Pajaknya Bu!

Ikut Karnaval, Menkeu Sri Mulyani Kena Sindir: Turunin Pajaknya Bu!

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:11 WIB

Berapa Gaji Sri Mulyani? Ramai Disorot usai Bahas Gaji Guru dan Dosen

Berapa Gaji Sri Mulyani? Ramai Disorot usai Bahas Gaji Guru dan Dosen

Lifestyle | Selasa, 19 Agustus 2025 | 13:03 WIB

Jimly Asshiddiqie Kuliti Aib Pemerintah, Sentil Balik Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara?

Jimly Asshiddiqie Kuliti Aib Pemerintah, Sentil Balik Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara?

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 11:37 WIB

CEK FAKTA: Pemerintah Bagikan Rp2,6 Juta per Bulan untuk Lansia, Benarkah?

CEK FAKTA: Pemerintah Bagikan Rp2,6 Juta per Bulan untuk Lansia, Benarkah?

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 09:53 WIB

Terkini

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:55 WIB

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB