Vape Jadi Narkoba? BNN Bergerak Usai Singapura Ambil Langkah Ekstrem

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Senin, 25 Agustus 2025 | 21:21 WIB
Vape Jadi Narkoba? BNN Bergerak Usai Singapura Ambil Langkah Ekstrem
Kepala BNN Suyudi Ario Seto. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Langkah ekstrem Singapura yang kini menyamakan status rokok elektrik atau vape dengan narkoba menjadi alarm bagi Indonesia. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang baru dilantik, Suyudi Ario Seto, langsung buka suara soal pertimbangan pembatasan vape di tanah air.

Baru saja resmi menjabat usai dilantik di Istana Kepresidenan, Senin (25/8/2025), Suyudi Ario Seto langsung disodori pertanyaan panas mengenai masa depan vape di Indonesia.

"Iya ini tentunya akan menjadi bagian dari pendalaman kita. Tentunya kita perlu duduk bersama dulu dan kita akan lihat ke depan seperti apa," kata Suyudi.

Suyudi juga tidak menampik fakta yang paling mengkhawatirkan; adanya vape yang disusupi kandungan narkotika.

“Ya kemungkinan itu pasti ada saja. Tapi kan kita harus lihat data yang sesungguhnya. Beri saya kesempatan untuk kita nanti mendalami hal ini,” ujarnya.

Saat didesak lebih jauh apakah BNN akan mendorong aturan vape untuk dimasukkan ke dalam Revisi Undang-Undang (RUU) Narkotika, Suyudi tidak membantah. Ia memberikan jawaban yang mengisyaratkan bahwa opsi tersebut terbuka.

"Ya nanti kita lihat," kata Suyudi singkat.

Jawaban ini menjadi sinyal kuat bahwa BNN tidak lagi memandang vape sebagai sekadar masalah gaya hidup atau alternatif rokok, melainkan sebagai potensi pintu masuk baru bagi peredaran narkotika.

Alarm dari Singapura: Vape Mengandung Obat Anestesi

baca juga

Kewaspadaan BNN ini bukan tanpa alasan. Pemicu utamanya adalah kebijakan terbaru Singapura yang diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Lawrence Wong. Di sana, status vape kini naik level dari sekadar pelanggaran biasa menjadi masalah narkoba.

Langkah super tegas ini diambil setelah ditemukan fakta-fakta mengerikan. Sejumlah cairan vape yang beredar di Singapura terbukti mengandung zat berbahaya, termasuk etomidate, sejenis obat anestesi yang bisa membuat penggunanya tertidur lelap dan sangat berbahaya jika disalahgunakan.

Di akhir pernyataannya, Suyudi menegaskan kembali komitmennya untuk memberantas narkoba tanpa pandang bulu. Filosofi inilah yang akan menjadi patokan BNN dalam menyikapi semua ancaman baru, termasuk vape.

"Yang jelas narkoba harus kita tindak tegas. War on drugs for humanity, kita perang melawan narkoba untuk kemanusiaan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Kepala BNN, Prabowo Angkat Komjen Eddy Hartono Jadi Orang Nomor Satu BNPT

Selain Kepala BNN, Prabowo Angkat Komjen Eddy Hartono Jadi Orang Nomor Satu BNPT

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 12:14 WIB

Profil Suyudi Ario Seto, Spesialis Reserse Pilihan Prabowo Jadi Kepala BNN yang Baru

Profil Suyudi Ario Seto, Spesialis Reserse Pilihan Prabowo Jadi Kepala BNN yang Baru

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 11:35 WIB

Apakah Bisa Bayar QRIS di Luar Negeri?

Apakah Bisa Bayar QRIS di Luar Negeri?

Tekno | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:34 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×