Khawatir Bikin Macet, PAM Jaya Janji Tuntaskan 43 Titik Galian di Pinggir Jalan

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16:11 WIB
Khawatir Bikin Macet, PAM Jaya Janji Tuntaskan 43 Titik Galian di Pinggir Jalan
Khawatir Bikin Macet, PAM Jaya Janji Tuntaskan 43 Titik Galian di Pinggir Jalan. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - PAM Jaya memastikan proyek pemasangan pipa air minum di sejumlah titik jalan Jakarta akan dituntaskan sesuai target. Pekerjaan ini dilakukan untuk memperkuat infrastruktur serta memperluas pemerataan suplai air bersih bagi warga Ibu Kota.

Salah satu proyek besar yang tengah berjalan adalah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Buaran Hilir di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur. Dari total 43 titik galian yang harus ditangani di jalur Jatiwaringin hingga Pondok Gede Raya, sebanyak 29 titik sudah rampung, sementara 14 titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

PAM Jaya menargetkan seluruh pekerjaan dapat selesai pada September 2025. Dari 14 titik yang tersisa, empat di antaranya berada di area taman sehingga tidak berdampak pada lalu lintas, dua titik sudah diperkecil pagar pembatasnya, sedangkan delapan titik lain masih dalam proses penyambungan pipa, uji tekanan, hingga pembukaan kembali pasca penundaan teknis.

Untuk mengurangi kemacetan, PAM Jaya melakukan penyesuaian di lapangan dengan memperkecil area galian di beberapa titik. Hal serupa diterapkan di Jalan Ciputat Raya dan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, agar arus kendaraan tetap terkendali meski ada aktivitas proyek.

Sejumlah pejalan kaki melintas disamping proyek galian di Jl Rasuna Said, Jakarta, Rabu (10/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi galian. [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain di Pondok Gede, pekerjaan konstruksi juga berlangsung di kawasan Jakarta Selatan. Pada Agustus hingga Oktober 2025, PAM Jaya melakukan pemasangan pipa di proyek Rusun Tanjung Barat tahap dua yang membentang dari Jalan Kebagusan Raya hingga Jalan Keramat.

Mulai Agustus sampai Desember 2025, proyek lain yang digarap adalah SPAM Pesanggrahan. Lokasinya meliputi Jalan Ciputat Raya depan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pesanggrahan, Jalan RA Kartini depan sekolah Bakti Mulya, hingga Jalan Deplu Raya dekat persimpangan RC Veteran.

PAM Jaya menegaskan, galian yang terlihat terbuka di jalan bukan berarti pekerjaannya mandek. Beberapa titik merupakan lokasi masuk pipa besar dengan metode microtunnelling atau pengeboran bawah tanah, sehingga aktivitas utama justru tidak terlihat di permukaan.

Selain pekerjaan teknis, perusahaan pelat merah itu juga harus melakukan koordinasi dan penyesuaian di lapangan. Terkadang ditemukan kendala nonteknis yang membuat pengerjaan membutuhkan waktu tambahan.

"Kami memahami bahwa semua pekerjaan berdampak pada kepadatan lalu lintas dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Pekerjaan ini dilakukan demi percepatan pemerataan layanan air minum perpipaan yang aman dan berkualitas untuk seluruh warga Jakarta. Kami berharap masyarakat dapat mendukung dan bersabar selama proses ini berlangsung," ujar Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin. 

baca juga

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan PAM JAYA menghimbau masyarakat agar dapat menggunakan jalur alternatif ketika melintas di sekitar lokasi proyek," katanya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Jatah Setelah Tahu Ada Korupsi di Kemenaker, Eks Pimpinan KPK Sebut Noel Pejabat Kurang Ajar!

Minta Jatah Setelah Tahu Ada Korupsi di Kemenaker, Eks Pimpinan KPK Sebut Noel Pejabat Kurang Ajar!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:38 WIB

Ngemis-ngemis Amnesti ke Prabowo, Legislator Golkar Malah Sebut Permintaan Noel Aneh, Mengapa?

Ngemis-ngemis Amnesti ke Prabowo, Legislator Golkar Malah Sebut Permintaan Noel Aneh, Mengapa?

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 14:54 WIB

Kuliti Modus Noel dkk Cekik Buruh, Eks Penyidik KPK Geleng-geleng: Matematika Korupsinya Dahsyat!

Kuliti Modus Noel dkk Cekik Buruh, Eks Penyidik KPK Geleng-geleng: Matematika Korupsinya Dahsyat!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 13:09 WIB

Hasil Palak Noel Ebenezer Bak 'Showroom' Kendaraan Mewah, Rocky Gerung: Festival Keserakahan!

Hasil Palak Noel Ebenezer Bak 'Showroom' Kendaraan Mewah, Rocky Gerung: Festival Keserakahan!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 11:52 WIB

Juluki Irvian Bobby 'Sultan' Kemenaker, Modus Noel Ebenezer Palak Rp3 Miliar buat Renovasi Rumah!

Juluki Irvian Bobby 'Sultan' Kemenaker, Modus Noel Ebenezer Palak Rp3 Miliar buat Renovasi Rumah!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 11:44 WIB

Terkini

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:20 WIB

×