Bukti Kumpulan Pernyataan Asbun Anggota DPR: Fasilitas Tak Sesuai dengan Kualitas!

Yohanes Endra, Tiara Rosana

Jum'at, 22 Agustus 2025 | 12:22 WIB
Bukti Kumpulan Pernyataan Asbun Anggota DPR: Fasilitas Tak Sesuai dengan Kualitas!
Bukti Kumpulan Pernyataan Asbun Anggota DPR (instagram)

Suara.com - Gelombang kritik terhadap anggota DPR RI kian deras usai wacana kenaikan tunjangan fantastis mencuat ke publik. 

Netizen kini tak hanya mempermasalahkan angka angka-angka fantastis tunjangan anggota DPR RI, tetapi juga mengumpulkan potongan pernyataan kontroversial sejumlah legislator yang dinilai "asal bunyi" alias asbun.

Akun X (Twitter) Day One atau @duottie menjadi salah satu yang paling vokal. Pada Kamis, 21 Agustus 2025, dia merilis sebuah utas berjudul "Pernyataan SDM rendah DPR RI dalam seminggu ke belakang: lengkap dengan tagar #miskinkanDPR.

Video pertama yang dia bagikan berisi pernyataan Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir yang sebelumnya viral dan ramai menjadi bulan-bulanan karena menyebut tunjangan perumahan Rp50 juta masih kurang. 

Adies bahkan menghitung sewa kos Rp3 juta per bulan dikalikan 26 hari, yang langsung membuat publik geleng-geleng kepala.

"Wakil ketua DPR bilang tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan itu anggota DPR masih harus nombok, harusnya Rp78 juta per bulan karena kontrak di dekat gedung DPR mahal," tulis keterangan video yang diunggah.

Utas tersebut juga memuat pernyataan anggota DPR dari PDIP, Deddy Sitorus yang menolak jika dirinya dibandingkan dengan rakyat kecil.

"Ya, jadi ketika DPR dibandingkan dengan rakyat jelata, yang katakan tukang becak atau buruh, di situ Anda mengalami sesat logika," ucapnya saat tampil di sebuah program televisi.

Tak berhenti di situ, ada pula cuplikan Irjen (Purn) Safaruddin dari Komisi III PDIP yang memberi ultimatum keras ke calon hakim MK. Safaruddin mengingatkan agar hakim MK tidak melupakan "utang budi" kepada DPR yang memilih mereka.

baca juga

"Biasanya sih, Pak, kalau kita fit and proper di sini, (janjinya) pokoknya kami akan memperjuangkan sebagai utusan DPR. Tapi setelah sampai di sana, lupa, Pak, bahwa Bapak itu dipilih dari DPR," semprot Safaruddin dalam rapat di ruang rapat Komisi III.

"Maksud saya, Bapak punya keyakinan kuat, keteguhan. Betul-betul bukan membela sembarangan di DPR, tapi kan Bapak jangan lupa bahwa Bapak dipilih itu dari DPR. Jangan kembali menghantam DPR, Pak!" tegasnya.

Sementara Ahmad Sahroni dari Komisi III ikut menuai sorotan setelah mengkritik OTT KPK yang menurutnya dilakukan di waktu yang tidak tepat. Padahal, operasi senyap KPK terhadap Bupati Kolaka Timur Abdul Azis jelas dilakukan saat transaksi suap berlangsung.

Kumpulan pernyataan kontroversial ini membuat warganet makin muak. Banyak yang menilai fasilitas DPR yang supermewah jelas tak sebanding dengan kualitas ucapan maupun kerja para wakil rakyat.

"Kayak asbun aja gitu, asal jeplak. Yang penting ada pernyataan. Minta digulingin banget," tulis akun @ltf***.

"Semakin buka mulut semakin kelihatan kadar kepintaran orang-orang yang katanya mewakili rakyat ini," sindir @ppu***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Makin Gak Ada Akhlak? Viral Tuding Rakyat 'Senang Liat Orang Susah' Demi Tunjangan

DPR Makin Gak Ada Akhlak? Viral Tuding Rakyat 'Senang Liat Orang Susah' Demi Tunjangan

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 12:15 WIB

Ustaz Adi Hidayat Kritik Pedas DPR RI: Kami Tidak Pernah Mewakilkan kepada Anda

Ustaz Adi Hidayat Kritik Pedas DPR RI: Kami Tidak Pernah Mewakilkan kepada Anda

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 12:13 WIB

Tak Mendapatkan Mobil Dinas dan Tunjangan, Anggota DPR Swedia Bepergian Naik Transportasi Umum

Tak Mendapatkan Mobil Dinas dan Tunjangan, Anggota DPR Swedia Bepergian Naik Transportasi Umum

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 09:08 WIB

Tunjangan Rumah Rp 3 Miliar per Anggota DPR Bisa Gaji Ribuan Guru yang Mayoritas Masih Susah

Tunjangan Rumah Rp 3 Miliar per Anggota DPR Bisa Gaji Ribuan Guru yang Mayoritas Masih Susah

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 23:27 WIB

DPR Bekukan Pungutan Royalti Selama Dua Bulan, UU Hak Cipta Siap Dirombak Total

DPR Bekukan Pungutan Royalti Selama Dua Bulan, UU Hak Cipta Siap Dirombak Total

Entertainment | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 06:26 WIB

Terkini

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

×