Gempar Bambang Pacul Dicopot Megawati: Sederet Kontroversi hingga Harta Fantastis 'Komandan Korea'

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:10 WIB
Gempar Bambang Pacul Dicopot Megawati: Sederet Kontroversi hingga Harta Fantastis 'Komandan Korea'
Gempar Bambang Pacul Dicopot Megawati: Sederet Kontroversi hingga Harta Fantastis 'Komandan Korea' . [Instagram]

Suara.com - Keputusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri membuat kondisi Jawa Tengah (Jateng) sebagai kandang Banteng gempar. Hal itu setelah Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDIP Jateng.

Megawati lalu menunjuk F.X. Hadi Rudyatmo Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD untuk menggantikan posisi Bambang Pacul.

Pencopotan "Komandan Korea", julukan yang melekat pada Bambang Pacul, bukan tanpa alasan.

Manuver politik ini disebut-sebut sebagai konsekuensi dari rangkap jabatan yang diembannya, sebuah pelanggaran aturan partai.

Peristiwa ini tak pelak membuka kembali catatan panjang perjalanan karier Bambang Pacul yang penuh dengan manuver tajam, kontroversi, dan loyalitas tegak lurus pada partai.

Sepak terjangnya sebagai politisi kawakan membuatnya menjadi salah satu figur paling berpengaruh di lingkaran banteng, khususnya di Jawa Tengah yang dikenal sebagai lumbung suara PDIP.

Namun, di balik citranya yang lugas dan blak-blakan, sejumlah kontroversi turut mewarnai karier Bambang Pacul .

Sepak Terjang "Komandan Korea" di Kancah Politik

Lahir di Sukoharjo pada 17 Juli 1956, Bambang Wuryanto telah malang melintang di dunia politik sejak bergabung dengan PDIP pada 2000 silam. 

baca juga

Lulusan Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) dan peraih gelar MBA dari Universitas Prasetiya Mulya ini mengawali kariernya sebagai staf ahli Fraksi PDIP di MPR.

Kariernya di Senayan terbilang moncer. Ia telah menjadi anggota DPR RI selama empat periode berturut-turut sejak 2004, mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah IV yang meliputi Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri.

Sejumlah posisi strategis pernah dipegangnya, mulai dari Wakil Ketua Komisi I, Wakil Ketua Komisi VII, hingga Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.

Di internal partai, jabatannya tak kalah mentereng, yakni sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP.

Di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua DPD PDIP Jateng, partai berhasil menunjukkan dominasi yang signifikan. Pada Pemilu 2019, misalnya, PDIP berhasil mengamankan kemenangan bagi pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dengan perolehan 16,8 juta suara atau 77,29 persen di Jawa Tengah.

Gaya kepemimpinannya yang tegas dan tanpa kompromi melahirkan istilah "Pasukan Korea" atau "mentalitet Korea".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta sampai Ikut Bergetar! Gempa di Bekasi Robohkan Musala, Ada Korban Jiwa?

Jakarta sampai Ikut Bergetar! Gempa di Bekasi Robohkan Musala, Ada Korban Jiwa?

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 09:22 WIB

Drama Hasil Tes DNA: Lisa Mariana Ngamuk Ancam RK hingga Akhirat, Pengacaranya Justru Puji Polisi

Drama Hasil Tes DNA: Lisa Mariana Ngamuk Ancam RK hingga Akhirat, Pengacaranya Justru Puji Polisi

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:04 WIB

Ngaku Diperintah Surya Paloh, Sahroni Blak-blakan Protes OTT KPK: Republik Ini Gak Ada yang Bersih!

Ngaku Diperintah Surya Paloh, Sahroni Blak-blakan Protes OTT KPK: Republik Ini Gak Ada yang Bersih!

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:55 WIB

Gebrakan 'Ngeri' KPK di DPR: Tuntut Kewenangan Penuh di RKUHAP, Ngotot Lepas dari Supervisi Polri!

Gebrakan 'Ngeri' KPK di DPR: Tuntut Kewenangan Penuh di RKUHAP, Ngotot Lepas dari Supervisi Polri!

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 15:59 WIB

Terkini

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:13 WIB

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:04 WIB

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

×