Bos Freeport: Jika Izin Tak Diperpanjang, Indonesia Kehilangan 4 Miliar Dolar AS Tiap Tahun

Erick Tanjung, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 21 Agustus 2025 | 12:30 WIB
Bos Freeport: Jika Izin Tak Diperpanjang, Indonesia Kehilangan 4 Miliar Dolar AS Tiap Tahun
PT Freeport Indonesia (PTFI) di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua. ]Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Perizinan pertambangan PT Freeport Indonesia yang berada di Mimika, Papua Tengah, akan berakhir pada 2041. Indonesia dinilai berpotensi kehilangan pendapatan sebesar sebesar USD 4 miliar pertahun jika perizinan tidak diperpanjang. 

Hal itu disampaikan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas dalam channel You Tube Akbar Faizal Uncensored

"Kalau kami berhenti pada 2041, maka penerimaan  negara yang sekitar 4 miliar dolar setiap tahun akan terhenti," kata Tony dikutip Suara.com, Kamis (21/8/2025). 

Selain hilangnya pendapatan negara, juga akan membuat 30 ribu karyawan PT Freeport Indonesia kehilangan pekerjaan. 

"Program atau investasi sosial kami yang jumlahnya Rp 2 triliun setiap tahun juga akan berhenti. Semuanya berhenti," jelas Tony. 

Menurut Tony tidak ada yang diuntungkan jika izin tambang PT Freeport Indonesia tidak diperpanjang atau dihentikan. 

"Sementara kalau kami bisa melanjutkan lagi, itu kan 4 miliar dolar akan terus ada setiap tahun. Karyawan  30 ribu  orang juga terus berlanjut dan bahkan potensi berkembang. Dan potensi itu berkembang lagi kedepannya," tuturnya. 

Tony pun mengklaim kontribusi PT Freeport Indonesia kepada keuangan negara pada 2024, angkanya mencapai Rp 80 triliun. Jumlah itu dibagi dua, Rp 68 triliun untuk pemerintah pusat, dan Rp 12 triliun untuk pemerintah daerah. 

Tony mengatakan, dari informasi yang diterimanya, pemerintah pusat masih ingin melanjutkan perizinan pertambangan PT Freeport Indonesia. 

"Yang saya tahu sampai dengan saat ini adalah pemerintah pusat juga memang memikirkan untuk memperpanjang walaupun memang belum terealisasi. Masih ada mungkin beberapa hal yang perlu di fine-tuning lah misalnya," ujarnya. 

"Tapi dalam beberapa diskusi keinginan untuk itu sebenarnya sudah terlihat, cuma memang belum diformalkan dan belum bisa direalisasi karena satu dan lain hal," sambungnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Sipil Kembali Jadi Korban: OPM Dituding Bunuh Dua Orang di Papua

Warga Sipil Kembali Jadi Korban: OPM Dituding Bunuh Dua Orang di Papua

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 20:48 WIB

Babak Baru Konsesi Tambang: PP untuk UMKM Masih Harmonisasi, Kapan Terbit?

Babak Baru Konsesi Tambang: PP untuk UMKM Masih Harmonisasi, Kapan Terbit?

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 21:40 WIB

Lima Media Lokal Raih Penghargaan Business Model Canvas di Jatim Media Summit 2025

Lima Media Lokal Raih Penghargaan Business Model Canvas di Jatim Media Summit 2025

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 18:12 WIB

Terkini

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:06 WIB

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:00 WIB

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:00 WIB

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB