Taktik Cerdas di Balik Isu Ijazah Palsu Jokowi, Ray Rangkuti: Prabowo Menikmati Keuntungan Politik

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Senin, 25 Agustus 2025 | 12:06 WIB
Taktik Cerdas di Balik Isu Ijazah Palsu Jokowi, Ray Rangkuti: Prabowo Menikmati Keuntungan Politik
Tangkapan layar video Pengamat Politik Ray Rangkuti di Podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]

Suara.com - Isu lama soal ijazah palsu yang dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengemuka di ruang publik.

Namun, di tengah transisi kekuasaan, kemunculan kembali isu ini dinilai bukan sekadar gosip politik biasa. Pengamat politik Ray Rangkuti menganalisis bahwa manuver ini secara strategis justru memberikan keuntungan besar bagi Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Menurut Ray, isu ijazah palsu ini berfungsi sebagai "bom asap" atau strategi pengalihan isu yang sangat efektif.

Saat perhatian publik dan energi media tersedot untuk membahas dan memperdebatkan keabsahan ijazah Jokowi, agenda-agenda krusial yang tengah disiapkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi luput dari sorotan kritis.

"Isu ijazah palsu Jokowi secara politik menguntungkan Prabowo. Ini mengalihkan perhatian publik dari kebijakan yang sedang dijalankan oleh Prabowo," ungkap Ray Rangkuti dalam diskusinya di podcast Forum Keadilan TV pada Senin (25/82025).

Hubungan Prabowo dan Jokowi. (Instagram/prabowo)
Hubungan Prabowo dan Jokowi. (Instagram/prabowo)

Masa-masa awal pemerintahan adalah periode yang paling rentan terhadap kritik publik, terutama terkait penyusunan kabinet, alokasi anggaran, dan perumusan program kerja prioritas.

Dengan mengalihkan fokus ke polemik personal yang menyangkut Jokowi, Ray menilai pemerintahan baru mendapatkan "ruang bernapas" yang lebih leluasa untuk bergerak tanpa pengawasan ketat dari masyarakat.

Strategi ini dianggap cerdas untuk meredam potensi perdebatan dan penolakan terhadap kebijakan awal yang mungkin tidak populer.

Dinamika Bandul Politik Prabowo, Jokowi, dan Megawati

Lebih jauh, Ray Rangkuti membedah konstelasi politik yang lebih luas di balik isu ini. Ia menggambarkan hubungan antara tiga figur sentral—Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri—seperti sebuah "bandul" yang terus bergerak.

Menurutnya, dinamika politik saat ini menunjukkan pergeseran signifikan.

"Jokowi saat ini tidak lagi memiliki kekuatan politik yang sama, sehingga Prabowo lebih memilih untuk mendekati Megawati," pungkasnya.

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato dalam Upacara HUT ke-80 RI di Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Jaksel pada Minggu (17/8/2025). [Dok. PDIP]
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato dalam Upacara HUT ke-80 RI di Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Jaksel pada Minggu (17/8/2025). [Dok. PDIP]

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Prabowo Subianto sedang membangun poros kekuasaannya sendiri, yang mungkin tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pengaruh atau bayang-bayang Jokowi.

Kedekatan Prabowo dengan Megawati dan PDI Perjuangan bisa mengubah peta koalisi secara drastis. Jika Prabowo merapat ke Megawati, secara otomatis posisinya akan menciptakan jarak dengan Jokowi.

Dalam konteks ini, isu ijazah palsu tidak hanya menjadi pengalih perhatian, tetapi juga bisa dilihat sebagai bagian dari permainan untuk mengurangi relevansi politik Jokowi pasca-lengser.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Lantik Kepala Badan Otorita Pantura Jawa hingga Badan Industri Mineral, Ada Suharto

Prabowo Lantik Kepala Badan Otorita Pantura Jawa hingga Badan Industri Mineral, Ada Suharto

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 11:50 WIB

Bahaya Orde Baru Jilid II? Pengamat Peringatkan Ancaman 'Politik Asal Bapak Senang' Era Prabowo

Bahaya Orde Baru Jilid II? Pengamat Peringatkan Ancaman 'Politik Asal Bapak Senang' Era Prabowo

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 11:36 WIB

Bela Ijazah Jokowi, Rektor UGM Ova Emilia Dihantam Isu Kasus Rp29 Miliar

Bela Ijazah Jokowi, Rektor UGM Ova Emilia Dihantam Isu Kasus Rp29 Miliar

Your Say | Senin, 25 Agustus 2025 | 11:24 WIB

Terkini

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:51 WIB

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:38 WIB

Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:37 WIB

Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta

Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:36 WIB

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:33 WIB

Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us

Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:29 WIB

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:22 WIB

Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul

Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:21 WIB

Bareskrim Terbitkan DPO Frendy Dona Sang Pengendali Narkotika Sabu dan Vape Etomidate

Bareskrim Terbitkan DPO Frendy Dona Sang Pengendali Narkotika Sabu dan Vape Etomidate

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:20 WIB

Polisi Nekat Peras Tersangka Rp38 Juta Buat Tutupi Kasus Judi

Polisi Nekat Peras Tersangka Rp38 Juta Buat Tutupi Kasus Judi

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:13 WIB