Deretan Penculikan Paling Menggegerkan di Indonesia, Dari Tebusan Miliaran hingga Jual Organ

Eviera Paramita Sandi

Jum'at, 22 Agustus 2025 | 11:40 WIB
Deretan Penculikan Paling Menggegerkan di Indonesia, Dari Tebusan Miliaran hingga Jual Organ
Ilustrasi penculikan (Shutterstock).

Selama 26 hari, nasib Malika tidak diketahui, memicu kepanikan dan simpati publik yang luas.

Pelaku, yang membawa korban berkeliling menggunakan gerobak, akhirnya berhasil ditemukan berkat laporan warga dan kerja keras pihak kepolisian.

Malika ditemukan di kawasan Ciledug, Tangerang, dalam kondisi yang memprihatinkan.

Kasus ini menyoroti kerentanan anak-anak di ruang publik dan bahaya yang mengintai dari orang asing.

Obsesi Maut Remaja Makassar: Anak Dibunuh Demi Jual Organ (2023)

Salah satu kasus paling mengerikan datang dari Makassar pada awal 2023.

Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun, MFS, diculik dan dibunuh secara sadis oleh dua remaja, AD (17) dan MF (14).

Motif di balik tindakan brutal ini sungguh di luar nalar: kedua pelaku terobsesi untuk menjual organ tubuh korban setelah tergiur oleh iklan di sebuah situs internet yang menawarkan keuntungan jutaan dolar.

Kasus ini sontak menjadi alarm keras tentang dampak negatif konten internet terhadap anak-anak dan remaja. Pihak kepolisian menegaskan bahwa ini bukan bagian dari sindikat penjualan organ, melainkan murni pembunuhan berencana yang dipicu oleh informasi sesat di dunia maya.

Penculikan Warga Malaysia di Jakarta: Tebusan Rp 5 Miliar (2019)

Pada tahun 2019, seorang pengusaha asal Malaysia bernama Ling Ling menjadi korban penculikan oleh komplotan yang dipimpin oleh seorang Warga Negara Indonesia.

Korban disekap selama sebulan di beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya.

Para pelaku meminta uang tebusan sebesar Rp 5 miliar kepada keluarga korban.

Setelah melalui proses penyelidikan yang intensif, tim gabungan dari Polda Metro Jaya berhasil membebaskan korban dan menangkap sembilan orang pelaku.

Kasus ini menunjukkan bahwa motif ekonomi dengan target warga negara asing masih menjadi salah satu modus operandi utama dalam kejahatan penculikan di kota-kota besar.

Penculikan dan Pembunuhan Sadis Bocah di Bogor (2016)

Publik Bogor digemparkan oleh kasus penculikan dan pembunuhan seorang siswi SD bernama Grace Gabriela (5) pada tahun 2016.

Setelah dilaporkan hilang, korban ditemukan tewas di dalam karung di sebuah lahan kosong tidak jauh dari rumahnya.

Penyelidikan polisi akhirnya mengarah pada seorang remaja berusia 15 tahun yang merupakan tetangga korban.

Motif pembunuhan ini diduga karena pelaku kesal setelah ajakannya untuk bermain ditolak oleh korban.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan lingkungan sekitar dan bahaya kejahatan yang bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan orang terdekat sekalipun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maarten Paes Ucap Salam Perpisahan Sementara, Bikin Haru

Maarten Paes Ucap Salam Perpisahan Sementara, Bikin Haru

Bola | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 11:38 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Uang Hasil Korupsi Dibagikan Pemerintah untuk Pekerja Migran Indonesia?

CEK FAKTA: Benarkah Uang Hasil Korupsi Dibagikan Pemerintah untuk Pekerja Migran Indonesia?

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 11:25 WIB

Perbandingan Ranking FIFA Timnas Indonesia vs Lebanon dan Kuwait

Perbandingan Ranking FIFA Timnas Indonesia vs Lebanon dan Kuwait

Bola | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 11:17 WIB

Terkini

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB